Home » Politik » Safari ke Daerah, Puan Mengaku Dapat Tugas dari Megawati

Safari ke Daerah, Puan Mengaku Dapat Tugas dari Megawati

Dame.T 04 Jul 2022 108

NasionalPos.com,Cirebon Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menjelaskan bahwa dirinya disuruh oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berkeliling mengunjungi wilayah di Indonesia.

Hal ini dikatakan Puan Maharani usai mengunjungi DPC PDIP Cirebon Jawa Barat, Senin (4/7/2022) kepada wartawan. Dia mengaku belakangan sering mendapatkan pertanyaaan mengapa sangat aktif untuk keliling ke wilayah Indonesia.

“Selama ini saya muter-muter, Jawa Tengah, Jawa Timur, ini mulai masuk Jawa Barat, Kalimantan, Sulawesi, sampai ke Papua, dan lain sebagainya. Ada yang nanya mbak Puan mau ngapain si muter-muter?,” tutur Puan.

“Ya pertama sebagai Ketua DPP partai sebagai Ketua DPR saya ditugaskan, inget ya ditugaskan Ibu Ketua Umum (Megawati) untuk muter-muter, untuk ketemu sama keluarga besar PDMegawatiI Perjuangan,” sambung Puan.

Baca Juga :  Deddy Sitorus: Dua Megaproyek di Kaltara Diprediksi Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Puan menjelaskan tugasnya untuk berkeliling Indonesia selain kunjungan kerja sebagai Ketua DPR dan kemudian juga melakukan konsolidasi sebagai Ketua DPP PDIP.

Di satu sisi terkadang Puan mengakui kadang merasa lelah karena setiap pekan harus berkeliling Indonesia, tapi dia merasa semangat kembali saat bertemu masyarakat.

“Acara lagi, acara lagi, acara lagi, kenapa? Ya ini karena saya ingin ketemu dengan keluarga besar PDI Perjuangan saya, dua tahun kita Covid gak ada pertemuan seperti ini, kan zoom lagi zoom lagi, jadi karena saya ditugaskan muter lagi muter lagi, capek enggak, cape sekali,” terangnya.

Selain itu, Puan turut mengungkap alasan mengapa Megawati tidak lagi berkeliling. Hal ini dikarenakan kondisi sang ibu sudah tidak memungkinkan untuk aktif turun kebawah.

Baca Juga :  Satkar Ulama dan Dhasatra mengelar Ramadhan Berkah di bulan suci Ramadhan 1444H

“Kenapa? Kita semua sayang sama ibu Mega kan, nah jadi saya memang termasuk orang yang meminta Ibu Mega itu enggak muter-muter seperti dulu karena kita sayang sama ibu Mega kita jaga kesehatannya, kalau acara besar, acara urgent, acara penting ibu akan hadir,” tutup Puan.

Adapun anggota DPR yang turut mendampingi Puan ke Cirebon adalah Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah; Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto; Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, Ketua Komisi V DPR, Lasarus.

Kemudian ada Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris; Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam; Anggota Komisi VIII DPR RI, MY Esti Wijayati.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito

29 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,   Sedangkan manfaat utama Muktamar …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

x
x