Home » Headline » Warga Apresiasi Kegiatan Berbagi Kasih Pada Bulan Ramadhan 1444H di Gelar oleh Satkar Ulama Indonesia -Kota Adm Jakarta Barat

Warga Apresiasi Kegiatan Berbagi Kasih Pada Bulan Ramadhan 1444H di Gelar oleh Satkar Ulama Indonesia -Kota Adm Jakarta Barat

dito 19 Apr 2023 71

NasionalPos.com, Jakarta-Pada saat bulan suci Ramadhan , umat Islam diwajibkan untuk berpuasa pada siang hari. Selain puasa, mereka dianjurkan untuk banyak berbuat kebaikan, terutama berbagi di bulan Ramadhan yang mulia. Sebagai bulan suci bagi umat Muslim, karena dibulan Ramadan ini setiap amal dan perbuatan yang sesuai dengan tuntunan  Rasul akan digandakan nilai pahalanya,

Hal itulah kemudian dilakukan Dewan Pengurus Daerah Satkar Ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat, menggelar kegiatan Berbagi kasih pada Bulan Ramadhan 1444 H, untuk  masyarakat yang membutuhkannya di beberapa wilayah pemukiman kumuh di wilayah Kota adm Jakarta Barat.

Sontak saja, kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga yang mengikuti kegiatan tersebut, saat ditemui wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya bersama warga lainnya, sangat senang sekali dapat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah Satkar Ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat, demikian dikatakan oleh salah seorang warga sebut saja Abdullah (40) yang tinggal di Gang Musholla di Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat kepada pers, Rabu, 19/4/2023.

“Ya, alhamdulilah, kami sangat senang diundang dan diperbolehkan mengikuti kegiatan diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah Satkar Ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat, banyak manfaatnya.”ungkap Abdullah.

Baca Juga :  DPRD DKI Gelar Bazar dan Hiburan Meriahkan HUT Kota Jakarta

Menurut Abdullah, pada  setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Satkar ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat, yang diikutinya, senantiasa membawa pesan edukatif spiritualitas yang bermanfaat bukan hanya untuk dirinya maupun warga yang mengikuti kegiatan tersebut, karena kalau berbicara mengenai ibadah, dalam Islam definisi mengenai ibadah tidak terbatas pada urusan hubungan manusia dengan sang pencipta saja atau yang dikenal sebagai hablumminallah. Setiap ibadah yang diperintahkan oleh Allah bertujuan untuk meningkatkan hubungan vertikal dan horizontal secara berkesinambungan.

Untuk itulah lanjut Abdullah, ia mengaku mendapat pencerahaan tentang hablumminannas yakni ibadah dalam bentuk kepedulian terhadap sesama manusia dalam menjaga hubungan  sebagai makhluk sosial dan makhluk yang saling membutuhkan antara satu sama lainnya. Bentuk ibadah ini tidak boleh pula dilupakan begitu saja dan harus terus ditingkatkan selama bulan Ramadhan, kalimat dakwah seperti itulah yang sering di dapat oleh dirinya beserta warga lainnya, tatkala mengikuti acara yang digelar DPD Satkar Ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat.

Baca Juga :  Di Duga Pemprov DKI Jakarta Lakukan Pembiaran Parkir Liar Panen Omzet Ratusan Juta Perbulan di Kelapa gading,

“Selain ada kegiatan ceramah yang disampaikan oleh ulama, juga ada berbuka puasa bersama, serta ada pembagian satunan bagi anak yatim piatu dan paket semabko bagi warga yang membutuhkan”tukas Abdullah.

Hal senada juga dikatakan Aminah (30) ibu satu anak ini, kepada wartawan yang menemuinya saat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Satkar Ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat, bahwa dirinya merasakan pada kegiatan tersebut, nampaknya  senantiasa ditonjolkan oleh panita mengenai sikap kepedulian sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, dengan memberikan paket sembako kepada warga yang ikut kegiatan maupun tidak ikut kegiatan tersebut.

“Pokoknya, semua kebagian dapet paket sembako, lumayanlah buat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H, bagi kami ini sangat bermanfaat, sudah dapat tambahan pengetahuan agama dan pula sembako buat Lebaran, kami sangat berterima kasih kepada ketua dan pengurus Satkar Ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat, yang sudah memberikan kami pengetahuan agama dan juga membantu kami warga miskin ini bisa tersenyum menyambut Hari Raya IdulFihtri 1444 H.”pungkas Aminah.

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x