Home » Nasional » daerah » Diduga Warga Pemegang Surat Ijo, Jadi Tumbal Pendapatan Siluman Pemkot Surabaya

Diduga Warga Pemegang Surat Ijo, Jadi Tumbal Pendapatan Siluman Pemkot Surabaya

dito 05 Agu 2023 230

NasionalPos.com, Surabaya-   Dari hasil pengamatan dan penelusuran, hIngga saat ini sudah ditemukan telah mencapai 47.200 persil dan 39 ribu diantaranya telah menjadi  hunian warga, serta telah menjadi korban kebijakan dari Pemkot Surabaya, sedangkan sengkarut permasalahan surat ijo tersebut, dari tahun ke tahun belum juga ada penyelesaian, bahkan terkesan diabaikan begitu saja oleh Pemerintah Kota Surabaya, dan kemudian justru di duga di manipulasi untuk dijadikan asset Pemkot Surabaya,

Sehingga hal tersebut mengakibatkan warga yang dijadikan tumbal oleh Pemkot Surabaya agar bisa memperoleh sumber pendapatan siluman, yang menyalahi prosedur, peraturan maupun kaidah sosial kemanusiaan, serta nilai-nilai Pancasila,  demikian disampaikan  Purwomatomo warga Surabaya salah seorang korban Surat Ijo kepada awak media, Sabtu, 5 Agustus 2023 di Surabaya.

Baca Juga :  Muktamar 2024 di Bali Ajang Pertaruhan Besar Masa Depan Eksistensi PKB

“ Ya, sinyalemen itu nampak, ketika persoalan surat ijo menjadi sesuatu yang misterius, berlarut-larut nggak ada penyelesaiannya, dan terkesan Pemkot Surabaya tetap menunjukkan arogansinya, bahwa Pemkot Surabaya yang benar, padahal jelas Mahkamah Agung melalui putusan incrahnya memutuskan bahwa Pemkot Surabaya harus membatalkan surat ijo itu.”ungkap Purwomatomo.

Bukan hanya itu, sambung Purwomatomo, dari informasi yang diperolehnya menyebutkan bahwa Pendapatan anggaran daerah (PAD) pos anggaran IPT (Surat Ijo) yang lebih dikenal surat ijo tidak pernah ada pos anggaran bahkan IPT kode rekening dan yalidasi masalah pembayaran retribusi surat ijo BPHTB dan masih banyak lagi jenisnya dan berapa total dianggap pemkot surabaya sudah merugikan negara , pendapatan anggaran daerah pos anggaran surat ijo di duga disembunyikan oleh oknum tertentu yang ada di pemerintah Surabaya dan itu sudah mencapai 1.000.000 triliun.

Baca Juga :  Danlanud Halim Dukung Ketahanan Pangan

“Lho ini kan sesuatu yang bukan hanya merugikan warga Surabaya tapi juga merugikan negara, ini sungguh aneh tapi nyata, Pemerintah Kota Surabaya diduga menjadikan warganya sebagai tumbal untuk mendapatkan anggaran siluman, negara aja ngak berani melakukannya, dan hanya melalui PBB saja memungut pajak untuk rakyat, lha ini kok justru  pemkot surabaya berani merampas tanah rumah bahkan tempat ibadah diambil kemudian di pungut resttribusinya, ini bukti bahwa pemkot surabaya dianggap sudah melakukan penindasan warga pemegang surat ijo.”pungkasnya. (*Budianto)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Rizky Brave Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Bandung dan Jawa Barat Bersama Aparat dan Elemen Masyarakat

Suryana Korwil Jabar

26 Mei 2026

Bandung, NasionalPos.com – Aktivis pemantau kinerja pemerintah pusat dan daerah, , menegaskan komitmennya untuk turut menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah bersama aparat penegak hukum serta berbagai elemen masyarakat di Kota Bandung dan Jawa Barat. Pernyataan tersebut disampaikan Rizky Brave pada Jumat (23/5/2026) pukul 15.00 WIB. Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya membangun sinergi, komunikasi, dan …

Ketika Dasco Turun Menjadi Operator Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia NasionalPos.com, Jakarta – Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mungkin dimaksudkan sebagai langkah percepatan. Tetapi dalam perspektif demokrasi, ia menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: mengapa lembaga pengawas kini justru ikut menjadi pelaksana?   Di atas kertas, fungsi DPR sangat jelas: legislasi, …

Pemberian Penghargaan Atlet Pelajar Kota Bandung 2026, Wali Kota Apresiasi Prestasi Generasi Muda

Suryana Korwil Jabar

26 Mei 2026

Bandung, NasionalPos – Pemerintah Kota Bandung memberikan penghargaan sekaligus uang kadeudeuh kepada para atlet pelajar berprestasi dalam acara “Pemberian Penghargaan Atlet Pelajar Kota Bandung Tahun 2026” yang di gelar di Grand Hotel Pasundan, Senin (25/05/2026). Acara tersebut di hadiri langsung oleh Wali Kota Bandung , Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bandung Sigit, Ketua …

Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Dhio Justice Law

25 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya? Meski demonstrasi masih ada. Kritik masih terdengar. Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan. Lalu muncul kesimpulan sederhana: mahasiswa telah melemah. Padahal persoalannya mungkin lebih dalam. Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi …

Di HUT ke 23, FSAB Serukan Perkuat Soliditas Kebangsaan Dalam Hadapi Badai Krisis Global

dito

25 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada setiap tanggal 25 Mei, seluruh pengurus beserta anggota keluarga besar Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) memperingati hari lahirnya FSAB, sebuah organisasi yang memiliki missi menyebarkan “Benih” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu, serta menyuarakan mencegah terjadinya konflik di masa kini dan di masa mendatang. Terkait dengan momentum peringatan Hari …

Ketika Parlemen Kehilangan Suara Rakyat

Dhio Justice Law

24 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)    NasionalPos.Com, Jakarta – Sejatinya, parlemen adalah wakil rakyat. Tetapi realitas politik hari ini, parlemen sudah tidak mewakili rakyat, bahkan lebih dekat dengan kekuasaan? Fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tampak berjalan. Namun daya kritis parlemen semakin melemah. Ketika hampir semua kekuatan politik berada dalam lingkar kekuasaan, …

x
x