Home » Nasional » daerah » Wali Kota Bandung Dorong Sinergi Visioner LKP Hadapi Era Digital 5.0

Wali Kota Bandung Dorong Sinergi Visioner LKP Hadapi Era Digital 5.0

Suryana Korwil Jabar 22 Apr 2026 146

Kota Bandung, NasionalPos.com – Wali Kota Bandung, H. Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan di era digital. Hal tersebut di sampaikan dalam sambutannya pada acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun RA Kartini, Rabu (22/4/2026), di Graha Merah Putih Telkom Indonesia, Jalan Japati No. 1, Kota Bandung.

Mengusung tema “Sinergi Visioner Membangun Ekosistem LKP Kota Bandung yang Adaptif di Era Digital 5.0”, Farhan menyoroti urgensi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dalam pidatonya, Farhan mengungkapkan bahwa Kota Bandung saat ini menghadapi tantangan serius terkait tingginya tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 7,44 persen, lebih tinggi di bandingkan rata-rata Jawa Barat yang berada di bawah 6 persen. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa di jadikan pembenaran.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi memang menarik banyak pencari kerja datang ke Bandung, tetapi itu bukan alasan untuk membiarkan angka pengangguran tetap tinggi. Kita harus bekerja keras menurunkannya hingga di bawah 6 persen,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, salah satu akar permasalahan adalah ketidaksesuaian (mismatch) antara pendidikan formal dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam konteks tersebut, LKP di nilai memiliki posisi krusial sebagai jembatan penghubung antara dunia pendidikan dan industri.

“Pemerintah tidak bisa serta-merta mengubah sistem pendidikan formal. Di sinilah LKP menjadi sangat penting untuk memberikan keterampilan tambahan yang relevan dan aplikatif,” katanya.

Baca Juga :  Perkuat Kapasitas Pengawas, Dinas Koperasi Kota Bandung Dorong Terwujudnya Tata Kelola KKMP yang Profesional dan Akuntabel

Ia juga menekankan perlunya komitmen kuat dari pemerintah dalam memastikan akses pelatihan yang merata bagi masyarakat usia produktif. Selain itu, anggota DPRD turut di dorong untuk menggagas program-program reses yang mampu menyalurkan masyarakat ke pelatihan keterampilan.

Farhan mengapresiasi peran masyarakat dan pengelola LKP yang mampu bertahan hingga puluhan tahun melalui kreativitas dan kemandirian, tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah. “Kreativitas dan independensi adalah kunci. Jangan hanya bergantung pada APBD atau APBN. LKP harus mampu berinovasi agar tetap relevan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan potensi besar Kota Bandung dari sisi demografi. Berdasarkan data tingkat RW, terdapat sekitar 90.000 hingga 100.000 pendatang yang tinggal di kos-kosan di seluruh kota, sebagian besar merupakan pelajar dan pencari kerja.

Potensi tersebut, menurutnya, harus di respons dengan terobosan yang adaptif, termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pelatihan. “Pengembangan LKP tidak cukup hanya dengan menambah gedung. Harus ada perluasan akses melalui platform digital agar lebih banyak masyarakat bisa terjangkau,” ujarnya.

Farhan juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan LKP serta perubahan pola pikir masyarakat terkait pendidikan. Ia menilai, ijazah formal saja tidak lagi cukup untuk bersaing di dunia kerja saat ini. “Sekarang lulusan SMA saja tidak cukup. Harus ada keterampilan tambahan yang spesifik dan sesuai kebutuhan industri,” katanya.

Baca Juga :  Launching Layanan 12 Psikolog Klinis di UPTD Puskesmas Kota Bandung, Farhan: Kesehatan Mental Tak Bisa Lagi Diabaikan

Selain itu, Pemerintah Kota Bandung akan memperbanyak pelaksanaan job fair hingga ke tingkat wilayah mikro. Kegiatan tersebut tidak hanya akan digelar secara periodik, tetapi di upayakan lebih rutin untuk membuka akses informasi kerja yang lebih luas.

“Kalau perlu setiap minggu kita adakan job fair. Jangan hanya event besar tiap tiga bulan. Masyarakat harus melihat bahwa peluang kerja itu selalu ada,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat Kota Bandung masih rendah di dua sektor utama, yakni penyediaan lapangan kerja dan pengendalian harga kebutuhan pokok.

Sebagai solusi, ia mendorong kerja sama yang lebih konkret antara pemerintah dan LKP, tidak sekadar formalitas, tetapi menghasilkan dampak nyata bagi peserta pelatihan maupun lembaga penyelenggara.

Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya di berikan kepada peserta didik, tetapi juga kepada lembaga pendidikan formal dan nonformal sebagai bagian dari ekosistem pembangunan SDM.

“Pendidikan tanpa kelembagaan tidak akan kuat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan menjadi keniscayaan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Farhan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat, provinsi, dan kota yang telah menunjukkan komitmen dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan.

Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat, akan lahir berbagai inovasi yang mampu mendorong kemajuan Kota Bandung serta menciptakan sumber daya manusia yang tangguh, kreatif, dan siap menghadapi masa depan.***

Suryana.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkuat Sinergitas, Kapolsek Iptu Doni Dermawan Kunjungi Uspika dan Tokoh Masyarakat demi Jaga Kondusivitas

Taufik Hidayat

14 Okt 2026

Pesisir Barat – Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, *Kapolsek Pesisir Selatan Polres Pesisir Barat Iptu Doni Dermawan Djunaidi, S.Psi., M.M.* melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Camat Pesisir Selatan, dan diakhiri dengan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Unbrah Jadi Tuan Rumah Rakernas APTFI 2026, Diikuti 880 Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi Farmasi

Zulwandi

10 Okt 2026

Padang, Nasionalpos. Com — Universitas Baiturrahmah (Unbrah) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis hingga Sabtu (8–10 Oktober 2026) di ZHM Grendzuri Hotel Padang, Sumatera Barat (Sumbar) diikuti sekitar 880 peserta dari berbagai perguruan tinggi farmasi di Indonesia. …

DPRD Pesisir Selatan Soroti Penegakan Aturan Kawasan Tanpa Rokok, Pansus Minta Regulasi Tak Sekadar di Atas Kertas

Primadoni,SH

08 Okt 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan menyoroti pentingnya penguatan regulasi dan penegakan aturan dalam pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Regulasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi produk hukum, tetapi benar-benar mampu melindungi kesehatan masyarakat. Pembahasan Ranperda KTR itu dilakukan bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

x
x