Home » Top News » Pelantikan DPP Paroki Pemangkat, Uskup Agus Bangga dengan Umat

Pelantikan DPP Paroki Pemangkat, Uskup Agus Bangga dengan Umat

dito 21 Nov 2022 113

NasionalPos.com, Sambas– Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus kukuhkan 49 Dewan Pastoral Paroki (DPP) Paroki Santo Yoseph Pemangkat, Minggu 20 November 2022 pukul 18.00 Wib. Perayaan misa itu dihadiri lengkap oleh 11 stasi Paroki Pemangkat yang didalamnya sekaligus menjadi Anggota Dewan Pastoral Paroki Pemangkat.

Guyuran hujan tak menyurutkan semangat ratusan umat Paroki Santo Yoseph Pemangkat untuk mengikuti misa minggu Hari Raya Tuhan Yesus Kristus Raja Semesta Alam.

Misa dipimpin langsung oleh Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus didampingi Pastor Paroki, RD Bartolomeus, RD Rupinus Kehi, RD Hendra Tjen dan RD Saud Marulitua.

Dalam perayaan misa syukur itu, Uskup Agustinus menegaskan bahwa kehadiran DPP merupakan bagian dan badan paling penting dari elemen kehidupan Paroki.

Baginya representasi Dewan Pastoral Paroki alias DPP itu ada untuk memperkokoh kedirian Paroki dan memperkuat kemandirian Paroki setempat. Maka dari itu adanya kehadiran DPP sangat mendukung kedirian dan kekokohan manajemen Paroki.

Teladan Uskup yang Meneguhkan

Dalam sambutan ketua DPP Paroki Pemangkat, Edy Kurniawan berharap dengan dikukuhkan anggota DPP Paroki Santo Yoseph Pemangkat semua anggota bisa belajar untuk melayani sesama dan berkorban untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang diusung oleh gereja kedepannya.

Baca Juga :  DPRD Musi Rawas Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

“Dengan kehadiran Bapa Uskup Agustinus, bersama teladannya kami semakin dikukuhkan dalam pelayanan hidup menggereja,” Kata Edy Kurniawan.

Sebagai Pastor Kepala Paroki RD. Barto Asai juga beryukur bahwa jelas kehadiran gembala Keuskupan Agung Pontianak menunjukkan kecintaannya kepada umat Paroki.

Saya bangga dengan umat Pemangkat

Memulai sambutannya lantunan pantun Uskup Agustinus sampaikan kepada umat sebagai penanda bahwa Uskup Agustinus juga rindu dengan umat Pemangkat.

Bagi Uskup Agustinus, maju mundurnya sebuah gereja tergantung umat dan pembina. Bapa Uskup berterima kasih kepada umat yang membawa perubahan yang luar biasa selama beberapa kurang lebih 2 tahun ini.

“Saya bangga dengan kalian, ” Tuturnya.

Uskup Agustinus mengakui memang plaza Maria Tionghoa di Pemangkat belum jadi sepenuhnya, Ia berjanji untuk siap membantu hingga penyelesaian plaza Maria.

” Saya janji untuk bantu dalam pembangunannya. Dengan adanya plaza ini saya akan memberikan kenangan cerita-cerita penampakan Bunda Maria seluruh daerah yang punya peristiwa. Sehingga pengunjung datang dapat memperoleh pengetahuan baru tentang penampakan Bunda Maria seluruh dunia, ” Kata Uskup Agustinus.

Baca Juga :  APPUI Gelar Indonesian Remittance Forum 2023, Ajang Silahturahmi & Tambah Wawasan

Bapa Uskup juga menyinggung sekilas tentang pentingnya menjaga sejarah Misi Katolik pertama di Pelanjau, Sejarah misi di Paroki Menjalin hingga sejarah Tentang Gua Maria Ratu Pencinta Damai Anjungan.

“Kita jangan lupa sejarah,” tegas Uskup Agustinus.

