Home » Nasional » daerah » Wali Kota Bandung Dorong Sinergi Visioner LKP Hadapi Era Digital 5.0

Wali Kota Bandung Dorong Sinergi Visioner LKP Hadapi Era Digital 5.0

Suryana Korwil Jabar 22 Apr 2026 78

Kota Bandung, NasionalPos.com – Wali Kota Bandung, H. Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan di era digital. Hal tersebut di sampaikan dalam sambutannya pada acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun RA Kartini, Rabu (22/4/2026), di Graha Merah Putih Telkom Indonesia, Jalan Japati No. 1, Kota Bandung.

Mengusung tema “Sinergi Visioner Membangun Ekosistem LKP Kota Bandung yang Adaptif di Era Digital 5.0”, Farhan menyoroti urgensi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dalam pidatonya, Farhan mengungkapkan bahwa Kota Bandung saat ini menghadapi tantangan serius terkait tingginya tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 7,44 persen, lebih tinggi di bandingkan rata-rata Jawa Barat yang berada di bawah 6 persen. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa di jadikan pembenaran.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi memang menarik banyak pencari kerja datang ke Bandung, tetapi itu bukan alasan untuk membiarkan angka pengangguran tetap tinggi. Kita harus bekerja keras menurunkannya hingga di bawah 6 persen,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, salah satu akar permasalahan adalah ketidaksesuaian (mismatch) antara pendidikan formal dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam konteks tersebut, LKP di nilai memiliki posisi krusial sebagai jembatan penghubung antara dunia pendidikan dan industri.

“Pemerintah tidak bisa serta-merta mengubah sistem pendidikan formal. Di sinilah LKP menjadi sangat penting untuk memberikan keterampilan tambahan yang relevan dan aplikatif,” katanya.

Baca Juga :  Kang Edwin Senjaya Soroti Tantangan Sosial dalam Geopolitik Indonesia

Ia juga menekankan perlunya komitmen kuat dari pemerintah dalam memastikan akses pelatihan yang merata bagi masyarakat usia produktif. Selain itu, anggota DPRD turut di dorong untuk menggagas program-program reses yang mampu menyalurkan masyarakat ke pelatihan keterampilan.

Farhan mengapresiasi peran masyarakat dan pengelola LKP yang mampu bertahan hingga puluhan tahun melalui kreativitas dan kemandirian, tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah. “Kreativitas dan independensi adalah kunci. Jangan hanya bergantung pada APBD atau APBN. LKP harus mampu berinovasi agar tetap relevan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan potensi besar Kota Bandung dari sisi demografi. Berdasarkan data tingkat RW, terdapat sekitar 90.000 hingga 100.000 pendatang yang tinggal di kos-kosan di seluruh kota, sebagian besar merupakan pelajar dan pencari kerja.

Potensi tersebut, menurutnya, harus di respons dengan terobosan yang adaptif, termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pelatihan. “Pengembangan LKP tidak cukup hanya dengan menambah gedung. Harus ada perluasan akses melalui platform digital agar lebih banyak masyarakat bisa terjangkau,” ujarnya.

Farhan juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan LKP serta perubahan pola pikir masyarakat terkait pendidikan. Ia menilai, ijazah formal saja tidak lagi cukup untuk bersaing di dunia kerja saat ini. “Sekarang lulusan SMA saja tidak cukup. Harus ada keterampilan tambahan yang spesifik dan sesuai kebutuhan industri,” katanya.

Baca Juga :  Launching Street Cikuray Food, Destinasi Baru Wisata Kuliner Kota Bandung

Selain itu, Pemerintah Kota Bandung akan memperbanyak pelaksanaan job fair hingga ke tingkat wilayah mikro. Kegiatan tersebut tidak hanya akan digelar secara periodik, tetapi di upayakan lebih rutin untuk membuka akses informasi kerja yang lebih luas.

“Kalau perlu setiap minggu kita adakan job fair. Jangan hanya event besar tiap tiga bulan. Masyarakat harus melihat bahwa peluang kerja itu selalu ada,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat Kota Bandung masih rendah di dua sektor utama, yakni penyediaan lapangan kerja dan pengendalian harga kebutuhan pokok.

Sebagai solusi, ia mendorong kerja sama yang lebih konkret antara pemerintah dan LKP, tidak sekadar formalitas, tetapi menghasilkan dampak nyata bagi peserta pelatihan maupun lembaga penyelenggara.

Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya di berikan kepada peserta didik, tetapi juga kepada lembaga pendidikan formal dan nonformal sebagai bagian dari ekosistem pembangunan SDM.

“Pendidikan tanpa kelembagaan tidak akan kuat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan menjadi keniscayaan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Farhan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat, provinsi, dan kota yang telah menunjukkan komitmen dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan.

Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat, akan lahir berbagai inovasi yang mampu mendorong kemajuan Kota Bandung serta menciptakan sumber daya manusia yang tangguh, kreatif, dan siap menghadapi masa depan.***

Suryana.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Hadiri Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, TBC, dan Malaria dalam Keluarga

Suryana Korwil Jabar

23 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria dalam Keluarga yang berlangsung di Aula Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, sebagai narasumber utama. …

Perkuat Kapasitas Pengawas, Dinas Koperasi Kota Bandung Dorong Terwujudnya Tata Kelola KKMP yang Profesional dan Akuntabel

Suryana Korwil Jabar

22 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Upaya meningkatkan kualitas tata kelola koperasi terus di lakukan Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil. Salah satunya dengan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian bagi Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Bandung Tahun 2026. Yang berlangsung di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin (22/06/2026).   Kegiatan tersebut …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

DP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga

Suryana Korwil Jabar

18 Jun 2026

KOTA BANDUNG, NasionalPos – Dinasù Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria dalam Keluarga yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Bandung, Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., jajaran DP3A Kota …

x
x