Home » Nasional » Pimpinan DPRD Banyuwangi Dilantik, Plt Bupati Berharap Kolaborasi Eksekutif-Legeslatif Terus Ditingkatkan

Pimpinan DPRD Banyuwangi Dilantik, Plt Bupati Berharap Kolaborasi Eksekutif-Legeslatif Terus Ditingkatkan

Eni 02 Okt 2024 54

 

BANYUWANGI – NASIONALPOS.com ll Para pimpinan DPRD Kabupaten Banyuwangi periode 2024-2029 resmi dilantik di Ruang Paripurna Gedung Dewan, pada Rabu (02/10/2024).

Politisi PDIP I Made Cahyana Negara dilantik menjadi Ketua DPRD. Sementara tiga kursi wakil ketua diisi oleh politisi PKB Siti Mafrochatin Ni’mah, politisi Partai Demokrat Michael Edy Hariyanto, dan politisi Partai Golkar Ruliyono.

Plt Bupati Banyuwangi Sugirah menyampaikan selamat atas dilantiknya pimpinan DPRD Banyuwangi. Ia berharap dengan adanya pimpinan baru, kolabroasi antara Pemkab dan DPRD akan terus meningkat.

Sugirah yakin, para pimpinan legeslatif punya komitmen yang kuat dalam mengawal percepatan pembangunan di Banyuwangi.

“Kepada para pimpinan yang baru, saya berharap untuk terus mengedepankan kepentingan masyarakat, dan senantiasa mengutamakan dialog serta pendekatan inklusif supaya pembangunan yang kita rencanakan akan tepat sasaran,” kata Sugirah.

Baca Juga :  Polsek Kunir Jaga Keamanan Ternak Warga, Patroli Malam Sambangi Kandang

Ia juga berharap, dengan pimpinan yang baru, DPRD Banyuwangi akan mampu menjawab persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Ia mengajak legeslatif untuk bersinergi bersama eksekutif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Termasuk untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat sektor ekonomi, dan memastikan bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Banyuwangi secara berkelanjutan,” tutur Sugirah.

Sugirah menekankan, keberhasilan suatu daerah bergantung terhadap sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif.

“Saya sangat menghargai kerjasama yang selama ini telah terjalin antara pemerintah daerah dan DPRD. Banyak program dan kebijakan yang telah kita jalankan secara bersama-sama,” ujarnya.

Baca Juga :  Netty Aher: Jadi Fenomena Gunung Es, Pemerintah Harus Berani Berantas Kasus TPPO

Sementara Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan, pihaknya akan mengebut tahapan lainnya usai pelantikan. Salah satunya proses pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD).

“Kami targetkan dalam sepekan ke depan proses pembentukan AKD bisa rampung,” kata Made Cahyana.

Setelah AKD terbentuk, DPRD Banyuwangi akan mengebut proses pembahasan rancangan peraturan daerah APBD 2025. Termasuk pembahasan penperda-ranperda prioritas lainnya.

Sekadar informasi, Made Cahyana telah menduduki kursi ketua DPRD untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Sementara Michael dan Ruliyono juga telah menduduki kursi pimpinan dewan pada periode sebelumnya. (Red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x