Home » Nasional » Potret Problematika dan Solusi Anak di Negeri Pancasila

Potret Problematika dan Solusi Anak di Negeri Pancasila

dito 01 Jun 2022 280

NasionalPos.com, Bogor– Perkembangan anak Indonesia saat ini, sedang menghadapi berbagai permasalahan yang mempengaruhi perkembangan kepribadian maupun psikisnya, diantaranya adalah masalah yang di picu oleh  implikasi kemajuan teknologi, karena itulah diperlukan adanya langkah pencegahaannya, padahal di Pasal 20 UU Perlindungan Anak menegaskan bahwa Negara, pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, keluarga dan orang wajib memberikan Perlindungan Anak, dengan demikian terkait berbagai kasus anak kecanduan gadget saat ini menjadi tanggung jawab kita semua utamanya orang tua., demikian disampaikan Waspada MK Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, saat dihubungi awak media, Rabu, (1 /6/2022) di Bogor.

“Kalo saya bilang hari ini sudah masuk katagori darurat bahaya gadget bagi anak – anak, apalagi anak usia dini. Dampak kecanduan gatget ini luar biasa bahayanya bagi anak – anak, baik fisik maupun psikis. Dibanyak kasus selain anak menjadi invidual, egoistis, asosial, tidak mau belajar dibeberapa kasus menimbulkan prilaku menyimpang misalnya kriminal dan tindak kekerasan antar teman.”ungkap Waspada MK.

Tidak sedikit, lanjut Waspada,  yang berdampak kerusakan saraf mata sehingga menimbulkan kebutaan, serangan saraf otak, sehingga akan tidak lagi mampu mengendalikan diri. Hal ini tentu sangat membahayakan masa depan anak, karena itulah, beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk menghindaridan bahkan mencegah timbulnya kecanduan gadget, antara lain, orang tua hendaknya meningkatkan perhatian dan kasih sayang terhadap anak – anak, berikan permainan yang educatif dan memotivasi anak utk meningkatkan kreatifitas, awasi dan batasi  anak dalam memanfaat gadget, jauhkan anak – anak Balita dari Gadget, bukan hanya itu, Dalam rangka sosialisasi bahaya dampak gadget, dirinya juga telah menjalankan program ” Bijak Dalam Menggunakan Gadget ” ke Sekolah – sekolah.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Datang kepada Sri Paus Fransiskus

“Untuk mencegah bahaya dampak Gadget, kami telah melakukan Program Parenthing ” Hindari Bahaya Gadget Untuk Anak Usia Dini ” diberbagai Lembaga PAUD di Kabupaten Bogor, dan ternyata masyarakat menyambut antusias program ini, ya, alhamdulilah, program di dukung oleh masyarakat”tukas Waspada MK.

Dalam kesempatan ini, Waspada Mk juga mengungkapkan, selain masalah dampak perkembangan teknologi di negeri ini, masalah yang tak kalah penting, adalah masalah Kemiskinan yang sangat mempengaruhi dampak pertumbuhan kepribadian seorang anak, yang ssebenarnya dalam hal ini pemerintah sudah  memiliki program pembangunan berkelanjutan dan juga SDGs. Dalam SDGs ini ada 17 tujuan (Goals), nah Goals 1,2,3dan4 berkorelasi langsung dengan pemberantasan kemiskinan. Tujuan SDGs pertama tanpa kemiskinan, kedua tanpa kelaparan, ketiga kehidupan sehat dan sejahtera dan yang keempat pendidikan yang berkualitas. Nah Goals 1sampai dengan 4, itu semua beririsan dengan tumbuh kembang Anak dan Pemenuhan Hak Anak,

“Untuk itu langkah paling sederhana yaa kita harus berperan aktif dalam menyukseskan SDGs tersebut, dan menyampaikan kepada seluruh stakeholders hingga akar rumput akan pentingnya tujuan SDGs tersebut. Jika target target tersebut tercapai, dengan sendirinya kemiskinan akan bisa dihapus dan sebagian hak dasar anak akan terpenuhi.”ucap Waspada MK.

