- Top NewsSatlantas Polres Sumenep Gelar Operasi Gabungan Bersama Bapenda, Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas
- Top NewsWujud Nyata Kepedulian Lingkungan, Polres Sumenep Tanam Mangrove
- HeadlineTantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua
- NasionalDesa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???
- daerahWali Kota Bandung Dorong Sinergi Visioner LKP Hadapi Era Digital 5.0

Pengamat : Megawati SP Harus Menjadi Lokomotif Pengusutan Kejahatan Pilpres 2024 Melalui Hak Angket DPR RI
NasionalPos.com, Jakarta- Ganjar Pranowo, dalam rapat Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud di Jakarta, menegaskan pentingnya penggunaan hak angket DPR untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024,
Sontak saja usulan Ganjar tersebut mengundang respon dari masyarakat, terutama dari kalangan politisi maupun kalangan aktivis pro demokrasi, salah seorang diantaranya adalah Agus Yohanes seorang aktivis pro demokrasi .
Kepada awak media yang menghubunginya, ia mengatakan bahwa hak angket merupakan jalan terbaik mengungkap dugaan kecurangan Pemilu ketimbang bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Karena, di MK ada paman Gibran Rakabuming Raka, yakni Anwar Usman, sehingga sangat tidak mungkin kejahatan pemilihan presiden yang terindikasi secara Terstruktur, Sistematis dan Massif ini di bawa ke ranah Mahkamah Konstitusi.
“Ini bukan sengketa pemilu, tapi sudah mengarah pada terjadinya kejahatan pemilu, sehingga juga nggak layak dibawa ke Mahkamah Konstitusi, tapi di bawa ke DPR sebagai representasi rakyat yang punya hak pengawasan terhadap berbagai hal yang berdampak luas pada kehidupan berbangsa dan bernegara.”ungkap Agus Yohanes yang juga Pengamat Sosial Politik.
Menurut Agus Yohanes, kejahatan pilpres 2024 ini nampaknya terstruktur artinya pelaku berada dalam struktur yang melakukan kejahatan, misalnya adanya dugaan cawe-cawe Jokowi dalam memenangkan salah satu pasalon secara terselubung melalui politisasi bansos, Kemudian kejahatan pilpres sistematis artinya keluar dalam bentuk kebijakan, misalnya adanya pembiaran pejabat negara yang melakukan kampanye dengan menggunakan fasilitas negara, sedangkan kejahatan pilpres ini berlangsung massif,
indikasinya jelas yakni dengan adanya kejahatan mark-up suara sampai ratusan dan melebihi jumlah pemilih pada TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang menguntungkan pasalon 02 di aplikasi si Rekap oleh KPU, dan ini tidak hanya pada satu TPS saja melainkan ribuan TPS.
“Selain itu, saya juga mendapatkan informasi dari Imparsial yang menemukan sebanyak 121 kasus kecurangan pemilu selama penetapan capres-cawapres 13 November-5 Februari 2024, sejumlah 121 masalah kecurangan pemilu ini dilakukan dengan 31 kategori tindakan penyimpangan aparatur negara di berbagai level dan tingkatan, ini semua bukan lagi kecurangan tapi sudah mengarah pada kejahatan pilpres 2024.”tukas Agus Yohanes.
Oleh karena itu, lanjut Agus Yohanes, yang bisa membongkar dan mengusut tuntas kejahatan pilpres tersebut, hanya melalui Hak Angket DPR RI, atau Pansus Hak Angket DPR RI, sebab jika hak Angket efektif berjalan, maka DPR RI bisa memanggil Presiden sebagai penanggungjawab pelaksanaan Pilpres 2024 dan juga KPU sebagai Pelaksana, Bawaslu sebagai wasit, semua itu dapat di usut mengenai mengapa terjadi kejahatan Pilpres, kondisi inilah, yang kemudian membuat pihak Istana gentar dan panik,
Sehingga mereka membuat framing opini bahkan terkesan meng intimidasi masyarakat maupun ke kalangan politisi, mereka selalu melontarkan bahwa temuan ini adalah sengketa pilpres, dan hanya membicarakan soal suara semata saja, padahal sejatinya persoalan yang ditemukan di Pilpres 2024 adalah sebuah kejahatan pilpres yang terstruktur, sistematis dan massif.
“Saya sangat berharap dan mendesak Ibu Megawati Soekarnoputri Ketum DPP PDI-Perjuangan, sebagai Partai pemenang Pemilu 2019 lalu dan menguasai parlemen, hendaknya bersikap tegas dan lugas, serta berani menyatakan bahwa ini bukan soal sengketa Pilpres, tapi ini masalah kejahatan pilpres yang berdampak luas bagi kehidupan bangsa & negara, kalau ini dibiarkan maka dampaknya akan merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, Megawati SP harus berani menjadi lokomotif perlawanan ini demi menyelamatkan Demokrasi di Indonesia.”pungkas Agus Yohanes.
Dhio Justice Law
22 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …
Dhio Justice Law
18 Apr 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …
Suryana Korwil Jabar
13 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …
Dewi Apriatin
11 Apr 2026
*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka* Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …
Dewi Apriatin
10 Apr 2026
Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …
Hery
21 Mar 2026
Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …
21 Nov 2024 1.720 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.410 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.293 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.228 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.223 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.183 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.088 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.