Home » Headline » Suara Alumni Trisakti Kebijakan PTN-BH Bisa Berpotensi Menjadi Sarang Korupsi Di Dunia Pendidikan

Suara Alumni Trisakti Kebijakan PTN-BH Bisa Berpotensi Menjadi Sarang Korupsi Di Dunia Pendidikan

dito 28 Mei 2024 97

NasionalPos.com, Jakarta-   Alumni memiliki peran yang sangat signifikan dalam kemajuan perguruan tinggi. Mereka adalah bukti nyata dari kualitas pendidikan yang diberikan dan bisa menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kualitas dan reputasi perguruan tinggi di mata dunia, begitu pula dalam hal penyelesaian konflik dalam suatu perguruan tinggi, sudah suatu kewajaran alumni perlu di libatkan dalam penyelesaian konflik, seperti halnya yang terjadi di lingkungan internal Yayasan Trisakti berserta satuan Pendidikan yang berada di bawah naungannya, demikian disampaikan Ahmad Maulana alamuni STMT 1998 kepada nasionalpos.com, di kantor Yayasan Trisakti, Senin, 27 Mei 2024 kemaren.

“Sejak adanya konflik di internal Yayasan Trisakti yang secara otomatis berdampak pada lingkungan Satuan Pendidikannya, selama ini kami sebagai alumni yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Trisakti tidak pernah di libatkan, tidak pernah diajak diskusi mengenai konflik yang terjadi di Trisakti, bahkan malahan pihak luar yang di libatkan, inikan mengherankan, orang luar diajak bicara, sedangkan kami boleh dikatakan anggota keluarga Trisakti tidak diajak bicara.”ucap Ahmad Maulana.

Baca Juga :  Rakor Komlek TNI AL Tekankan Sinergitas dan Interoperability Dalam Pembangunan Kekuatan Bidang Komlek

Menurut Ahmad Maulana, sebagai bagian dari civitas akademika Trisakti, keberadaan alumni juga memiliki tanggungjawab secara moral terhadap keberlangsungan keberadaan Yayasan Trisakti beserta Satuan Pendidikan yang ada di bawah naungannya, sehingga dalam konsteks penyelesaian konflik internal Yayasan Trisakti tersebut, sudah semestinya alumni di libatkan bukan hanya berperan sebagai mediator antar pihak yang berkonflik, melainkan dapat berperan strategis memberikan tawaran Solusi penyelesaian konflik tersebut.

“Adapun keterlibatan Alumni dalam permasalahan di Trisakti ini tanpa kepentingan pragmatism apapun, justru merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, kami ingin Trisakti yang merupakan Perguruan tinggi favorit yang sudah sangat dipercaya dan sangat di minati masyarakat ini, tetap langgeng, Lestari dan tanpa konflik.”tukas Ahmad Maulana yang juga Sekjen Ikasakti 2002-2006.

Oleh karena itu, lanjut Ahmad Maulana, dirinya akan mendorong beberapa alumni Trisakti lainnya untuk berembug, berdiskusi dan tentunya hasil diskusi itu merupakan kajian secara komprehensif tawaran solusi bagi penyelesaian konflik di lingkungan Yayasan Trisakti, diantaranya adalah masalah kebijakan Pemerintah yang akan Men PTN-BH kan Universitas Trisakti, yang ternyata justru rencana tersebut memperuncing konflik di lingkungan Trisakti,

Baca Juga :  Mahasiswa Beri Apresiasi Polri Berpredikat Lembaga Bercitra Baik Versi Litbang Kompas

Hal itu juga mengindikasikan bahwa kebijakan pemerintah mengenai PTN-BH kan Perguruan Tinggi, banyak mengundang berbagai permasalahan di dunia Pendidikan di Indonesia ini, serta di indikasikan kebijakan PTN-BH kan bakal menjadi ajang konflik kepentingan di kalangan Perguruan Tinggi, maupun disinyalir bisa jadi sarang bancakan (Korupsi) dari para petinggi di Perguruan Tinggi, bahkan kebijakan tersebut berimplikasi pada semakin mahalnya biaya Pendidikan di Perguruan Tinggi, sehingga membebani masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi.

“Mengenai PTN-BH tersebut, kami mengajak seluruh alumni Trisakti untuk melakukan kajian secara komprehensif mengenai kebijakan Pemerintah tersebut, khususnya yang akan diterapkan di lingkungan Trisakti beserta Satuan Pendidikannya, karena kami juga khawatir kebijakan PTN-BH ini bisa berpotensi menjadi sarang korupsi di Dunia Pendidikan, dan ini jangan sampai terjadi di Yayasan Trisakti beserta Satuan Pendidikannya”pungkas Ahmad Maulana.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

SE Pemkab Banyuwangi Disorot Tajam : LDKS PIJAR Tantang DPRD Bertindak, Satpol PP Dituding Tumpul!!!

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kebijakan Surat Edaran (SE) Pemkab Banyuwangi Nomor: 00.8.3/442/429.107/2029 yang mengatur jam operasional dan kepatuhan regulasi pelaku usaha kini memantik gelombang kritik keras. Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) mendesak DPRD Banyuwangi tidak setengah hati dalam mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ketua Umum LDKS …

Di duga Di salahgunakan Ainun Naim dkk, Paguyuban Karyawan Trisakti Desak BNI Blokir Rekening Yayasan Trisakti & Usakti

dito

01 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- -Paguyuban Karyawan Trisakti mendesak kepada Pimpinan BNI Cabang Harmoni untuk melakukan pemblokiran terhadap rekening dari Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im. Hal ini berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 407/G/2022/PTUN.JKT, jt No. 250/B/2023/PT.DKI, jt Nomor 292-K/TUN/2024jt Nomor 227 PK/TUN/2025 bahwa Yayasan Trisakti yang diinisiasi oleh Pemerintah c.q Menteri Pendidikan Tinggi secara inkracht adalah tidak …

x
x