- HeadlineReshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi
- HeadlinePRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR
- Top NewsUPERTIS Resmi Buka Dies Natalis ke-6, Usung Tema “Green Campus, Green Integrity”
- EkonomiKontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional
- daerahJDIH Kabupaten Pesisir Selatan Hadirkan Inovasi Layanan Hukum Digital untuk Wujudkan Pemerintahan Transparan

Terungkap, Temuan Baru Di Sidang Gugatan Togap Marpaung Ketiga Kalinya di Komisi Informasi Pusat
NasionalPos.com, Jakarta- Perjuangan Togap Marpaung seorang ASN yang bekerja di BAPETEN dalam mencari keadilan cukup panjang, dikarenakan dirinya mengalami kasus yang terjadi di tahun 2009 silam, sehingga berakibat ia mengalami penurunan pangkat, golongan, dan bahkan dipaksa untuk pensiun.
Namun nampaknya, Togap tak kenal lelah memperjuangkan keadilan, kebenaran serta melawan kejahatan birokrasi paling sadis yakni dia tidak lulus uji kompetensi keempat kali dalam empat tahun karena ketua tim uji kompetensi bersama dengan pejabat terkait di Bapeten diduga melakukan 2 (dua) tindak pidana: (1) pemalsuan nilai uji kompetensi; dan (2) rekaman video uji kompetensi dikurangi/dipotong secara sengaja, sehingga kemudian perkara ini berlanjut ke pihak kepolisian Polda Metro Jaya, serta selanjutnya pada sidang sengketa informasi ke 3 di Komisi Informasi Publik.
“Secara tersurat bahwa saat itu penyelidik sudah mengakui terjadi pemotongan rekaman video uji kompetensi yang diperoleh secara legal, itu juga di sampaikan pada Majelis Komisi Informasi Publik (KIP) yang memutuskan agar masing masing pihak melaksanakan sesuai putusan mediasi pada tanggal 30 Juli 2020. “ Ungkap Togap Marpaung kepada nasionalpos.com, Kamis, 19/9/2024 di Jakarta.
Atas putusan sidang KIP itu, lanjut Togap, ternyata perjuangan belum selesai, bahkan berlanjut lebih terfokus untuk membongkar dugaan kejahatan adanya pemotongan rekaman video uji komptensi yang di duga dilakukan oleh pihak Bapeten, untuk membongkar itu, pihak nya tanggal 18 Agustus 2022 bersurat ke pihak Bapeten berdasarkan SP2HP ke 9 Polda Metro Jaya, 15 Agustus 2022 untuk meminta video asli tanpa penggalan uji kompetensi tanggal 19 Maret 2018, yang kemudian permohonan itu di kabulkan oleh pihak Bapeten dengan memberikan tautan https://s.id/Ukom2018. Dari hasil penelusuran dirinya bersama team terhadap informasi yang di berikan oleh pihak Bapeten, ditemukan adanya kejanggalan, yakni video asli tanpa penggalan yang disebut Bapeten ternyata dipenggal 7 dan tautan diubah dari SD-Card menjadi tautan tanggal 27 Februari 2018. Togap menemukan dugaan kebohongan dari Bapeten karena ujian dengan kamera statis tanpa kameramen, tanggal 19 Maret 2018.
Adapun kejanggalan berikutnya, SD-Card yg digunakan video diberikan kepada penyelidik hingga kini masih di Polda Metro Jaya. Aneh, karena Video dan SD-Card merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang wajib disimpan oleh Bapeten, tidak boleh ditangan polisi lagi karena penyelidikan sdh dihentikan dan tidak boleh hilang kecuali karena bencana kebakaran, misalnya. Namun, menurut Penasehat hukum Bapeten sebagai Termohon mengaku benar bhw SD-Card hingga kini ditangan penyelidik Polda Metro Jaya.
“Saat sidang kemaren Selasa, 17/9/2024 di Komisi Informasi Pusat, saya sampaikan temuan tersebut ke majelis, Majelis sempat terperangah mendengar apa yang saya sampaikan tersebut, karena Majelis selama ini tidak pernah mengetahui temuan bukti dan fakta tersebut, saat itu juga Majelis meminta saya untuk memberikan dokumen tersebut” tukas Togap.
Oleh karena itu, sambung Togap, terkait dengan permintaan Majelis, maka dirinya pada hari kamis ini, tanggal 19/9/2024 menyampaikan berkas dokumen ke ketua Komisi Informasi Pusat, agar segera di sampaikan kepada Majelis, tentunya dengan harapan agar bisa menjadi materi pertimbangan ke Majelis dalam membuat keputusan yang seadil-adilnya dan sebenar-benarnya sesuai bukti, data, fakta serta kesaksian ahli IT dalam persidangan mendatang.
“ Kalau di persidangan nanti Majelis dapat memberikan putusan yang salah satu sumbernya dari hasil temuan adanya 7 penggalan video rekaman uji kompetensi yang saya ikuti, maka disinyalir pihak Bapeten bisa terkena Pasal 32 ayat 1 Jo Pasal 48 ayat 1 UU No 11 Tahu 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo UU RI No 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang mengatur soal sanksi hukum pemotongan video rekaman. Dengan demikian, jika itu terjadi, maka”nama baik saya dapat dipulihkan dan gaji tahun 2018 sd 2023 dapat dirapel” ucap Togap.
Sementara itu, ketika nasionalpos.com, menghubungi Devi dari pihak Bapeten, ia mengatakan terhadap permohonan informasi dari Saudara Togap telah kami lakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun tentu saja apabila ada ketidakpuasan atas pelayanan informasi, hal itu merupakan hak setiap warga negara untuk menggunakan saluran resmi keberatan melalui KIP.
“ Kami sedang dalam proses di KIP dan tentu saja akan melakukan segala arahan sesuai keputusan yang ada.” Tandasnya.
Dhio Justice Law
07 Agu 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …
dito
06 Agu 2026
NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …
Primadoni,SH
04 Agu 2026
Pessel, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah terus memperkuat pelayanan informasi hukum kepada masyarakat dengan menghadirkan inovasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Layanan berbasis digital ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat, akurat, dan terpercaya terhadap berbagai dokumen hukum resmi tanpa dipungut …
dito
02 Agu 2026
NasionalPos.com, Makassar- Terkait sengketa tanah di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang sedang diperebutkan antara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI dan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan tersebut. Kepada wartawan yang menghubungi, Minggu, 2 Agustus 2026 di Makassar, Andi Darwin R. Ranreng SH, MH, selaku Kuasa Hukum dari Hj. Magdalena Demunic / …
Primadoni,SH
30 Jul 2026
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang menjatuhkan putusan dalam perkara Nomor 17/G/2026/PTUN.PDG yang berkaitan dengan sengketa Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Kapuh Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Putusan tersebut ditayangkan dilaman Informasi PTUN Padang, pada Kamis (30/7/2026). Berdasarkan informasi putusan yang dipublikasikan PTUN Padang, …
dito
29 Jul 2026
Nasionalpos.com, Ruteng- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …
21 Nov 2024 2.175 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.676 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.492 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.448 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.390 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.347 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.234 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.