- daerahDinas Perpustakaan Kota Bandung Gelar Gala Final Pemilihan Duta Baca 2026
- daerahAktifitas Lapangan Padel Dianggap Mengganggu, Jalan Sutami Mengadu Ke Komisi I
- HeadlineNegara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)
- HeadlineLomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus
- Top NewsKomisi IV DPR RI Terima Audensi Siap Perjuangkan Nasib Pembudidaya Benih Lobster

Pengamat :Wacana Pemakzulan Jokowi Jangan Hanya Gertak Politik
NasionalPos.com, Jakarta- Wacana pemakzulan Presiden Joko Widodo atau Jokowi semakin bergulir kencang, hal tersebut muncul lantaran dugaan pelanggaran konstitusional Jokowi, contohnya adalah nepotisme dalam Mahkamah Konstitusi, intervensi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, maupun dugaan adanya cawe-cawe Jokowi terhadap pasalon tertentu, yang berindikasi berimplikasi terciptanya sikap tidak netralnya penyelenggara negara, ASN dan TNI, sehingga apa yang dilakukan oleh Jokowi tersebut dianggap berindikasi melanggar sumpah jabatan Presiden diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945, demikian disampaikan Damuri Fikri Aktivis NU kepada awak media, Sabtu, 20/1/2024 di Jakarta.
“ Jika dicermati dengan seksama, adanya wacana pemakzulan Jokowi itu, dipicu oleh meningkatnya ketidakpuasan masyarakat terhadap Jokowi, jadi ini realitasnya, bukan seperti yang dikatakan beberapa Lembaga survey yang memanipulasi tingkat kepuasaan Masyarakat terhadap Jokowi yang di katakan masih tinggi.”ungkap Damuri Fikri yang juga pengamat sosial politik.
Bukan hanya itu, lanjut Damuri, ketidak puasan Masyarakat terhadap Jokowi tersebut, nampaknya seperti snow ball, terus meningkat karena di picu oleh semakin meningkatnya upaya-upaya ketidaknetralan pemerintah dalam kontestasi Pilpres 2024 dengan berbagai cara, tentunya fenomena tersebut terindikasi adanya pelanggaran peraturan perundang-undangan, dan bahkan menafikan nila-nilai-nilai luhur yang terdapat dalam Pancasila maupun UUD1945.
“Kalau fenomena tersebut dibiarkan, maka bukan hanya membahayakan demokrasi yang sedang berlangsung di Indonesia, tapi bahkan bisa mengancam kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara, .bisa saja terjadi chaos politik maupun sosial, korbannya adalah rakyat.”Tukas Damuri.
Lebih lanjut Damuri mengatakan mencermati fenomena yang membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang akan di kembalikan ke era Otoritarian ala Orde baru, yang sudah nampak jelas tatkala pemerintah Jokowi kerap menggunakan pendekatan-pendekatan represif terhadap kebebasan mengemukakan pendapat, maka sudah sepatutnya para elit politik terutama yang ada di Partai Politik maupun para legislator di DPR dan DPD,
Tidak mendiamkan atau bahkan membiarkan fenomena tersebut berlangsung karena tersandera oleh ancaman intimidatif Jokowi beserta kroni-kroninya, dan mestinya mereka berani melawan ancaman intimidasi tersebut, dan berpihak kepada kepentingan rakyat, bangsa dan negara dengan mendukung aspirasi wacana yang disampaikan para tokoh bangsa yang tergabung di petisi 100 tersebut, dengan langkah mengkonkritkan wacana tersebut melalui prosedur maupun mekanisme konstitusional di Lembaga Parlemen..
Sementara itu, Di sisi lain, Damuri juga memberikan apresiasi terhadap adanya sikap berani membela supremasi demokrasi, hukum dan Hak Kedaulatan rakyat yang dilakukan oleh para praktisi hukum salah seorang diantaranya adalah Petrus Selestinus, SH telah menggugat Keputusan MK nomor 90 yang cacat etis, dan juga menggugat KPU.
“ Apa yang telah di lakukan para praktisi hukum tersebut, sepatutnya Para elit politik dan para anggota DPR yang masih berpihak pada kepentingan rakyat, bangsa dan negara, mengikuti jejak para praktisi hukum tersebut melalui ranah politik, dan lebih baik jangan hanya bicara di publik saja, namun lebih baik jalan kan saja proses di DPR itu adalah yang harus di lakukan seharusnya, kalau soal bicara ke publik itu ranahnya pengamat, dengan demikian demi selamatkan kedaulatan rakyat, wacana Pemakzulan Jokowi jangan hanya Gertak Sambal Politik doank, tapi mesti dikonkritkan, jika tidak, Rakyat akan menjadi korbannya”pungkas Damuri
Dhio Justice Law
29 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …
dito
29 Apr 2026
NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya” Serta …
Dhio Justice Law
28 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …
Suryana Korwil Jabar
28 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …
Suryana Korwil Jabar
28 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …
Dhio Justice Law
26 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI) NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …
21 Nov 2024 1.760 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.432 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.312 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.252 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.241 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.200 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.106 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.