Home » Headline » Pencegah Perang Nuklir Siap Dikerahkan Korut

Pencegah Perang Nuklir Siap Dikerahkan Korut

dito 28 Jul 2022 220

Nasionalpos.com, Pyongyang – Diperoleh informasi dari kantor berita resmi negara, Korean Central News Agency (KCNA), Kamis, 27 Juli 2022, yang menyebutkan pernyataan dari Kim, saat berpidato di acara untuk menandai peringatan 69 tahun gencatan senjata Perang Korea pada Rabu 27/7/2022 kemaren.

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un tersebut mengatakan, negaranya siap untuk memobilisasi pencegah perang nuklirnya, dan bahkan ia menegaskan Korut siap untuk setiap bentrokan militer dengan Amerika Serikat (AS), selain itu, Kim juga mengecam pemerintahan Korea Selatan (Korsel) yang kini dipimpin Yoon Suk-yeol, yang telah mengambil sikap garis keras terhadap provokasi Korut dengan rencana penguatan militernya, termasuk membangun platform serangan pendahuluan yang disebut Yoon “Kill Chain”.

Baca Juga :  Pj Gubernur Heru Sinergikan Lintas Dinas dan Elemen untuk Bersiap Hadapi Musim Hujan

“Jika rezim Korea Selatan dan gangster militer berpikir untuk membawa kami secara militer dan percaya mereka dapat menetralisir atau menghancurkan sebagian dari kekuatan militer kami terlebih dahulu berdasarkan cara atau metode militer tertentu, mereka keliru,” Tukas Kim dalam pidatonya dikutip laman Yonhap, Kamis, 27 Juli 2022.

Kim menambahkan bahwa setiap upaya untuk melumpuhkan Korut akan mendapat tanggapan keras dan pemusnahan. Ia juga menyatakan bahwa rezimnya sepenuhnya siap untuk setiap konflik militer dengan AS.

“Saya sekali lagi menjelaskan bahwa Korea Utara sepenuhnya siap untuk setiap konfrontasi militer dengan Amerika Serikat,” tegas Kim.

Baca Juga :  Gugatan Perdata Ahli Waris Korban Tol Becakkayu, Jika Mediasi Gagal, Dugaan Tindakan Pidana Tergugat Bakal Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Seperti diberitakan oleh berbagai media International, Korut dalam beberapa bulan terakhir telah menguji rudal hipersonik dan rudal yang dikatakan dapat membawa senjata nuklir taktis. Langkah Korut ini mempersempit waktu yang harus dimiliki Seoul untuk menanggapi serangan yang tertunda.

Kim membuat pernyataan selama acara Rabu , 27/7/2022  untuk merayakan ulang tahun ke-69 gencatan senjata yang menghentikan Perang Korea 1950-53. Pyongyang menyebut hari libur nasional sebagai Hari Kemenangan dalam Perang Pembebasan Tanah Air Besar, atau disingkat Hari Kemenangan.

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

KPK Didesak Klarifikasi Status Hukum Jaksa Syahrul

Dhio Justice Law

15 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …

PERISTIWA POLITIK DAN PENGARUH GEOPOLITIK GLOBAL.

dito

14 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika        Salah satu Pengamat Politik dan Mantan Pejabat Pemerintah Moch. Said Didu menganalisis secara terbuka bahwa dalam gejolak politik akhir-akhir ini, peran tokoh politik dan mantan Penguasa yang didukung Oligarki domestik dan asing cukup strategis.   Jaringan aktivitas pergerakan regional dan domestik menurutnya juga …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

x
x