Home » Headline » KSBSI Gelar Kongres IX Bertemakan ‘Kontrak Sosial Baru Untuk Penguatan Buruh Dalam Transformasi Publik

KSBSI Gelar Kongres IX Bertemakan ‘Kontrak Sosial Baru Untuk Penguatan Buruh Dalam Transformasi Publik

dito 08 Jul 2023 164

NasionalPos.com, Jakarta- Sebagai organisasi buruh berbasis massa dari Serikat buruh yang bergabung di dalamnya, sejak berdirinya, telah disepakati terselenggaranya Forum tertinggi pemegang kedaulatan organisasi yang disebut Kongres, diadakan setiap 4 tahun sekali, adapun untuk tahun 2023 ini, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) melaksanakan hajatan demokratis tersebut untuk ke Sembilan kalinya.

Adapun Agenda Kongres IX Tahun 2023, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) resmi diselenggarakan dengan mengangkat tema ‘Kontrak Sosial Baru Untuk Penguatan Buruh Dalam Transformasi Publik’ dari Tanggal 8-11 Juli 2023, Adapun penyelenggaraan  Kongres KSBSI ke XI ini , sesuai amanah AD/ART organisasi yang dilaksanakan selama 4 tahun sekali, demikian disampaikan Elly Rosita Silaban Presiden KSBSI kepada wartawan usai acara pembukaan Kongres IX KSBSI, di Golden Boutuique Hotel, Jakarta.

“Ada beberapa isu dibahas selama kongres, seperti soal kesejahteraan buruh, dampak perubahan iklim terhadap dunia kerja, hak kesetaraan gender. Serta penguatan internal organisasi untuk kedepannya.”ucap Elly Silaban.

Menurut Elly,  tantangan KSBSI di masa kini maupun di masa mendatang, bukan semakin ringan, melainkan justru semakin berat, hal ini dikarenakan banyak regulasi yang dibuat sekarang ini kian terlihat,  tidak memihak pada kepentingan buruh, melainkan cenderung berpihak pada kepentingan modal atau kepentingan rente,

yang juga cenderung dapat berdampak  mempersempit ruang gerak buruh, dan bahkan memperlemah posisi buruh, akan tetapi hal itu tidak boleh menyurutkan semangat perjuangan KSBSI yang senantiasa berada pada mengadvokasi kepetingan kaum buruh,  untuk itulah posisi KSBSI saat ini  dan bahkan di masa mendatang tetap kritis terhadap pengambil kebijakan, dengan tetap mengedepankan sosial dialog untuk memberikan solusi kepada  pemerintah maupun terhadap kaum buruh serta pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga :  Di Bulan Oktober 2022, PKC Bakal Gelar Kongres Nasional

“Saya berharap kepada semua pengurus dan anggota yang berafiliasi dengan KSBSI harus tetap semangat dan mampu melewati tantangan yang terjadi sekarang ini. Terutama soal memasuki era Bonus Demografi 2030 serta digitalisasi, robotisasi dan otomatisasi,” tukasnya.

Ia juga menegaskan, siapa pun yang terpilih menjadi pemimpin KSBSI untuk 4 tahun kedepannya di kongres ke XI ini, harus mempertahankan idealisme perjuangan buruh. Karena sejarah berdirinya KSBSI dimulai pada era kediktatoran rejim Orde Baru. Dan KSBSI adalah serikat buruh yang ikut berperan besar melahirkan reformasi. Sehingga, kebebasan berserikat buruh bisa dinikmati semua buruh di Indonesia saat ini.

Sementara itu, hasil pengamatan awak media, di arena Kongres IX KSBSI ini, nampak hadir Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, yang sekaligus membuka acara kongres ini, kemudian usai membuka acara pembukaan Kongres IX KSBSI,

Airlangga Hartarto menyampaikan kata sambutan, ia mengatakan bahwa dirinya gembira bisa hadir ditengah-tengah aktivis serikat buruh yang tergabung dalam KSBSI, yang telah tumbuh berkembang seiring dengan perkembangan Negara, juga menghadapi tantangan semakin berat di masa mendatang, Karena negara ini sedang memasuki era revolusi industri (digitalisasi, robotisasi dan otomatisasi), dan akan memasuki bonus Demografi 2030.

