Home » Ekonomi » 10 Startup Potensial Indonesia yang Kini Gulung Tikar

10 Startup Potensial Indonesia yang Kini Gulung Tikar

Dewi Apriatin 01 Jan 2025 157

NasionalPos.com, JakartaMeski memiliki konsep menarik dan potensi besar, kegagalan 10 startup ini menunjukkan bahwa inovasi saja tidak cukup. Faktor seperti validasi pasar, manajemen keuangan, eksekusi strategi, hingga respons terhadap krisis eksternal seperti pandemi, memainkan peran penting dalam kesuksesan sebuah startup.

Kisah-kisah ini tidak hanya mengingatkan kita pada risiko di dunia bisnis, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang bagaimana industri startup dapat belajar dari kesalahan untuk menciptakan ekosistem yang lebih tangguh di masa depan.

Industri startup di Indonesia dikenal sebagai lahan subur untuk inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Namun, tak sedikit yang harus menyerah di tengah jalan meski membawa konsep dan potensi besar. Dari platform edutech hingga marketplace properti, berikut adalah cerita 10 startup potensial Indonesia yang kini harus gulung tikar, lengkap dengan pembelajaran yang bisa diambil dari perjalanan mereka.

  1. Zenius

Zenius, salah satu pelopor platform pendidikan online di Indonesia, mengumumkan penghentian operasional sementara pada awal 2024. Selain menyediakan layanan online, Zenius juga mengakuisisi jaringan bimbingan belajar Primagama. Namun, mereka terpaksa mengambil langkah ini karena tantangan operasional yang sulit diatasi. Dalam pernyataan resmi, Zenius menegaskan komitmen mereka untuk tetap memperjuangkan visi mencerdaskan Indonesia, meski kini harus berhenti sementara.

  1. Rumah.com (PropertyGuru)

Platform marketplace properti Rumah.com, yang berada di bawah naungan PropertyGuru, resmi menghentikan operasinya pada November 2023. Penutupan ini memengaruhi 61 pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). CEO PropertyGuru, Hari V. Krishnan, menyatakan bahwa keputusan ini tidak mudah, namun langkah ini diambil untuk fokus pada strategi lain di pasar internasional.

  1. JD.ID
Baca Juga :  Dari Dompet Digital (E-Wallet) sampai Pembayaran Transfer Bank, Mana Metode Top Up yang Sering Kamu Pakai di Isigame Store?

E-commerce JD.ID menghentikan layanannya pada 31 Maret 2023. Langkah ini merupakan bagian dari strategi induk perusahaannya, JD.com, untuk berfokus pada logistik dan jaringan rantai pasok lintas negara. Meski pernah menjadi salah satu pemain besar di industri e-commerce Indonesia, keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan JD.ID di pasar lokal.

  1. Airy Rooms

Bisnis hotel agregator ini resmi tutup pada 31 Mei 2020, setelah terpukul oleh dampak pandemi COVID-19. Sebelumnya, Airy Rooms sempat menjadi solusi populer untuk perjalanan hemat, bekerja sama dengan berbagai properti kecil untuk menawarkan layanan penginapan. Namun, pandemi mengubah lanskap pasar secara drastis, membuat Airy Rooms tidak mampu bertahan.

  1. Fabelio

Startup desain furnitur dan interior, Fabelio, dinyatakan pailit pada Oktober 2022. Sebelum itu, perusahaan sudah menghadapi berbagai masalah, termasuk penundaan pembayaran gaji karyawan sejak 2021 dan tudingan pelanggaran terhadap hak tenaga kerja. Padahal, Fabelio sempat menjadi salah satu pemain utama di sektor furnitur online dengan desain modern dan harga terjangkau.

  1. Sorabel

E-commerce fesyen lokal, Sorabel, resmi tutup pada Juli 2020. Pandemi menjadi pukulan telak bagi startup ini, yang sebelumnya mencoba mengubah cara masyarakat Indonesia membeli pakaian. Meski telah berusaha melakukan berbagai strategi penyelamatan, Sorabel akhirnya harus menempuh jalur likuidasi karena kehabisan modal dan kesulitan mendapatkan pendanaan baru.

  1. Donafun

Donafun adalah platform donasi sosial yang menawarkan hadiah berupa pengalaman kepada donatur. Meski sempat mencuri perhatian dengan model bisnis uniknya, Donafun harus tutup pada 2022. Platform ini juga sempat menjadi bagian dari program inkubasi Bank Indonesia dan menarik dukungan investor lokal. Namun, kurangnya fokus pada aspek pendapatan menjadi salah satu penyebab utama kegagalan mereka. Pendiri Donafun, Andrea Wiwandhana, kini aktif di bidang manajemen reputasi bersama CLAV Digital.

  1. Qlapa
Baca Juga :  Guru Besar BINUS UNIVERSITY Kembangkan AI Untuk Deteksi Gangguan Jantung

Marketplace yang memberdayakan perajin lokal ini harus menyerah pada 2019. Tidak mampu bersaing dengan e-commerce besar seperti Tokopedia dan Bukalapak, Qlapa menutup operasinya setelah hampir empat tahun berjalan. Meski memiliki misi yang mulia, tantangan dalam skala bisnis dan kompetisi ketat menjadi kendala utama mereka.

  1. CoHive

Startup penyedia ruang kerja bersama (co-working space) ini dinyatakan pailit pada Januari 2023. Berdiri sejak 2015 sebagai EV Hive, CoHive sempat menjadi pilihan utama bagi banyak startup dan freelancer di Indonesia. Namun, pandemi dan perubahan pola kerja membuat permintaan terhadap ruang kerja bersama menurun drastis, mengakibatkan mereka tidak mampu melanjutkan operasional.

  1. Beres.id (Kaodim)

Beres.id, anak usaha startup Malaysia Kaodim, menghentikan operasinya pada Juli 2022. Platform ini menghubungkan konsumen dengan penyedia jasa seperti servis AC dan kebersihan rumah. Penutupan ini juga berlaku untuk seluruh anak usaha Kaodim di Asia Tenggara. Meski memiliki potensi besar, pasar yang belum matang dan tantangan operasional menjadi kendala utama.

About CLAV Digital

CLAV Digital adalah digital marketing agency yang berbasis di Jakarta dan Bali, dengan fokus pada manajemen reputasi, SEO, Google Business, dan web development. CLAV Digital juga mengelola portofolio aset digital seperti Ceritahantu.id, Jualbisnis.id, dan Propertikini.com.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x