- HeadlineNegara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)
- HeadlineLomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus
- Top NewsKomisi IV DPR RI Terima Audensi Siap Perjuangkan Nasib Pembudidaya Benih Lobster
- HeadlineTragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah
- HeadlineNegara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Atonik 6.0 L Menjadi Kebutuhan Primer Tingkatkan Produktivitas, Petani Berharap Produsen Menjaga Stabilitas Stok
NasionalPos.com, Kabupaten Langkat- Sejak Tahun 2005, Atonik 6.0 L telah digunakan petani yang bertempat tinggal di kawasan Dusun 6 Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Dalam pembuktian penggunaan Atonik 6.0 L pada tanaman padi telah berhasil meningkatkan produktifitas padi,
Sehingga hal ini mendorong antusias petani untuk menggunakan Atonik 6.0 L demi meningkatkan produktifitas tanaman mereka. Situasi itu sudah berlangsung selama 18 tahun ini, para petani tidak berhenti untuk menggunakan Atonik 6.0 L, bahkan jumlah petani yang menggunakan Atonik 6.0 L semakin bertambah banyak. Sampai sekarang, sikap antusias petani tersebut tidak luntur, justru semakin meningkat, demikian disampaikan Gombloh (60) seorang petani kepada NasionalPos.com, Selasa, 1 Agustus 2023 di Pasar 5 Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
“Ya, memang awalnya petani di sini tidak yakin bahwa Atonik 6.0 L bisa tingkatkan produktivitas tanaman padi, tapi begitu sudah diuji coba dan hasilnya ternyata sangat bagus, petani disini justru ketagihan untuk terus menggunakan Atonik 6.0 L sebagai suplemen vitamin yang menyehatkan tanaman padi.” ungkap Gombloh.
Menurut Gombloh, saat dirinya mengenal dan menggunakan Atonik 6.0 L itu pertama kali dia peroleh dari pemilik kios pertanian di desanya, yang menginformasikan, sekaligus menawarkan Atonik 6.0 L agar di coba terlebih dahulu bagi tanaman padinya, itu terjadi pada tahun 2005 silam.
Kemudian sesuai saran dari pemilik kios pertanian tersebut, ia mencoba menggunakan Atonik 6.0 L. Pertama-tama dia gunakan untuk merendam benih padi varietas Inpari 32 yang merupakan jenis Inbrida Padi Sawah Irigasi, sebelum dilakukan persemaian. Setelah itu, benih padi yang ditanam di atas lahan seluas 2 hektar, mulai menggunakan Atonik 6.0 L secara bertahap dan secara beraturan, disesuaikan dengan usia dari benih padi yang ditanam.
“Penggunaan Atonik 6.0 L tidak bisa sembarangan supaya hasilnya lebih optimal dan lebih bagus. Saya menggunakan Atonik 6.0 L secara bertahap, dan beraturan, mas.” tutur Gombloh.
Ada 4 tahap, lanjut Gombloh, yaitu Tahap ke 1 penyemprotan Atonik 6.0 L ke tanaman padi yang telah berusia antara 10-15 hari untuk mempercepat pertumbuhan, menambah jumlah anakan benih padi dan sebagai imunitas agar lebih tahan terhadap penyakit; selanjutnya Tahap ke 2 penyemprotan ke tanaman padi yang telah berusia antara 25-30 hari untuk anakan padi agar lebih produktif dan seragam, daun lebih hijau dan lebih tahan terhadap penyakit; kemudian Tahap ke 3 penyemprotan Atonik 6.0 L ke tanaman padi yang telah berusia antara 40-45 hari menjadikan perangsang keluar malai padi lebih seragam, daun lebih hijau dan lebih tahan penyakit;
nah, kemudian Tahap terakhir penyemprotan Atonik 6.0 L ke tanaman padi yang telah berusia antara 60-65 hari untuk membantu pengisian bulir sampai pangkal, membantu meningkatkan bobot bulir padi dan mencegah agar tidak rebah. Adapun setiap tahapan penyemprotan tersebut memerlukan setengah liter Atonik 6.0 L.
“Ya, setelah proses itu dilaksanakan alhamdulillah, kalau iklim tidak bagus saja bisa meningkatkan produktivitas panen padi hingga mencapai sekitar 13-18% yakni sejumlah 6,5 Ton/hektar, sedangkan kalau iklim bagus bisa meningkatkan produktivitas padi hingga mencapai lebih dari 18%, ya berkisar 7,5 Ton/hektar. Itu yang kami rasakan dan kami nikmati sampai sekarang, sedangkan biaya produksi untuk mencapai hasil tersebut cukup murah, hanya butuh tambahan 2 liter Atonik 6.0 L untuk satu hektar lahan pertanian,” tukas Gombloh yang juga anggota kelompok tani di Desanya.
Gombloh juga menjelaskan soal keberadaan ketersediaan Atonik 6.0 L. Dirinya bersama petani di desanya pernah merasakan keberadaan Atonik 6.0 L tersebut menghilang dari pasaran, hingga petani merasakan kebingungan mencari sampai dua bulan. Petani sulit mendapatkannya karena stok barang Atonik 6.0 L kosong, bahkan tidak ada sama sekali di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara, itu tejadi di tahun 2014. Setelah kejadian itu sampai saat ini, keberadaan stok Atonik 6.0 L stabil sehingga petani tidak mengalami kesulitan mendapatkan Atonik 6.0 L.
“Kami berharap perusahaan produsen Atonik 6.0 L tetap menjaga stabilitas stok karena Atonik 6.0 L sudah menjadi kebutuhan primer para petani untuk meningkatkan produktivitas dan tentunya berdampak juga meningkatkan kesejahteraan petani.” pungkas Gombloh.
Dhio Justice Law
29 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …
dito
29 Apr 2026
NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya” Serta …
dito
29 Apr 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …
Dhio Justice Law
28 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …
Dhio Justice Law
26 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI) NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …
Dhio Justice Law
22 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …
21 Nov 2024 1.751 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.430 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.311 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.247 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.239 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.199 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.102 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.