Baca Juga :  Enam Siswa SMK Negeri 5 Pandeglang Torehkan Prestasi Pencak Silat

Karena itu ia tetap meminta KSBSI agar dapat memberikan sumbangsih ide dan gagasan dengan 2 tantangan tersebut. Walau KSBSI terkenal kritis menyikapi soal perburuhan dihadapan pemerintah, namun ia yakin KSBSI bisa duduk bersama berdialog agar bisa membangkitkan perekonomian Indonesia.

“Dalam forum kongres ini saya juga mau menyampaikan rasa terima kasih kepada kepada KSBSI. Karena saat pemerintah memberi kepercayaan kepada KSBSI, tuan rumah Labour20 (L20) dalam ajang agenda internasional pertemuan pemimpin Negara G20 pada 2022, KSBSI sukses melaksanakannya,” tandas Airlangga.

Ia juga berterima kasih, karena dimasa Pandemi Covid-19, pemerintah dan KSBSI bisa duduk bersama pandemi untuk mengatasi masalah perekonomian Indonesia yang lesu perekonomian. Dan terjadi jutaan buruh terdampak Pemutusan Hubungan Kerj (PHK). Sekarang ini, telah berhasil melewati masa krisis pandemi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia naik 5,0 %. Termasuk lapangan kerja pun sudah mulai terbuka kembali.

Selain dihadiri Airlangga Hartarto,  Acara Kongres KSBSI ini juga dihadiri tamu dari perwakilan pemerintah, serikat pekerja/serikat buruh dan mitra internasional. Diantaranya, Akiko Gono Presiden International Trade Union Confederation (ITUC), Shoya Yoshida Sekretaris Jenderal ITUC Asia Pacific, Stijn Sintubin dari ACV-CSC, Jeroen Roskams WSM Belgia, Direktur ILO Jakarta Timor Leste Michiko Miyamoto, Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan. (*Chy)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ketika Meritokrasi Dipertanyakan dalam Pengangkatan Komisaris BUMN

Dhio Justice Law

29 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengangkatan komisaris pada perusahaan-perusahaan BUMN kembali menjadi sorotan publik setelah muncul nama-nama yang memiliki kedekatan dengan figur publik maupun pejabat negara. Misalnya, pengangkatan Barry Tamin sebagai Komisaris Independen di PT Sarinah yang diketahui merupakan adik ipar dari Raffi Ahmad, serta sorotan terhadap pengangkatan Mufli Budi Ananda, yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi …

Himbauan MUI Khutbah Jum’at tentang Cegah Narkoba Sarana Efektif Sadarkan Umat Lawan Penyalahgunaan Narkoba

dito

26 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2026 ini , yang jatuh tepat di tanggal 26 Juni , maka Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan instruksi khusus melalui Surat Himbauan Nomor Kep-63/DP-MUI/VI/2026. MUI mengimbau seluruh masjid dan khatib di Indonesia untuk menggelar khutbah Jumat serentak dengan tema “Bahaya Narkoba dan Penyelamatan Generasi Bangsa …

Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

KM Fortune Melimpah Disita, Nasib 1 Nahkoda dan 36 ABK Jadi Sorotan

- Banyuwangi

20 Jun 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – Tim Kuasa Hukum PT Fortun Berkah Samudra menyampaikan keprihatinan atas penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung terhadap KM. FORTUNE MELIMPAH 99 GT 258. Perkara tersebut tidak hanya berdampak terhadap perusahaan sebagai pemilik kapal, tetapi juga berdampak langsung terhadap 1 (satu) orang nahkoda dan 36 (tiga puluh enam) Anak Buah Kapal (ABK) …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

x
x