Home » Headline » Melalui Lumbung Gizi, Lebih Bisa Optimalkan Penanganan Cegah Stunting di Provinsi DKI Jakarta

Melalui Lumbung Gizi, Lebih Bisa Optimalkan Penanganan Cegah Stunting di Provinsi DKI Jakarta

dito 08 Nov 2023 145

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa waktu lalu, Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyatakan sebanyak 9.000 angka stunting di ibu kota telah dituntaskan dari total saat ini sebanyak 22.000. Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terus berupaya untuk mengurangi angka stunting di Jakarta, hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menurunkan angka stunting secara nasional hingga 14 persen pada 2024 Data stunting total se-Jakarta ada 22.000, dan kurang lebih 9.000 sudah selesai,

Saat itu Pj Gubernur juga menyatakan Pemprov DKI ke depan terus berupaya untuk menurunkan angka stunting di ibu kota. Pihaknya pun telah menyiapkan sejumlah strategi salah satunya adalah menjemput bola masyarakat Jakarta yang terkena stunting maupun berpotensi terkena kondisi tersebut.

Langkah penanganan dan pencegahan stunting dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta, itu pun mendapatkan respon dari berbagai kalangan, salah seorang diantaranya adalah H. N Rudyanto Dharmawan Ketua Satkar Ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat, kepada wartawan, ia mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi berbagai langkah untuk menangani dan mencegah Stunting( gizi buruk) yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta, hingga mencapai hasil menurunnya angka penderita stunting, karena itu langkah tersebut tidak hanya di apresiasi melainkan harus juga di dukung agar lebih optimal upaya penanganan stunting di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  Kekerasan Dan Pelecehan Seksual

“Ya, kami sangat mengapresiasi dan mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta untuk menurunkan angka penderita stunting, dan bahkan insyaalah membantu agar lebih optimal.”ucap H N Rudyanto Dharmawan yang akrab di panggil Bang Moo ini.

Menurut Bang Moo, persoalan Stunting (Gizi Buruk) sesungguhnya bukan hanya persoalan yang hanya ditangani oleh Pemprov DKI Jakarta, melainkan juga merupakan persoalan yang harus ditangani maupun dicegah oleh seluruh komponen Masyarakat, melalui prinsip kegotong-royongan, kolaboratif dan sinergis, maka persoalan stunting dapat di tangani secara optimal,

Dalam hal ini, kebersamaan itu bisa diwujudkan dengan membentuk kegiatan bersama dalam suatu Gerakan bersama peduli cegah stunting, misalnya dengan membentuk Lumbung Gizi yakni suatu wadah kebersamaan dari berbagai komponen masyarakat diantaranya dari kalangan perusahaan swasta melalui dana CSRnya untuk memberikan kontribusi makanan atau minuman dengan asupan gizi yang cukup bagi balita atau bagi anak-anak remaja yang mengidap stunting.

“Ya, saat ini informasi yang saya dapat, ada subsidi dari APBD DKI Jakarta, untuk program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang saat ini hanya senilai Rp10 ribu perporsi, dengan harapan dapat dapat menekan angka gizi buruk di Jakarta, nilai segitu ya mana cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi penderita Stunting, karena itulah perlu adanya keikutsertaan dari komponen Masyarakat secara gotong-royong mengoptimalkan pemenuhan gizi tersebut melalui Lumbung Gizi.”tukas Bang Moo.

Baca Juga :  Seekor Anak Gajah Sumatera Lahir di Elephants Flying Squad TN Tesso Nilo

Adapun lumbung gizi tersebut, lanjut Bang Moo, dapat dibentuk di setiap kelurahan, yang secara rutin dapat melakukan pemberian gizi kepada warga penderita stunting yang ada di lingkungan RW, sedangkan keberadaaan pemerintah adalah menfasilitasi terbentuknya Lumbung Gizi ini dan diupayakan secara mandiri, professional, transparan dan akuntabel oleh Masyarakat, ya prinsipnya dari oleh dan untuk masyarakat.

“Insyaallah, jika warga DKI Jakarta terutama yang ada di Kec. Tambora, Kec. Cengkareng dan Kec. Kalideres berkenan memberikan amanah kepada saya,  untuk duduk sebagai Wakil Rakyat Di DPRD DKI Jakarta pada pemilu serentak 14 Februari 2024 mendatang, maka progam Lumbung Gizi ini saya perjuangkan agar bisa lebih mengoptimalkan upaya Pemprov DKI Jakarta beserta seluruh komponen masyarakat untuk memerangi dan sekaligus mencegah stunting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat menyongsong Kota Jakarta Bukan Sebagai Ibukota Negara melainkan sebagai Kota Global International serta menyongsong Indonesia yang Lebih Maju.”pungkas H. N Rudyanto Dharmawan yang juga terpanggil sebagai sebagai caleg DPRD DKI Jakarta no. 10  dari Partai Golkar di dapil Jakarta 9 (Kec.Kalideres, Kec.Cengkareng dan Kec.Tambora)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x