Home » Headline » Rencana Penjualan Senjata AS ke Taiwan, Ditanggapi RRC

Rencana Penjualan Senjata AS ke Taiwan, Ditanggapi RRC

dito 05 Sep 2022 172

Nasionalpos.com, Washington- Diperoleh informasi yang dilansir dari kantor berita Reuter menyebutkan bahwa Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyetujui potensi penjualan peralatan militer ke Taiwan, termasuk 60 rudal anti-kapal dan 100 rudal udara ke udara. Pengumuman ini memicu tanggapan dan ancaman tindak balasan dari Cina.

Pentagon mengumumkan paket itu pada Jumat 3/9/2022 lalu sebagai respon latihan militer agresif Cina di sekitar Taiwan usai kunjungan ketua House of Representative AS, Nancy Pelosi ke pulau itu. Pejabat tertinggi AS yang berkunjung ke Taiwan dalam beberapa tahun terakhir.

Badan Kerja Sama Pertahanan Pentagon (DSCA) mengatakan, penjualan itu termasuk rudal-rudal Sidewinder yang dapat digunakan dari udara-ke-udara dan dari darat-ke-udara dan rudal anti-kapal Harpoon. Rudal Sidewinder sekitar 85,6 juta dolar dan Harpoon sekitar 355 juta dolar.

Baca Juga :  Philofestid 2022 dan Mimpi Orang Muda Indonesia yang Semakin Kritis

Dalam paket itu juga dimasukan dukungan program radar Taiwan senilai 665,4 juta dolar. Juru bicara Kedutaan Besar Cina untuk AS, Liu Pengyu menanggapi rencana penjualan tersebut.

“(Rencana ini) sangat membahayakan hubungan AS-Cina dan perdamaian dan stabilitas di penjuru Selat Taiwan,” katanya, Ahad 4/9/2022 kemaren.

“Cina akan mengambil tindakan balasan yang sah dan tepat sehubungan perkembangan situasi,” katanya.

Pemerintah Presiden AS, Joe Biden mengatakan, paket ini sedang dipertimbangkan dan dikembangkan berdasarkan konsultasi dengan Taiwan dan anggota Kongres AS. “Karena RRC (Republik Rakyat Cina) melanjutkan tekanan pada Taiwan termasuk dengan kehadiran militer di laut dan udara sekitar Tiawan dan terlibat dalam upaya mengubah statu quo di Selat Taiwan, kami menyedikan Taiwan apa yang diperlukan untuk menjaga kemampuan bela dirinya,” kata direktur wilayah Cina dan Taiwan Gedung Putih, Laura Rosenberger dalam pernyataannya.

Baca Juga :  Polri Bantu Royal Thai Police Tangkap Buronan Bandar Narkoba nomor 1

Bulan lalu, pemerintah Biden dilaporkan berencana mengirimkan peralatan baru ke Taiwan. Tapi peralatan itu untuk menopang sistem militer Taiwan saat ini dan memenuhi pesanan yang sudah ada tidak menawarkan kemampuan baru walaupun terjadi ketegangan setelah kunjungan Pelosi.

Pentagon mengatakan, peralatan dan bantuan yang diumumkan Jumat lalu tidak mengubah keseimbangan dasar militer di kawasan. Seorang pejabat AS mengatakan penjualan terbaru tidak mengubah sikap AS ke Taiwan.

“Penjualan yang diusulkan ini merupakan kasus rutin untuk mendukung Taiwan melanjutkan upayanya memodernisasi angkatan bersenjatanya dan untuk menjaga kemampuan pertahanan yang kredibel,’ kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS yang tidak bersedia disebutkan namanya.(*dit/reuters)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Pangdam III/Siliwangi Kukuhkan Pengurus Pencak Silat TNI, Perkuat Pelestarian Budaya dan Jiwa Bela Negara

Suryana Korwil Jabar

10 Jun 2026

Bandung, NasionalPos – Panglima Kodam III/Siliwangi, Kosasih, menghadiri sekaligus mengukuhkan kepengurusan Pencak Silat TNI Kodam III/Siliwangi dalam sebuah acara yang digelar di Lapangan Serka Edi, Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat TNI, unsur Forkopimda, tokoh pencak silat, serta tamu undangan lainnya. Pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat eksistensi pencak silat sebagai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x