Home » Headline » Teknologi Robotik di Dunia Olahraga Disambut Koni Pusat

Teknologi Robotik di Dunia Olahraga Disambut Koni Pusat

dito 13 Mar 2024 112

NasionalPos.com, Jakarta- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menyambut penerapan sport science dan teknologi dalam olahraga prestasi nasional dengan harapan kualitas pembinaan dapat terus meningkat sehingga berdampak pada prestasi gemilang.

Salah satunya, KONI Pusat mengapresiasi teknologi robotik yang diperkenalkan oleh Cyberdyne, perusahaan teknologi bidang kesehatan yang berasal dari Tsukuba, Jepang.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas demonstrasi dan presentasinya,” ujar Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman kepada wartawan di  Kantor KONI Pusat, Rabu 13/3/2024

“Alat ini sangat membantu terutama bagi atlet-atlet yang cedera,” tegasnya berharap atlet dapat memiliki fasilitas dengan kualitas termutakhir.

Baca Juga :  Mulai Besok, KPU Verifikasi Dokumen Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

Memegang prinsip Technology exist for human & society, Cyberdyne memperkenalkan Robot Hybrid Assistive Limb (HAL), yang terdiri dari Lower Limb Type, Lumbar Type, dan Single Joint Type.

Robot HAL membantu manusia bergerak dengan memanfaatkan sensor syarat tertentu pada tubuh. Keberadaan teknologi tersebut sejatinya untuk membantu pemulihan fisik seseorang yang tengah menjalani terapi.

Atlet Paralimpik asal DKI Jakarta M. Agung menjajal teknologi Robot HAL Lumbar Type.

Baca Juga :  Pakar UGM :Bukan Tanaman, tapi Obat Turunan Ganja Yang Bisa dilegalkan

Agung terdeteksi mengalami ketegangan di bagian tubuh tertentu akibat terlalu menjadi tumpuan. Adanya tumpuan yang berlebih dapat membuat otot bermasalah.

Di sisi lain, tak hanya mendeteksi, Robot HAL dapat membuat Agung bergerak lebih mudah, lebih nyaman dan aman. Dalam proses pemulihan atlet agar tuntas dan cepat, Robot HAL sangat dibutuhkan.

“KONI ini kaitannya dengan pembinaan atlet, recovery atlet-atlet yang cedera. Ke depan alat-alat ini menjadi keharusan dimiliki Pemusatan Latihan Nasional dan Daerah,” ujar Marciano yang ingin mensosialisasikan teknologi terbaik untuk atlet.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x