Home » Headline » KSBSI Gelar Kongres IX Bertemakan ‘Kontrak Sosial Baru Untuk Penguatan Buruh Dalam Transformasi Publik

KSBSI Gelar Kongres IX Bertemakan ‘Kontrak Sosial Baru Untuk Penguatan Buruh Dalam Transformasi Publik

dito 08 Jul 2023 180

NasionalPos.com, Jakarta- Sebagai organisasi buruh berbasis massa dari Serikat buruh yang bergabung di dalamnya, sejak berdirinya, telah disepakati terselenggaranya Forum tertinggi pemegang kedaulatan organisasi yang disebut Kongres, diadakan setiap 4 tahun sekali, adapun untuk tahun 2023 ini, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) melaksanakan hajatan demokratis tersebut untuk ke Sembilan kalinya.

Adapun Agenda Kongres IX Tahun 2023, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) resmi diselenggarakan dengan mengangkat tema ‘Kontrak Sosial Baru Untuk Penguatan Buruh Dalam Transformasi Publik’ dari Tanggal 8-11 Juli 2023, Adapun penyelenggaraan  Kongres KSBSI ke XI ini , sesuai amanah AD/ART organisasi yang dilaksanakan selama 4 tahun sekali, demikian disampaikan Elly Rosita Silaban Presiden KSBSI kepada wartawan usai acara pembukaan Kongres IX KSBSI, di Golden Boutuique Hotel, Jakarta.

“Ada beberapa isu dibahas selama kongres, seperti soal kesejahteraan buruh, dampak perubahan iklim terhadap dunia kerja, hak kesetaraan gender. Serta penguatan internal organisasi untuk kedepannya.”ucap Elly Silaban.

Menurut Elly,  tantangan KSBSI di masa kini maupun di masa mendatang, bukan semakin ringan, melainkan justru semakin berat, hal ini dikarenakan banyak regulasi yang dibuat sekarang ini kian terlihat,  tidak memihak pada kepentingan buruh, melainkan cenderung berpihak pada kepentingan modal atau kepentingan rente,

yang juga cenderung dapat berdampak  mempersempit ruang gerak buruh, dan bahkan memperlemah posisi buruh, akan tetapi hal itu tidak boleh menyurutkan semangat perjuangan KSBSI yang senantiasa berada pada mengadvokasi kepetingan kaum buruh,  untuk itulah posisi KSBSI saat ini  dan bahkan di masa mendatang tetap kritis terhadap pengambil kebijakan, dengan tetap mengedepankan sosial dialog untuk memberikan solusi kepada  pemerintah maupun terhadap kaum buruh serta pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga :  Rusli SH: Said Didu Panik, Buntut Pemanggilan Polisi

“Saya berharap kepada semua pengurus dan anggota yang berafiliasi dengan KSBSI harus tetap semangat dan mampu melewati tantangan yang terjadi sekarang ini. Terutama soal memasuki era Bonus Demografi 2030 serta digitalisasi, robotisasi dan otomatisasi,” tukasnya.

Ia juga menegaskan, siapa pun yang terpilih menjadi pemimpin KSBSI untuk 4 tahun kedepannya di kongres ke XI ini, harus mempertahankan idealisme perjuangan buruh. Karena sejarah berdirinya KSBSI dimulai pada era kediktatoran rejim Orde Baru. Dan KSBSI adalah serikat buruh yang ikut berperan besar melahirkan reformasi. Sehingga, kebebasan berserikat buruh bisa dinikmati semua buruh di Indonesia saat ini.

Sementara itu, hasil pengamatan awak media, di arena Kongres IX KSBSI ini, nampak hadir Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, yang sekaligus membuka acara kongres ini, kemudian usai membuka acara pembukaan Kongres IX KSBSI,

Airlangga Hartarto menyampaikan kata sambutan, ia mengatakan bahwa dirinya gembira bisa hadir ditengah-tengah aktivis serikat buruh yang tergabung dalam KSBSI, yang telah tumbuh berkembang seiring dengan perkembangan Negara, juga menghadapi tantangan semakin berat di masa mendatang, Karena negara ini sedang memasuki era revolusi industri (digitalisasi, robotisasi dan otomatisasi), dan akan memasuki bonus Demografi 2030.

Baca Juga :  Melalui Lumbung Gizi, Lebih Bisa Optimalkan Penanganan Cegah Stunting di Provinsi DKI Jakarta

Karena itu ia tetap meminta KSBSI agar dapat memberikan sumbangsih ide dan gagasan dengan 2 tantangan tersebut. Walau KSBSI terkenal kritis menyikapi soal perburuhan dihadapan pemerintah, namun ia yakin KSBSI bisa duduk bersama berdialog agar bisa membangkitkan perekonomian Indonesia.

“Dalam forum kongres ini saya juga mau menyampaikan rasa terima kasih kepada kepada KSBSI. Karena saat pemerintah memberi kepercayaan kepada KSBSI, tuan rumah Labour20 (L20) dalam ajang agenda internasional pertemuan pemimpin Negara G20 pada 2022, KSBSI sukses melaksanakannya,” tandas Airlangga.

Ia juga berterima kasih, karena dimasa Pandemi Covid-19, pemerintah dan KSBSI bisa duduk bersama pandemi untuk mengatasi masalah perekonomian Indonesia yang lesu perekonomian. Dan terjadi jutaan buruh terdampak Pemutusan Hubungan Kerj (PHK). Sekarang ini, telah berhasil melewati masa krisis pandemi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia naik 5,0 %. Termasuk lapangan kerja pun sudah mulai terbuka kembali.

Selain dihadiri Airlangga Hartarto,  Acara Kongres KSBSI ini juga dihadiri tamu dari perwakilan pemerintah, serikat pekerja/serikat buruh dan mitra internasional. Diantaranya, Akiko Gono Presiden International Trade Union Confederation (ITUC), Shoya Yoshida Sekretaris Jenderal ITUC Asia Pacific, Stijn Sintubin dari ACV-CSC, Jeroen Roskams WSM Belgia, Direktur ILO Jakarta Timor Leste Michiko Miyamoto, Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan. (*Chy)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MBG : Jangan Jadi Karpet Merah Korporasi, Petani Banyuwangi Jangan Jadi Penonton

- Banyuwangi

15 Agu 2026

BANYUWANGI, MASIONALPOS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program pemberian makanan, tetapi peluang ekonomi raksasa bagi petani, peternak, pembudidaya ikan dan nelayan Banyuwangi. Namun tanpa kebijakan tegas, peluang tersebut justru berpotensi menjadi karpet merah bagi korporasi dan distributor besar dari luar daerah. Pemkab Banyuwangi jangan sampai hanya menjadi penonton ketika uang program pemerintah …

Jajaran Pemkot Lubuk Linggau Hadiri dan Ikuti Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan

Andi Ledi Lubuk Linggau

14 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat diwakili Sekretaris Daerah (Sekda),  H Trisko Defriyansa menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Jumat (14/8/2026). Baca Juga :  Menyoal Merek, …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

x
x