Home » Top News » Usai Safari Jumat, Wali Kota Lubuk Linggau Melayat Dua Bocah Korban Tenggelam

Usai Safari Jumat, Wali Kota Lubuk Linggau Melayat Dua Bocah Korban Tenggelam

Admin Redaksi 06 Feb 2026 74

Nsionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, melaksanakan Safari Jumat di Masjid Al Marahama yang berlokasi di Jalan Padat Karya RT 02 No. 31, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Jumat (6/2/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kegiatan Safari Jumat merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Lubuk Linggau dalam rangka memberikan perhatian dan bantuan kepada masjid-masjid yang ada di wilayah kota.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa bersilaturahmi di Masjid Al Marahama. Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Pemkot untuk membantu dan mendukung masjid-masjid di Kota Lubuk Linggau,” ujarnya.

Baca Juga :  BRI KC Radio Dalam Kasih Promo Spesial di Sushi Yay, Dapatkan Cashback Rp50 Ribu!

Ia juga menyebutkan bahwa Masjid Al Marahama merupakan salah satu masjid tertua di Kota Lubuk Linggau. Terkait bantuan sosial keagamaan, Pemkot telah melakukan evaluasi terhadap penerima insentif pengurus jenazah agar tepat sasaran, yakni benar-benar mereka yang aktif mengurus jenazah di masyarakat. Selain itu, jumlah penerima insentif guru ngaji juga ditambah dengan kriteria guru ngaji yang telah tersertifikasi.

Ke depan, Pemkot Lubuk Linggau juga merencanakan pembangunan kampung budaya atau homestay di kawasan tersebut. Program ini diharapkan dapat menjadikan wilayah tersebut sebagai tujuan wisata, sekaligus meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Wabup Risnaldi: Idul Adha Momentum Asah Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Usai kegiatan Safari Jumat, Wali Kota Lubuk Linggau melanjutkan agenda dengan melayat ke rumah duka dua bocah yang meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang di kolam penampungan milik warga di Jalan Melati 4, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Kedua korban diketahui bernama Azhar berusia 7 tahun dan Beni berusia 9 tahun. Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban berenang bersama teman-temannya di kolam penampungan air tersebut.

Dari empat bocah yang berenang, dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua korban lainnya tidak tertolong.

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar.tutup nya (Revi)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Batasi Kekuasaan, Selamatkan Demokrasi Saatnya Masa Jabatan Legislator Indonesia Dibatasi Dua Periode

dito

30 Mei 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh: Andi Nugroho Saputro , staf ahli Poros Rawamangun   Demokrasi modern berdiri di atas satu prinsip utama: kekuasaan harus dibatasi agar tidak berubah menjadi dominasi permanen. Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, prinsip itu telah diterapkan secara tegas terhadap cabang kekuasaan eksekutif.   Presiden dibatasi hanya dua periode sebagaimana diatur dalam …

Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

Di duga Sampah sebagai Bancakan Anggaran: Poros Rawamangun Kritik Keras Arah Kebijakan Pemprov DKI

dito

29 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Kritik keras terhadap arah kebijakan pengelolaan sampah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mencuat. Ketua Umum organisasi masyarakat Poros Rawamangun, Rudy Darmawanto, SH kepada wartawan, yang menghubungi nya, ia menilai kebijakan pemilahan sampah yang saat ini digencarkan Pemprov DKI Jakarta belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan pengelolaan sampah di ibu kota. “Kebijakan tersebut berpotensi hanya …

Harapan orang tua Agar Mulyana 40 tahun yang Hilang Cepat Kembali

Admin Redaksi

29 Mei 2026

Garut, JejakKasus45.Com Sebuah keluarga kecil yang sederhana dengan jumlah keluarga lima orang di kampung Galumpit RT 02, RW 25, Kelurahan Marga Wati, Kecamatan Garut kota, Kabupaten Garut, Keluarga Bendi(65) dan Iwok(55). diliputi kesedihan yang mendalm, pasalnya Anak Sulung nya Mulyana (40) yang merupakan tulang punggung keluarga, meniggalkan rumah sejak hari Minggu 10 Mai 2026, hingga …

Tulang Punggung Keluarga Mulyana 40 Tahun Pergi Untuk Mencari Rumput Hingga Kini sudah 19 hari masih Belum Kembali.

Admin Redaksi

29 Mei 2026

Sebuah Keluarga Kecil yang sederhana, keluarga Bendi (65) dan Iwok (55) di Kampung Galumpit RT/RW 02/25, Kelurahan  Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selalu berharap Anak sulungnya Mulyana (40), yang merupakan tulang punggung keluarga bisa kembali secepatnya kerumah. Dihari Minggu 10 Mai 2026 Mulyana, seperti biasanya melakukan pekerjaan sehari hari Mencari Rumput, serta membawa alat-alat …

PPM – LVRI: Rawat Kebhinekaan dengan Sikap Toleran

dito

28 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Merawat kebhinekaan dengan sikap toleran terhadap keberagaman menjadi suatu keharusan sebagai upaya menjaga keutuhan kedaulatan Bangsa Indonesia.   Kebhinekaan merupakan perilaku saling menghargai dan menghormati perbedaan berbagai ragam suku, ras, agama yang bertujuan untuk dapat saling mengenal baik disisi keyakinan maupun tradisi.   Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kaderisasi dan Keanggotaan (KK) Pimpinan …

x
x