Home » Nasional » daerah » Budaya Betawi Tak Boleh Tergerus Zaman

Budaya Betawi Tak Boleh Tergerus Zaman

dito 21 Okt 2024 97

NasionalPos.com, Jakarta-  Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Dina Masyusin meminta Pemprov mempertahankan Budaya Betawi. Hal itu seiring dengan Jakarta menuju kota global. Ia mengatakan, pelestarian Budaya Betawi sebagai upaya agar nilai-nilai budaya tak tergerus zaman.

“Mengingat Budaya Betawi harus dijaga nilai-nilai dan dilestarikan,” ujar Dina kepada wartawan, Senin, 21/10/2024 di gedung DPRD DKI Jakarta.

Ia juga mengusulkan kepada Dinas Kebudayaan DKI untuk menyediakan ruang-ruang berkonsep Betawi yang bisa dinikmati warga secara gratis.

Dengan demikian, ruang tersebut bisa menjadi wadah penyaluran kreativitas. Seperti di Setu Babakan.

“Meminta agar ada fasilitas budaya gratis, agar Budaya Betawi tejaga existensinya,” ungkap Dina.

Baca Juga :  Uskup Agustinus: Tahun 2023 Dubes Akan Berkati Gedung Keuskupan dan Kapel Kampus USA Ngabang

Selain itu, sambung dia, Dinas Kebudayaan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI untuk melestarikan Budaya Betawi.

Di antaranya, menggencarkan pagelaran bazar yang melibatkan pelaku UMKM. Di situlah, menampilkan produk-produk kuliner dan Budaya Betawi.

Sehingga berbagai jenis kuliner ala Betawi bisa diperkenalkan kepada masyarakat luas. Seperti kerak telor, bir pletok, asinan Betawi, dodol Betawi, dan gado-gado.

Kegiatan bazar juga akan memberikan ruang penampilan Kesenian Betawi. Seperti tarian, musik, dan teater khas Betawi seperti palang pintu, pencak silat, bodoran, gambang kromong, dan tarian tradisional lainnya.

“Memperkuat UMKM local, yaitu Budaya Betawi agar memperkuat ekonomi lokal di Jakarta,” kata Dina.

Baca Juga :  DPRD DKI Jakarta Support Peluang Wirausaha bagi Disabilitas

Selain itu, menurut Dina, Dinas Kebudayaan dengan menggandeng Dinas Pendidikan untuk menambah kegiatan ekstrakulikuler Budaya Betawi di sekolah.

Ekstrakulikuler bisa meliputi kesenian, olahraga, dan keterampilan lainnya. Seperti pencak silat, tari cokek, dan tari lenggang none.

Dengan cara itu, para siswa sekolah bisa mengenal dan merawat kekayaan budaya asli Jakarta. Termasuk membuka kesempatan siswa terlibat lang­sung dalam pengembangan kreativitas.

Ke depan, anak-anak penerus bangsa memiliki identitas lokal dan pembentukan karakter.

“Supaya generasi penerus tahu bahwa ada Budaya Betawi di Jakarta khususnya dengan cara menambahkan ekstrakulikuler Budaya Betawi,” pungkas Dina

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

x
x