Dalam momen usai pelantikan itu Uskup Agustinus menitikberatkan poin tentang kebutuhan Biduk (mengenai data umat) secara digital. Ia berharap semua anggota dapat bekerjasama untuk memasukkan data umat agar mempermudah pendataan umat secara digital dan menyeluruh.

“Saya bangga dengan kalian mari kita jadikan Gereja yang mungil ini menjadi khas Tionghoa dan contoh yang baik,” tutup Uskup Agustinus sambil kembali menutup perayaan misa dengan berkat penutup.

Acara pelantikan DPP itu ditutup dengan Foto bersama dan ramah tamah ditambah dendangan musik hiburan malam di Paroki Pemangkat. Kemudian acara kejutan dari Umat Pemangkat kepada Uskup Agustinus yang akan dirayakan oleh Bapa Uskup, tanggal 22 November 2022 genap umur 73 tahun. Ditutup dengan tiup lilin dan suapan kue pada umat dan untuk Pastor Paroki oleh Bapa Uskup. (*Red/By. Samuel – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Batasi Kekuasaan, Selamatkan Demokrasi Saatnya Masa Jabatan Legislator Indonesia Dibatasi Dua Periode

dito

30 Mei 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh: Andi Nugroho Saputro , staf ahli Poros Rawamangun   Demokrasi modern berdiri di atas satu prinsip utama: kekuasaan harus dibatasi agar tidak berubah menjadi dominasi permanen. Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, prinsip itu telah diterapkan secara tegas terhadap cabang kekuasaan eksekutif.   Presiden dibatasi hanya dua periode sebagaimana diatur dalam …

Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

Di duga Sampah sebagai Bancakan Anggaran: Poros Rawamangun Kritik Keras Arah Kebijakan Pemprov DKI

dito

29 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Kritik keras terhadap arah kebijakan pengelolaan sampah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mencuat. Ketua Umum organisasi masyarakat Poros Rawamangun, Rudy Darmawanto, SH kepada wartawan, yang menghubungi nya, ia menilai kebijakan pemilahan sampah yang saat ini digencarkan Pemprov DKI Jakarta belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan pengelolaan sampah di ibu kota. “Kebijakan tersebut berpotensi hanya …

Harapan orang tua Agar Mulyana 40 tahun yang Hilang Cepat Kembali

Admin Redaksi

29 Mei 2026

Garut, JejakKasus45.Com Sebuah keluarga kecil yang sederhana dengan jumlah keluarga lima orang di kampung Galumpit RT 02, RW 25, Kelurahan Marga Wati, Kecamatan Garut kota, Kabupaten Garut, Keluarga Bendi(65) dan Iwok(55). diliputi kesedihan yang mendalm, pasalnya Anak Sulung nya Mulyana (40) yang merupakan tulang punggung keluarga, meniggalkan rumah sejak hari Minggu 10 Mai 2026, hingga …

Tulang Punggung Keluarga Mulyana 40 Tahun Pergi Untuk Mencari Rumput Hingga Kini sudah 19 hari masih Belum Kembali.

Admin Redaksi

29 Mei 2026

Sebuah Keluarga Kecil yang sederhana, keluarga Bendi (65) dan Iwok (55) di Kampung Galumpit RT/RW 02/25, Kelurahan  Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selalu berharap Anak sulungnya Mulyana (40), yang merupakan tulang punggung keluarga bisa kembali secepatnya kerumah. Dihari Minggu 10 Mai 2026 Mulyana, seperti biasanya melakukan pekerjaan sehari hari Mencari Rumput, serta membawa alat-alat …

PPM – LVRI: Rawat Kebhinekaan dengan Sikap Toleran

dito

28 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Merawat kebhinekaan dengan sikap toleran terhadap keberagaman menjadi suatu keharusan sebagai upaya menjaga keutuhan kedaulatan Bangsa Indonesia.   Kebhinekaan merupakan perilaku saling menghargai dan menghormati perbedaan berbagai ragam suku, ras, agama yang bertujuan untuk dapat saling mengenal baik disisi keyakinan maupun tradisi.   Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kaderisasi dan Keanggotaan (KK) Pimpinan …

x
x