Home » Nasional » Potret Problematika dan Solusi Anak di Negeri Pancasila

Potret Problematika dan Solusi Anak di Negeri Pancasila

dito 01 Jun 2022 205

NasionalPos.com, Bogor– Perkembangan anak Indonesia saat ini, sedang menghadapi berbagai permasalahan yang mempengaruhi perkembangan kepribadian maupun psikisnya, diantaranya adalah masalah yang di picu oleh  implikasi kemajuan teknologi, karena itulah diperlukan adanya langkah pencegahaannya, padahal di Pasal 20 UU Perlindungan Anak menegaskan bahwa Negara, pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, keluarga dan orang wajib memberikan Perlindungan Anak, dengan demikian terkait berbagai kasus anak kecanduan gadget saat ini menjadi tanggung jawab kita semua utamanya orang tua., demikian disampaikan Waspada MK Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, saat dihubungi awak media, Rabu, (1 /6/2022) di Bogor.

“Kalo saya bilang hari ini sudah masuk katagori darurat bahaya gadget bagi anak – anak, apalagi anak usia dini. Dampak kecanduan gatget ini luar biasa bahayanya bagi anak – anak, baik fisik maupun psikis. Dibanyak kasus selain anak menjadi invidual, egoistis, asosial, tidak mau belajar dibeberapa kasus menimbulkan prilaku menyimpang misalnya kriminal dan tindak kekerasan antar teman.”ungkap Waspada MK.

Tidak sedikit, lanjut Waspada,  yang berdampak kerusakan saraf mata sehingga menimbulkan kebutaan, serangan saraf otak, sehingga akan tidak lagi mampu mengendalikan diri. Hal ini tentu sangat membahayakan masa depan anak, karena itulah, beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk menghindaridan bahkan mencegah timbulnya kecanduan gadget, antara lain, orang tua hendaknya meningkatkan perhatian dan kasih sayang terhadap anak – anak, berikan permainan yang educatif dan memotivasi anak utk meningkatkan kreatifitas, awasi dan batasi  anak dalam memanfaat gadget, jauhkan anak – anak Balita dari Gadget, bukan hanya itu, Dalam rangka sosialisasi bahaya dampak gadget, dirinya juga telah menjalankan program ” Bijak Dalam Menggunakan Gadget ” ke Sekolah – sekolah.

Baca Juga :  Di Munaslub Partai Kebangkitan Nusantara, Anas Urbaningrum Terpilih Sebagai Ketua Umum PKN

“Untuk mencegah bahaya dampak Gadget, kami telah melakukan Program Parenthing ” Hindari Bahaya Gadget Untuk Anak Usia Dini ” diberbagai Lembaga PAUD di Kabupaten Bogor, dan ternyata masyarakat menyambut antusias program ini, ya, alhamdulilah, program di dukung oleh masyarakat”tukas Waspada MK.

Dalam kesempatan ini, Waspada Mk juga mengungkapkan, selain masalah dampak perkembangan teknologi di negeri ini, masalah yang tak kalah penting, adalah masalah Kemiskinan yang sangat mempengaruhi dampak pertumbuhan kepribadian seorang anak, yang ssebenarnya dalam hal ini pemerintah sudah  memiliki program pembangunan berkelanjutan dan juga SDGs. Dalam SDGs ini ada 17 tujuan (Goals), nah Goals 1,2,3dan4 berkorelasi langsung dengan pemberantasan kemiskinan. Tujuan SDGs pertama tanpa kemiskinan, kedua tanpa kelaparan, ketiga kehidupan sehat dan sejahtera dan yang keempat pendidikan yang berkualitas. Nah Goals 1sampai dengan 4, itu semua beririsan dengan tumbuh kembang Anak dan Pemenuhan Hak Anak,

“Untuk itu langkah paling sederhana yaa kita harus berperan aktif dalam menyukseskan SDGs tersebut, dan menyampaikan kepada seluruh stakeholders hingga akar rumput akan pentingnya tujuan SDGs tersebut. Jika target target tersebut tercapai, dengan sendirinya kemiskinan akan bisa dihapus dan sebagian hak dasar anak akan terpenuhi.”ucap Waspada MK.

Sementara itu, terkait Penanaman Nilai Pancasila kepada anak, Waspada pun angkat bicara, ia mengatakan bahwa  pada saat ini merupakan hal yang sangat penting, mendasar dan mendesak. Kenapa karena pada hari ini anak – anak usia dini hingga pelajar SLTA tampaknya sudah kurang peduli terhadap Pancasila, dan ini bahaya untuk masa depan anak utamanya dalam konteks cinta tanah air dan bangsa. Tapi kita tidak bisa serta Merta menyalahkan anak – anak, karena orang tua dan bahkan lembaga pendidikan kurang serius dalam mengenalkan Pancasila terhadap anak – anak. Ada mata pelajaran PPKn, tapi faktanya mata pelajaran itu hanya sekedar untuk mencari nilai di rapot, tidak untuk menanamkan nilai atau ideologi Pancasila. Yang memprihatikan saat ini banyak anak – anak sdh tidak hafal teks Pancasila. Untuk mengatasi itu perlu penguatan kurikulum  tentang nilai – nilai Pancasila dari PAUD hingga Perguruan Tinggi. Pelatihan Bagi Para Pendidik dan Tenaga Kependidikan tentang Pentingnya Pancasila, yaa semacam Penataran P4 jaman dulu. Kemudian di masyarakat perlu dikuatkan kembali sosialisasi 4 Pilar Bangsa . Untuk  menanamkan nilai2 Pancasila sejak dini,

Baca Juga :  Munas VI AMPHURI di Bandung: Sinergi, Kolaborasi, dan Pemilihan Pimpinan Baru dengan Sistem E-Voting

“Kebetulan saya ada lembaga PAUD ” PAUD Aji Karima Nusantara “, sejak awal kurikulumnya berbasis Pancasila, jadi anak – anak PAUD kami sdh mengenal dan hafal Pancasila. PAUD kami sudah menanamkan nilai2 keberagaman sejak dini. Menurut saya ini bisa ditularkan ke lembaga PAUD lain, ya, inilah potret kondisi anak Indonesia di negeri ini, yang menjadi refleksi kita semua di hari lahirnya Pancasila ini,”pungkasnya (*dit)

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

SE Pemkab Banyuwangi Disorot Tajam : LDKS PIJAR Tantang DPRD Bertindak, Satpol PP Dituding Tumpul!!!

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kebijakan Surat Edaran (SE) Pemkab Banyuwangi Nomor: 00.8.3/442/429.107/2029 yang mengatur jam operasional dan kepatuhan regulasi pelaku usaha kini memantik gelombang kritik keras. Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) mendesak DPRD Banyuwangi tidak setengah hati dalam mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ketua Umum LDKS …

DPD Bapermen Kabupaten Solok Resmi Terbentuk, Perkuat Perlindungan Konsumen di Daerah

Primadoni,SH

05 Apr 2026

Kabupaten Solok, Nasionalpos.com — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BAPERMEN Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sekretariat yang beralamat di Jalan Raya Talang Babungo Alahan Panjang, Jorong Alahan Panjang, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok,. …

x
x