Home » Nasional » Pengelolaan Dermaga APBN di Pelabuhan Tanjungwangi kini tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan indikasi pelanggaran hukum.

Pengelolaan Dermaga APBN di Pelabuhan Tanjungwangi kini tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan indikasi pelanggaran hukum.

Eni 09 Jan 2025 194

 

BANYUWANGI, – nasionalpos.com ll  Pada Selasa siang (7/1/2025), tim investigasi dari Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PWFRN) mengunjungi kantor Syahbandar untuk mencari klarifikasi terkait pengelolaan dermaga APBN yang di duga menjadi tempat pelanggaran hukum.

Dalam pertemuan tersebut, Saudara Budi Sanjoyo sebagai perwakilan dari pihak Syahbandar menjelaskan bahwa dermaga APBN tidak dapat dipisahkan dari dermaga umum pelindo, Kedua fasilitas ini dianggap sebagai satu kesatuan dalam operasional pelabuhan, dan terkait dugaan tindak pidana transaksi solar ilegal yang terjadi di dermaga APBN tanjungwangi budi sanjoyo juga menyatakan bahwa semua perusahaan yang berusaha di tanjung wangi adalah legal secara administrasi di syabandar Tanjung Wangi Banyuwangi Jawa timur.. Untuk Asal Usul bbm industri dan pelanggaran Perpajakan BBM Industri yg di jual belikan di pelabuhan APBN Tanjung Wangi Banyuwangi menyatakan bukan wewenang syabandar tanjung wangi banyuwangi,ucap Budi Sanjoyo.

Sementara itu, dalam pernyataan terpisah, pihak Pelindo yang di wakili oleh saudara Eko budiasmoro menegaskan bahwa Pelindo tidak terlibat dengan semua kegiatan yang ada di dermaga APBN Tanjung Wangi Banyuwangi, pengelolaan apapun bentuknya baik komersil atau pun kegiatan bongkar ikan dan kegiatan pengisian BBM industri untuk kapal perikanan yg ada di pelabuhan APBN Tanjung Wangi Banyuwangi pelindo tidak ikut terlibat di dalamnya.

Baca Juga :  Polsek Klakah Sambang warga di warung Makan Sampaikan pesan Kamtibmas

Informasi yang berbeda ini menimbulkan banyak pertanyaan dan membuat masyarakat semakin yakin bahwa dugaan pelanggaran hukum yang terjadi di dermaga APBN tanjung wangi adalah benar, karena dari data yang di miliki dari hasil investigasi PWFRN tentang dugaan tindak pidana solar industri ilegal, dugaan tindak pidana perpajakan penjualan solar elegal serta dugaan manipulasi serta main mata antara pengusaha kapal perikanan dengan petugas dari KKP dalam hal ini petugas pengawas Hasil Timbang Ikan untuk laporan hasil tangkap ikan, dan semua pelanggaran hukum itu di duga di lakukan di dermaga APBN tanjungwangi Banyuwangi, ucap agus samiaji ketua PWFRN.

Lebih lanjut, PWFRN mendesak pemerintah pusat untuk turun dan menjalankan audit terhadap kegiatan yang selama ini di lakukan di dermaga APBN tanjungwangi Banyuwangi, karena sudah jelas kegiatan bongkar muat kapal perikanan yang di lakukan di dermaga APBN tanjungwangi tersebut melanggar Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 139 Tahun 2023 tentang Penetapan Pelabuhan Pangkalan yang Telah Memenuhi Syarat Penarikan Pasca Produksi atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berasal dari Pemanfaatan Sumber Daya Alam Perikanan.

Baca Juga :  Komisi III DPR RI Didesak Evaluasi Penanganan Kasus Dugaan Pengadaan Tower BTS Oleh Jampidsus

“Kami meminta pemerintah pusat, kementerian perhubungan Melaui Dirjen Perhungan laut dan kementerian kelautan dan perikanan dapat memberikan penjelasan terkait status dermaga APBN tanjungwangi ini, serta meminta kepada BPH migas untuk Melakukan pengaturan dan pengawasan secara independen dan transparan atas pelaksanaan kegiatan usaha penyediaan dan pendistribusian BBM di dermaga APBN tanjungwangi, Kami juga Meminta BPK RI untuk memeriksa semua perusahaan perusahaan yang terlibat di pelabuhan APBN Tanjung Wangi Banyuwangi, Juga Memeriksa Ke Agenan Pelayaran yg mengageni Kapal2 Ikan tersebut yg terlibat melakukan kegitan yg melanggar hukum di Pelabuhan APBN Tanjung Wangi Banyuwangi, serta menindak tegas oknum oknum yang di duga menjadi backing dalam dugaan pelanggaran hukum yang ada di dermaga APBN tanjungwangi Banyuwangi” tegas Agus.

Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PWFRN) berkomitmen untuk terus mengawal dugaan pelanggaran hukum yang terjadi di dermaga APBN tanjungwangi Banyuwangi hingga tuntas, Media juga berharap pemerintah daerah maupun pusat segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan permasalahan ini secara transparan.

Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PWFRN) di pusat dan di setiap daerah se nusantara berkomitmen akan mewujudkan program asta cita bapak Presiden Prabowo Subianto.

Sumber: PWFRN DPC BANYUWANGI.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

x
x