Home » Nasional » Polres Lumajang Gelar Doa Bersama dalam Peringatan Hari Bhayangkara ke-78

Polres Lumajang Gelar Doa Bersama dalam Peringatan Hari Bhayangkara ke-78

Eni 29 Jun 2024 81

 

Nasionalpos.com l Lumajang – Polres Lumajang menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78 di Monumen Mobrig Polri desa Tumpeng kecamatan Candipuro, Sabtu (29/6/2024).

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Lumajang, tokoh masyarakat, anggota Polri serta masyarakat sekitar monumen.

Wakapolres Lumajang Kompol I Komang Yuwandi Satra, S.H, S.I.K mengatakan bahwa kegiatan berdoa bersama ini bertujuan mendo’akan dan mengenang jasa para pahlawan polri dalam mempertahankan kemerdekaan.

Baca Juga :  HUT RSUD Subang ke76, Sejumlah Dokter dan Tenaga Medis Raih Penghargaan

“Monumen mobrig polri yang berada di desa tumpeng ini merupakan monumen bersejarah, yang didirikan untuk mengenang pertempuran antara Belanda dengan pasukan Polri dibawah pimpinan Iptu Djama’ari,” ucapnya.

Menurutnya, menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-78, dari monumen Mobrig Polri ini bisa menjadi refleksi dan perenungan seluruh anggota polri khususnya yang berada di kabupaten Lumajang dalam menghadapi tantangan organisasi kedepan.

“Dari Monumen Mobrig Polri ini, mari kita refleksikan kembali perjuangan polri di kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Baca Juga :  Diduga Kinerja BPOM Kerap Rugikan Rakyat, Rakyat Bakal Desak Negara Bubarkan BPOM”

Ia juga berharap kepada seluruh anggota Polri khusus di Polres Lumajang agar selalu siap sedia dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman.

“Peringatan Hari Bhayangkara ini merupakan momentum bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya.

Dengan semangat yang sama, Polres Lumajang berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dan berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.

Humas Polres Lumajang.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x