Home » Headline » Upacara Peringatan Rapat Raksasa Ikada ke-77, Di Gelar Pemprov DKI Jakarta

Upacara Peringatan Rapat Raksasa Ikada ke-77, Di Gelar Pemprov DKI Jakarta

dito 19 Sep 2022 128

NasionalPos.com, Jakarta- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar upacara peringatan Hari Rapat Raksasa IKADA ke-77 Tahun 2022, di Lapangan Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin 19/9/2022.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan. Upacara digelar untuk memperingati peristiwa Rapat Raksasa di Lapangan Ikada (Ikatan Atletik Djakarta, sekarang Lapangan Monas) yang dilaksanakan 19 September 1945.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, rapat raksasa di lapangan IKADA adalah peristiwa penting dalam perjalanan sejarah Republik Indonesia yang berusia sebulan dengan situasi ketidakpastian serta dunia meragukan, apakah ini  adalah kemerdekaan kemauan rakyat atau elit.

“Jumlah mahasiswa saat itu masih puluhan dan orang melek huruf masih lima persen. Serta ada pandangan rakyat tidak menginginkan kemerdekaan,” ujar Anies Baswedan.

Baca Juga :  Potret Penanganan Kasus Pelecehan Seksual di DKI Jakarta

Ia mengungkapkan, warga Jakarta bergerak dan berkumpul di Lapangan IKADA untuk mengirimkan pesan ke seluruh dunia. Peristiwa ini menandai babak baru dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang tidak sekadar kemauan kaum terdidik atau intelektual yang saat itu berjuang melalui tulisan, pidato dan kepartaian, tapi seluruh rakyat Indonesia.

“Jadi, peristiwa ini tidak bisa dianggap kecil,” tukasnya

Anies juga menuturkan, sekitar 200 hingga 250 ribu warga menghadiri rapat raksasa yang digelar di Lapangan IKADA pada 19 September 1945. Angka yang fantastis karena jumlah penduduk Jakarta saat itu sekitar 300 ribu jiwa.

“Bila ada perkumpulan sebanyak itu, maka menandakan pergerakan rakyat yang luar biasa. Dikumpulkan, sebelum ada WhatsApp grup, televisi atau gadget seperti sekarang ini, tapi bisa berkumpul 200 hingga 250 ribu orang. Itu sesuatu yang luar biasa,” tuturnya.

Baca Juga :  Sesjen Wantannas Berikan Kuliah Umum Kepada Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke- 60 TA.2022

Untuk itu, Anies berpesan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk tidak menanggap peringatan Hari Rapat Raksasa IKADA sebagai ritual tahunan yang dikerjakan, tapi anggap itu sebagai peringatan atas peristiwa rapat raksasa di lapangan IKADA.

“Dan ingat bahwa kita semua adalah orang-orang yang merasakan manfaat kemerdekaan. Ini pesan penting, semoga hari IKADA ini akan lebih banyak diingat di Indonesia, karena ini menandakan perjuangan rakyat yang sesungguhnya,” pungkas Anies Baswedan (*dit)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

x
x