- TNI-POLRISemakin humaris pelayanan SIM di Sumedang utamakan kenyamanan masyarakat.
- HeadlineMomentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman
- daerahPerkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung
- HeadlineRaport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”
- daerahSentuhan Perubahan Irwan Hakim: Membangun Gunung Kemala Melalui Musyawarah dan Transparansi

Wakatobi Darurat Korupsi, MARAK Desak KPK Tangkap Haliana Bupati Wakatobi Biang Kerok Korupsi
NasionalPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi dari Hasil Pemeriksaan Atas Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan terhadap ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang dilaksanakan pada APBD Kabupaten Wakatobi Tahun Anggaran 2022, maka dalam pemeriksaannya, BPK RI perwakilan Sulawesi Tenggara itu telah menemukan adanya kelemahan pengendalian intern maupun ketidakpatuhan terhadap ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang dilaksanakan pada APBD Kabupaten Wakatobi Tahun Anggaran 2022, demikian disampaikan Agus Yohanes Ketua Umum Masyarakat Anti Korupsi (MARAK) kepada wartawan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Jumaat, 2/2/2024.
“Kami mencermati dari LHP BPK RI Perwakilan Sulawesi Tenggara, telah di sampaikan pokok-pokok temuan yang merupakan bagian dari Modus Operandi penyalahgunaan pengelolaan keuangan daerah bersumber dari APBD Kab. Wakatobi TA 2022 di duga di lakukan oleh Haliana Bupati Wakatobi beserta jajarannya.”ungkap Agus Yohanes kepada wartawan usai menyampaikan pengaduan ke bagian Dumas KPK RI.
Menurut Agus Yohanes, adapun pokok temuan yang di ungkap oleh BPK RI Perwakilan Sulawesi Tenggara tersebut, adalah mengenai Realisasi Belanja Barang dan Jasa tidak sesuai ketentuan senilai Rp 3.651.797.666.000 meliputi belanja cetak dqn pemeliharaan senilai Rp 24.360.000, belanja Hadiah lomba senilai Rp 3.100.000, dan perjalanan dinas senilai Rp 3.624.337.66,00, yang mengakibatkan kelebihan pembayaran senilai Rp 2. 396.842.466,00, kemudian tidak hanya itu, juga ditemukan mengenai Kekurangan Volume 29 paket pekerjaan dari realisasi Belanja Modal pada sepuluh SKPD senilai Rp 2.341.361.953,67sehingga mengakibatkan kelebihan pembayaran yang ditemukan senilai Rp 2.323.916.847, 97 dan potensi kelebihan pembayaran senilai Rp 17.445.105,70.
“Dari temuan itu, BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara sudah menyarankan kepada Haliana Bupati Wakatobi agar kelebihan bayar senilai milyaran rupiah tersebut, segera di kembalikan ke Kas Daerah, karena itu uang rakyat, kalau ada kelebihan pembayaran, mestinya di kembalikan, tapi nyatanya sampai sekarang uang milyaran rupiah tersebut, tidak dikembalikan ke Kas Daerah, in ikan bisa diartikan dia nilep uang rakyat.”tukas Agus Yohanes.
Bukan hanya itu, lanjut Agus Yohanes, dari hasil investigasi, pihaknya menemukan fakta dari Hasil LHP BPK RI perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara, bahwa Program unggulan Bupati Wakatobi berupa kegiatan kegiatan pengembangan bawang merah tidak sesuai ketentuan senilai Rp.315.550.250,
Dari jumlah anggaran keseluruhan senilai Rp. 1.285.314.000 diketahui adanya kelebihan pembayaran bibit bawang merah sebesar Rp.268.829.000 dan pembayaran honor insentif fasilitator tidak sesuai dengan ketentuan senilai Rp.46.721.250, kondisi tersebut diperparah oleh adanya temuan Di LHP BPK-P tahun 2023 diduga ada anggaran mengalir ke oknum berinisial SAH yang di serahkan secara tunai senilai Rp.609.657.000 oleh Sekretaris Dinas Pertanian atas Perintah kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wakatobi. Hal teraebut berdasarkan bukti pembayaran kegiatan pengembangan bawang merah dengan SPK nomor 520.02/45.A/PPK.DISTAN/VII/20222
“ Dengan adanya berbagai temuan penyalahgunaan pengelolaan keuangan daerah tersebut, tanpa disadari oleh Bupati Wakatobi dan jajarannya, ternyata telah memicu keresahan saudara-saudara kita masyarakat Kabupaten Wakatobi, yang saat ini merasakan suasana Wakatobi Darurat Korupsi, sebab uang rakyat Kabupaten Wakatobi yang ada di APBD, ternyata justru di tilep dikorupsi oleh Haliana Bupati Wakatobi beserta jajarannya, itulah yang mendorong kami melaporkan persoalan ini Ke Komisi Pemberantasan Korupsi .”Tandas Agus Yohanes.
Agus Yohanes juga mengingatkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, yang saat ini memiliki ketua baru yakni Nawawi Pomolango pengganti Firli Bahuri, sudah saatnya mengembalikan kepercayaan dari masyarakat, dengan bersikap tegas dan cepat merespon menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat,
jangan seperti di kepemimpinan lalu, tidak cepat tanggap dan terkesan tebang pilih, sehingga masyarakat enggan menyampaikan pengaduan ke KPK, dan dampaknya korupsi semakin merajalela, terutama di daerah-daerah, seperti di kabupaten Wakatobi , terjadi Darurat Korupsi, karena mereka merasakan percuma mengadu ke KPK, sebab tak mungkin di tindaklanjuti.
“Karena itu, kedatangan kami ke KPK, kami Mendesak KPK RI agar segera memanggil, memeriksa dan bahkan memenjarakan Haliana Bupati Wakatobi yang di duga sebagai Biang Kerok Wakatobi menjadi Darurat Korupsi, jika pengaduan maupun tuntutan Kami itu tidak segera direspon, maka jangan salahkan rakyat jika Rakyat Menuntut Bubarkan KPK.”pungkas Agus Yohanes.
Taufik Hidayat
21 Okt 2026
Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan Supervisi Semester II TA 2026 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung pada hari Rabu (21/10/2026) pukul 09.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Aula Polres Pesisir Barat. Kegiatan supervisi tersebut diikuti oleh seluruh personel Reskrim dari Polres Pesisir Barat dan Polres Lampung Barat yang dipusatkan di …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta. Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum. …
Taufik Hidayat
19 Okt 2026
Pesisir Barat – Dalam rangka pembinaan generasi muda dan pencegahan kenakalan remaja, Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan menjadi Pembina Upacara di MAN 1 Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, pada hari Senin (19/10/2026) Pukul 07.30 WIB. Kegiatan upacara bendera tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres Pesisir Barat *Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H.* sebagai Pembina Upacara, didampingi …
dito
19 Okt 2026
NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …
dito
17 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional. Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.
16 Okt 2026
NASIONALPOS.Com. SUMENEP – JATIM | Polresta Sumenep menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan permintaan uang sebesar Rp100 juta oleh oknum anggota Polsek Gapura dalam penanganan perkara narkotika. Pengaduan tersebut menjadi perhatian serius dan ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam), Polresta Sumenep telah melakukan klarifikasi terhadap pihak yang mengadukan (Korban) serta …
21 Nov 2024 2.510 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.916 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.665 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.663 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.563 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.517 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.333 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.