Home » Headline » Rakerda DPD GAMKI Bahas Tantangan Generasi Muda di Era Post Pandemic

Rakerda DPD GAMKI Bahas Tantangan Generasi Muda di Era Post Pandemic

dito 05 Agu 2023 109

NasionalPos.com, Jakarta-    Pemprov DKI Jakarta akan terus meningkatkan program Jakarta Entrepreneur (Jakpreneur), guna menciptakan wirausahawan muda sekaligus mengurangi angka pengangguran.

Hal ini diutarakan Sub  Koordinator Urusan Pengembangan Industri Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Olansons Girsang, saat talkshow tentang usaha kecil menengah (UKM) di acara Rapat Kerja Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) DKI Jakarta, Sabtu 5/8/2023.

Olansons Girsang mengatakan, dalam talkshow yang mengusung tema ‘Tantangan Pemuda Kristen Jakarta di Era Post Pandemic , Dalam Lingkup Karir Profesional hingga Peluang Dunia Usaha’ dipaparkan peran Pemprov DKI Jakarta memfasilitasi dan memberi solusi kepada generasi muda untuk menjadi wirausahawan melalui program Jakpreneur.

“Di DKI saat ini jumlah Jakpreneur sudah mencapai 361 ribu lebih,  ini akan  terus bertambah. Artinya ada kesadaran banyak orang bahwa berbisnis atau berusaha sebagai salah satu keniscayaan dan opportunity,” kata Olansons Girsang.

Baca Juga :  Menaker Tegaskan K3 Kunci Tingkatkan Produktivitas Nasional

Untuk mendapatkan sumber penghasilan, ungkap Olansons Girsang, saat ini orang tidak harus menjadi karyawan atau bekerja di suatu perusahaan. Namun bisa melakukan bisnis sebagai salah satu sumber pendapatan.

“Yang menarik, kesadaran orang berbisnis itu trendnya juga diikuti anak muda. Mereka sudah bisa menciptakan lapangan kerja secara mandiri walaupun sambil kuliah atau baru lulus kuliah,” katanya.

Anggota DPRD DKI, Gilbert Simanjuntak, yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, menegaskan bahwa Pemprov DKI sudah berusaha untuk memperhatikan dunia usaha dengan memberikan peluang untuk pertumbuhan, baik melalui program pelatihan, pemberian modal kredit, juga peluang untuk bisnis yang dibuka dan lapangan pekerjaan.

Dia menambahkan, anak muda yang ingin menjadi entrepreneur harus bisa berinovasi dan tidak mudah menyerah mengahadapi tantangan dan perubahan.

Baca Juga :  PMKRI Jakpus targetkan 100 orang peserta; gelombang pertama MPAB tembus 50 orang.

“Anak muda harus mempunyai inovasi. Karena yang mampu berinovasi dan beradaptasi itu bisa survive,” ujar Gilbert.

Ketua DPD GAMKI DKI Jakarta, Rapen Sinaga menyampaikan, agar para pemuda yang tergabung dalam GAMKI dapat melihat peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja.

“Karena itu GAMKI  DKI harus melihat peluang usaha,  menciptakan lapangan kerja dan melatih anak muda di DKI. Agar mereka  siap pakai, mampu bersaing, baik yang terjun di karir profesional maupun dunia usaha,” ujar Rapen.

Sementara, Ketua Panitia Acara Rakerda GAMKI, Aditya Simanjuntak menjelaskan, melalui Rakerda ini  pihaknya ingin konsisten menciptakan pemuda sebagai warga negara dan warga gereja yang tangguh, mandiri dan prestisius.

“Kegiatan  rakerda ini diikuti oleh 100 peserta, perwakilan dari DPD dan DPC GAMKI serta undangan,” ungkapnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Menkumham Di desak Andi Darwin R Rangreng SH MH, Segera Tutup Celah Hukum Pembentukan Organisasi Advokat Lewat Jalur ORMAS

dito

22 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan semakin menjamurnya organisasi advokat baru yang terbentuk di duga adanya celah hukum selama ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk membentuk organisasi advokat melalui jalur pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) berbasis perkumpulan. Maka kepada wartawan, Sabtu, 22/8/2026 di Jakarta, Praktisi hukum Andi Darwin R Rangreng SH MH, ia mengatakan bahwa dirinya …

Mukerda III MUI Provinsi Jakarta Sudah Sukses di Laksanakan, MUI Siap Siaga Menyongsong Lima Abad Jakarta

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pada tanggal, 18-19 Agustus 2026 bertempat di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta Barat, telah terselenggara Musyawarah Kerja Daerah ke 3 ( Mukerda III) MUI Provinsi DKI Jakarta dengan Mengusung tema “Khidmah Keumatan Menyongsong Lima Abad Jakarta”, acara ini menjadi agenda strategis untuk merumuskan program kerja dan memperkuat sinergi keumatan yang berada …

Dana USD 26 Juta Adalah Amanah Kemanusiaan Secara Hukum Terpisah dari Kasus Febrie Adrianyah,Harus di Kembalikan

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Terkait dengan keberadaan dana sebesar USD 26.000.000 yang saat ini ikut menjadi barang bukti dalam penyidikan, kepada wartawan, Jumat , 21 Agustus 2026 di Masjid Almusyawaoroh Klapa Gading Jakarta Utara, Andi Darwin R. Ranreng, S.H. selaku kuasa hukum Agustino Boer, menjelaskan bahwa dana tersebut adalah dana amanah kemanusiaan murni yang secara hukum …

Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

x
x