Home » Headline » Usut Tuntas Transaksi Janggal Temuan PPATK, Jangan Kotori Pesta Demokrasi Dengan Uang Haram

Usut Tuntas Transaksi Janggal Temuan PPATK, Jangan Kotori Pesta Demokrasi Dengan Uang Haram

dito 20 Des 2023 177

NasionalPos.com, Jakarta-  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya indikasi dana kampanye Pemilu 2024 yang berasal dari sumber illegal, termasuk diduga di antaranya dari hasil kejahatan lingkungan, khususnya illegal mining atau pertambangan ilegal.

Sontak saja, temuan tersebut memicu tanggapan dari Masyarakat, menanggapi situasi tersebut Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi dan Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana akhirnya buka suara mengenai laporan transaksi janggal dalam penggalangan dana Pemilu 2024 yang berjumlah miliaran.

Ivan mengakui bahwa alur laporan hasil analisis (HA) dan hasil pemeriksaan (HP) terkait transaksi janggal Pemilu 2024 tidak dia serahkan ke KPK, pasalnya, setiap laporan hasil analisis dan pemeriksaan yang diserahkan ke KPK, selalu bersifat transaksi yang diduga erat terindikasi tindak pidana korupsi. Maka, ketika transaksi janggal itu masih sebatas bersifat dugaan umum, laporan tak diserahkan ke KPK.

“Kami tidak menyampaikan HA/HP terkait Pemilu kepada KPK ya. Untuk KPK kami sampaikan hanya terkait indikasi tindak pidana korupsi,” tegas Ivan kepada awak media di kantornya, Rabu 20/12/2023

Oleh sebab itu, Ivan menekankan, ketika transaksi janggal terkait Pemilu itu terindikasi kuat memiliki unsur tindak pidana korupsi, maka akan langsung diurus KPK. Transaksi itu ia sempat sebut bernilai triliunan rupiah, melibatkan ribuan nama dari seluruh partai politik selama masa kampanye.

Baca Juga :  Menko Perekonomian Airlangga :Utang Pemerintah Saat Ini Masih Terkendali

“Kami dengan KPK kan memang koordinasi sudah sangat dekat dan menjadi protokol standard dalam penegakkan hukum TPPU,” tandasnya.

Sementara itu, merespon pernyataan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana tersebut, dihubungi terpisah Aktivis Pendiri dan deklarator Projo Guntur Siregar kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi keberanian PPATK untuk mengungkap adanya temuan indikasi dana kampanye berjumlah hingga Trilyunan rupiah untuk kampanye Pemilu 2024 yang berasal dari sumber illegal, yang tentunya hal tersebut tidak boleh hanya menjadi wacana publik saja hingga memicu terjadinya kegaduhan politik maupun kecemasan di Masyarakat, namun harus segera di ungkap secara tuntas.

“Ya, PPATK, jangan hanya menciptakan wacana saja dari hasil audit tersebut, akan tetapi, kalau memang ada kejanggalan transaksi , segera di buka saja ke publik, siapa yang melakukan transaksi haram tersebut, apakah itu perseorangan atau Lembaga atau Perusahaan, agar publik tidak penasaran.”ucap Guntur Siregar yang juga mantan Sekjen Projo kepada wartawan.

Baca Juga :  Di debat Capres kedua, Ganjar Tampil Keren, Elegan, Obyektif dan Visioner

Menurut Guntur, kalau itu sebuah temuan yang berindikasi adanya tindak kejahatan pencucian uang atau tindak kejahatan yang merugikan negara, serta di duga bakal digunakan untuk menciderai demokrasi melalui politik uang atau suap politik, sudah seharusnya PPATK tidak ragu-ragu membukanya ke ruang publik, hal ini perlu dilakukan sebagai langkah mencegah terjadinya praktek kejahatan tersebut, jangan kemudian di lempar lagi ke KPK, kemudian di lempar lagi ke KPU atau Bawaslu, nanti setelah tidak ada tanggapan dari publik, jangan-jangan temuan itu menghilang begitu saja.

“Saya sangat berharap temuan transaksi haram itu hilang begitu saja dikarenakan adanya deal-deal politik, sehingga yang dirugikan adalah kedaulatan rakyat dalam pemilu , yang dirusak oleh uang haram hasil kejahatan justru merugikan rakyat, intinya masalah ini harus segera Diusut tuntas, kemudian penjarakan pelakunya, jangan Kotori dan jangan rusak Pesta Demokrasi dengan Uang Haram.”pungkas Guntur Siregar yang juga salah seorang mantan pentolan aktivis Angkatan 1998 ini.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

RUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan

dito

01 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik.   Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …

Hasil Musyawarah AHWA Pilih KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin) sebagai Ketum PBNU masa khidmat 2026-2031, Muktamar NU Di Tutup Presiden Prabowo Subianto

dito

31 Agu 2026

NasionalPos.com, Jombang- Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan lima calon kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).   Kelima kandidat akan diajukan ke Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar untuk mendapatkan izin tertulis dan selanjutnya diputuskan ke Ahlul Halli Wal Aqdi, Senin (31/8/2026).   Kelima nama tersebut sesuai dengan …

Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito

29 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,   Sedangkan manfaat utama Muktamar …

x
x