Sementara itu, terkait Penanaman Nilai Pancasila kepada anak, Waspada pun angkat bicara, ia mengatakan bahwa  pada saat ini merupakan hal yang sangat penting, mendasar dan mendesak. Kenapa karena pada hari ini anak – anak usia dini hingga pelajar SLTA tampaknya sudah kurang peduli terhadap Pancasila, dan ini bahaya untuk masa depan anak utamanya dalam konteks cinta tanah air dan bangsa. Tapi kita tidak bisa serta Merta menyalahkan anak – anak, karena orang tua dan bahkan lembaga pendidikan kurang serius dalam mengenalkan Pancasila terhadap anak – anak. Ada mata pelajaran PPKn, tapi faktanya mata pelajaran itu hanya sekedar untuk mencari nilai di rapot, tidak untuk menanamkan nilai atau ideologi Pancasila. Yang memprihatikan saat ini banyak anak – anak sdh tidak hafal teks Pancasila. Untuk mengatasi itu perlu penguatan kurikulum  tentang nilai – nilai Pancasila dari PAUD hingga Perguruan Tinggi. Pelatihan Bagi Para Pendidik dan Tenaga Kependidikan tentang Pentingnya Pancasila, yaa semacam Penataran P4 jaman dulu. Kemudian di masyarakat perlu dikuatkan kembali sosialisasi 4 Pilar Bangsa . Untuk  menanamkan nilai2 Pancasila sejak dini,

Baca Juga :  Audiensi dengan Jampidum, BPH Migas Perkuat PPNS untuk Pengawasan Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran

“Kebetulan saya ada lembaga PAUD ” PAUD Aji Karima Nusantara “, sejak awal kurikulumnya berbasis Pancasila, jadi anak – anak PAUD kami sdh mengenal dan hafal Pancasila. PAUD kami sudah menanamkan nilai2 keberagaman sejak dini. Menurut saya ini bisa ditularkan ke lembaga PAUD lain, ya, inilah potret kondisi anak Indonesia di negeri ini, yang menjadi refleksi kita semua di hari lahirnya Pancasila ini,”pungkasnya (*dit)

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sambut HUT Kemerdekaan RI, Satpas SIM Tegal Tunjukkan Wajah Pelayanan Polri yang Humanis

- Banyuwangi

11 Agu 2026

TEGAL, NASIONALPOS.COM – Momentum menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi dorongan bagi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Tegal untuk terus berbenah. Bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi, pelayanan di Satpas SIM Tegal diarahkan untuk menghadirkan wajah pelayanan publik yang humanis, profesional, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Selasa (11/08/2026). Senyum, keramahan, …

PGRI Lubuk Linggau Bahas Perlindungan dan Profesionalisme Guru

Andi Ledi Lubuk Linggau

11 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Achmad Hasian Ritonga, membuka Serasehan Pengurus PGRI Kota Lubuk Linggau bersama pemangku kepentingan pendidikan di Gedung Guru, Kelurahan Senalang, Selasa (11/8/2026). Kegiatan mengusung tema “Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Lubuk Linggau JUARA.” …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Wali Kota Hadiri Rapat Paripurna DPRD Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

10 Agu 2026

NASIONALPOS.COM/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau dalam rangka mendengarkan laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD terhadap hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Lubuk Linggau Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan …

Predikat AA Istimewa, Pesisir Selatan Raih Nilai 98,80 pada Indeks Reformasi Hukum 2026

Primadoni,SH

09 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ,kembali mencatat capaian positif dalam pelaksanaan reformasi hukum. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat, Pesisir Selatan memperoleh nilai 98,80 dengan predikat AA (Istimewa). Hasil penilaian tersebut menjadi gambaran atas pelaksanaan reformasi hukum yang berlangsung …

Sambut HUT ke-81 RI, Robi Binur Imbau Warga Kibarkan Merah Putih

Primadoni,SH

08 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, Robi Binur, mengimbau masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) umumnya, khususnya Kecamatan Koto XI Tarusan untuk memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Imbauan tersebut …

x
x