Home » Headline » Dikuti lebih 200 Peserta, Indonesia Gymnaestrada Pertama Sukses Di gelar

Dikuti lebih 200 Peserta, Indonesia Gymnaestrada Pertama Sukses Di gelar

dito 15 Jun 2024 236

NasionalPos.com, Jakarta- Indonesia Gymnaestrada edisi pertama atau 1st Indonesia Gymnaestrada sukses terselenggara dengan diikuti lebih dari 200 peserta dari 16 tim di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Sabtu, 15/6/2024.

Festival yang diadakan Persatuan Senam Indonesia (Gymnastics Indonesia) ini diadakan sebagai langkah mempromosikan gymnastics-for-all (GFA) atau gymnastics untuk semua kalangan.

Ketua Umum Gymnastics Indonesia Ita Yuliati yang ditemui ANTARA setelah acara mengatakan rasa senangnya melihat antusias para peserta di Gymnaestrada pertama. Meskipun waktu persiapan terbilang singkat karena hanya satu bulan, kata dia, para peserta yang sangat beragam yakni mulai 6 tahun hingga 75 tahun sangat bersemangat.

“Ini yang pertama di Indonesia dan mungkin di Asia Tenggara. Meskipun ini waktunya sangat mepet hanya menginformasikan satu bulan sebelumnya, tapi alhamdulillah pesertanya 16 grup 200 orang membludak,” kata Ita.

“Ini menandakan antusiasme masyarakat terhadap gymnastic itu semakin tinggi. Saya juga bersyukur pesertanya tidak dari Jakarta saja tapi dari berbagai provinsi di daerah,” tambahnya.

“GFA merupakan salah satu disiplin gymnastics yang sesuai dengan DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) yakni mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Dengan event ini kami harap gymnastics dapat lebih tersosialisasikan di kalangan masyarakat. Terlebih, gymnastics sebagai mother of sports dapat membatu fleksibilitas dan balance kita,” lanjutnya.

Sebagai informasi, GFA merupakan salah satu disiplin di bawah Federasi Gymnastics Internasional (FIG). FIG juga telah menggelar World Gymnaestrada sejak 1953 yang rutin diadakan setiap empat tahun sekali.

Baca Juga :  Walikota dan Ketua DPRD Kota Bandung Hadiri Forum Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan di Kewilayahan

Gymnaestrada sendiri artinya gymnastics (senam), estrada (stage/panggung), dan strada (street/jalan) merupakan festival non-kompetisi yang menggabungkan unsur tarian dan budaya yang menampilkan gerakan senam secara umum.

“Jadi kami Persani sudah membuat rencana karena sudah ada annual event yang merupakan jadwal tetap yaitu Indonesia Open yang akan kita lakukan pada 5 Juli mendatang. Kemudian ini (Indonesia Gymnaestrada) akan menjadi annual event Persani juga. Jadi akan ada annual event Persani yang secara teratur diadakan setiap tahun,” jelasnya.

Indonesia Gymnaestrada 2024 turut dihadiri Ketua GFA Asian Gymnastics Union Prof Tatsuo Araki dan dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo. Event ini didukung Alita Praya Mitra, Bank Mandiri, Nutech Integrasi, Milo, Ron88, Global Vista, dan RS MMC dan menampilkan spesial performa dari Komunitas Teman Inklusi 165.

“Mister Araki (Ketua GFA Asian Gymnastics Union) kemarin juga meminta kami juga menjadi tuan rumah Asia Gymstrada tahun 2026. Saya sangat antusias dan optimis kami bisa menyelenggarakannya. Ini bukan hanya negara Asia saja tapi juga internasional seperti negara Eropa, Brasil yang bisa datang kesini,” imbuhnya.

Dito berharap penyelenggaraan Gymnaestrada dapat menjadi sarana promosi menjadikan gymnastics di semua kalangan. Terlebih, Indonesia akan menjadi tuan rumah 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships 2025 pada 19-25 Oktober mendatang.

“Kita punya sejarah di Olimpiade Paris 2024 karena ada Rifda Irfanalutfi menjadi Atlet gymnastics pertama Indonesia yang lolos kualifikasi. Semoga Gymnaestrada dapat melahirkan atlet gymnastics yang bisa menggantikan Rifda di Olimpiade selanjutnya dan ke depan. GFA ini harus merata, sehingga pemerintah bersama Persani dapat melakukan talent scouting,” kata Dito.
Bagi Araki, ia gembira dengan penyelenggaraan Indonesia Gymnaestrada 2024 karena meskipun merupakan event yang pertama, tetapi pergelaran ini telah menunjukkan standar tinggi. Ia mengatakan “Saya pikir ini festival yang sangat bagus”.

Baca Juga :  Gelar Operasi Patuh Jaya 2022, Kapolda Bakal Evaluasi Penggunaan Rotator dan Pelat Nomor Khusus

“Saya pikir ini sangat luar biasa karena tahun lalu kita berbicara tentang memulai program ini. Hari ini saya sedikit gugup tetapi luar biasa karena grup ini juga berkualitas sangat tinggi dan semua orang memiliki perasaan yang baik, motivasi yang baik,” kata Araki.

“Dan menurut saya senam semua konsepnya membahagiakan, menyenangkan, kebugaran, dan banyak hal. Semua orang menikmati dan semua orang sangat senang, mereka benar-benar memahami konsep senam,” lanjutnya.

Hasil 1st Indonesia Gymnaestrada 2024 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Sabtu:

Best Performance:
Garuda Persani Jakarta

Favorit:
Namarina Youth Dance Sinergy Jakarta

Originalitas:
1. Flames Jakarta
2. Wild Mild Jakarta
3. Namarina Fit&Fresh Jakarta

Kostum:
1. Seven Grace Universitas Yogjakarta
2. Sanggar Melati Bandung
3. Dewi Nusantara Persani Jawa Tengah

Sinkron:
1 Namarina Groove & Fit Jakarta
2 Rajawali Persani Jakarta
3 Namarina Persahabatan Jakarta

Entertainment:
1. 3G Bandung
2. Merpati Persani Jakarta
3. Persani Kota Tangerang.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x