Home » Headline » Ojol Bersatulah Tolak Melibatkan Ojol ke Dalam Konflik Agenda politik Terselubung Pihak Tertentu

Ojol Bersatulah Tolak Melibatkan Ojol ke Dalam Konflik Agenda politik Terselubung Pihak Tertentu

dito 01 Sep 2025 585

NasionalPos.com, Jakarta-

Pasca wafatnya Affan Kurniawan seorang ojol akibat di lindas mobil Barakuda Brimob Polda metro jaya pada aksi unjuk rasa Kamis, 28 Agustus 2025 lalu, justru memicu terjadinya aksi solidaritas dari kalangan ojek online untuk menuntut tuntas kejadian tersebut dan agar pihak kepolisian terutama dari kesatuan Brimob bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

 

Menyikapi kondisi tersebut, Oky Ketua Umum Persahabatan Ojek Online Indonesia (POOI) kepada wartawan, ia mengatakan, dirinya sangat prihatin dan turut berdukacita atas wafatnya Afan Kurniawan, namun demikian dirinya juga prihatin atas terjadinya amuk massa, yang bertindak sangat anarkis yang memanfaatkan kejadian tersebut .

 

” Kami sangat prihatin dan kami sangat mendukung agar kasus yang menimpa kawan kami Afan Kurniawan harus di usut tuntas, tapi kami menolak tindakan anarkis dengan berbagai bentuk maupun dengan berbagai alasan.” Ungkap Oky kepada wartawan, Senin, 1 September 2025 di Jakarta.

Baca Juga :  KPK Di Desak Audit Investigasi Proyek Pengadaan Tower BTS & Periksa Segera Menkominfo Jhonny G Plate

 

Menurutnya, bukan karakter ojol untuk bertindak anarkis seperti itu, meskipun ojol mencari nafkah di jalanan, tapi tetap memegang teguh prinsip etika, prinsip kemanusiaan dan prinsip taat pada hukum, saat menyampaikan aspirasi pun ojol tidak pernah melakukan pengrusakan apapun.

 

” Tidak ada seorangpun ojol yang punya perilaku anarkis, sudah kami buktikan ketika berkali-kali menggelar aksi unjuk rasa, ojol tidak pernah melakukan aksi anarkis” tukas Oky.

 

Oleh karena itu, lanjut Oky, justru kalau ada tindakan anarkis oleh pihak yang berbaju ojol, dirinya mencurigai ada nya pihak yang ingin menyeret kalangan ojol ke dalam konflik di ciptakan oleh pihak yang punya agenda terselubung, hal ini lah yang harus di waspadai oleh rekan rekan ojol.

 

” Kami sangat menolak terhadap adanya pihak-pihak yang ingin menyeret kalangan ojol ke dalam konflik yang mereka ciptakan, dan kami juga menolak untuk di jadikan tumbal obyek penderita oleh mereka yang punya agenda politik terselubung.” Tandas Oky.

Baca Juga :  Said Iqbal Tidak Tahu Menahu Soal Dewan Kesejahteraan Buruh

 

Lebih lanjut Oky mengatakan bahwa dirinya sangat berharap rekan rekan ojol agar tidak melibatkan diri pada aksi aksi anarkis maupun konflik yang di ciptakan oleh pihak pihak yang memiliki agenda politik terselubung, sebaiknya kembali ke khitah perjuangan ojol yakni masalah payung hukum yang sampai sekarang belum terealisasi, dan usut tuntas masalah kematian Affan Kurniawan rekan ojol.

 

“Mari kita kembali ke khitah Perjuangan ojol, Tolak politisasi ojol, Tolak melibatkan maupun memanfaatkan ojol oleh mereka yang punya agenda politik terselubung, Mari Jaga Indonesia, Kami juga berharap Indonesia jaga Ojol dengan segera keluarkan Payung hukum bagi Ojol, ojol bersatu tak bisa di kalahkan ” pungkas Oky.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito

25 Agu 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.     Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Menkumham Di desak Andi Darwin R Rangreng SH MH, Segera Tutup Celah Hukum Pembentukan Organisasi Advokat Lewat Jalur ORMAS

dito

22 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan semakin menjamurnya organisasi advokat baru yang terbentuk di duga adanya celah hukum selama ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk membentuk organisasi advokat melalui jalur pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) berbasis perkumpulan. Maka kepada wartawan, Sabtu, 22/8/2026 di Jakarta, Praktisi hukum Andi Darwin R Rangreng SH MH, ia mengatakan bahwa dirinya …

x
x