Home » Headline » BNPB Sosialisasikan IDRIP Kesiapsiagaan dan Resiliensi Masyarakat

BNPB Sosialisasikan IDRIP Kesiapsiagaan dan Resiliensi Masyarakat

dito 17 Des 2022 114

NasionalPos.com, Yogyakarta; BNPB menyosialisasikan Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project atau IDRIP di hadapan perwakilan sejumlah pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari, 16 – 18 Desember 2022, di Yogyakarta dan Pacitan.

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Lilik Kurniawan mengatakan, sosialisasi IDRIP ini bertujuan untuk memberikan penjelasan dan pendampingan kepada pemerintah daerah. Ini menjadi bekal untuk menyusun program kesiapsiagaan daerah dan memperkuat resiliensi masyarakat, khususnya dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami.

“Saya berharap dalam sosialisasi ini kita memiliki pemahaman yang sama dan ada yang kita siapkan dalam penyusunan program kesiapsiagaan,” lanjut Lilik dalam pembukaan sosisalisasi IDRIP di Yogyakarta, Jumat 16/12/2022 malam.

Lilik juga berpesan setelah kegiatan sosialisasi ini, para peserta perwakilan dari pemerintah daerah terpilih di tingkat provinsi, kabupaten dan kota dapat menyiapkan dan melaksanakan program yang akan disusun di masing-masing daerah.

Baca Juga :  KontraS Beberkan 10 Cara Negara Takuti Warga

Pada kesempatan itu, Sekretaris Utama BNPB menjelaskan tiga komponen utama IDRIP dalam konteks kesiapsiagaan gempa bumi dan tsunami. Komponen pertama, yaitu peningkatan tata kelola risiko bencana dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Selanjutnya, perluasan jaringan, penguatan sistem monitoring dan pengingkatan kualitas layanan informasi terkait ancaman geofisika. Ini merupakan komponen kedua, ujar Sekretaris Utama BNPB.

“Komponen ketiga, yaitu dukungan pelaksanaan proyek,” tambah Lilik.

Sementara itu, IDRIP pada konteks kesiapsiagaan dan resiliensi dalam menghadapi gempa bumi dan tsunami menekan pada elemen peringatan dini. Lilik mengelaborasikan dengan empat kuadran. Kuadran pada bagian hulu yaitu pemahaman risiko bencana. Kemudian pada kuadran dua yaitu berbasis pada pemantauan dan analisis data, yang diikuti kuadran tiga yaitu diseminasi informasi.

“Kuadran empat yaitu penguatan respons masyarakat,” imbuhnya.

Terkait dengan kuadran ini, BNPB akan mengajak para peserta untuk belajar dari kepala desa yang wilayanya telah memenuhi kategori sebagai desa tangguh bencana. Kunjungan ke Desa Sidomulyo yang berada di Pacitan, Provinsi Jawa Timur, tersebut akan berlangsung pada hari Minggu 18/12/2022 .

Baca Juga :  Terkait Vonis Banding PT, Partai Prima Belum Tentukan Sikap

Proyek ini menarget pada 17 provinsi, 30 kabupaten maupun kota dan 180 desa atau kelurahan. Sedangkan kegiatan dalam IDRIP pada konteks gempa bumi dan tsunami, ini akan diimplementasikan oleh BNPB dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Hadir pada sosialisasi IDRIP antara lain perwakilan dari Bappenas, BMKG, serta BPBD dan pemerintah daerah yang menjadi target penerima manfaat.

IDRIP yang akan berakhir pada 2024 bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kesiapsiagaan ini tidak hanya diperkuat di tingkat pusat tetapi juga pemerintah daerah terpilih. Di samping itu, proyek ini akan memperkuat kapasitas sehingga resiliensi berkelanjutan di tengah masyarakat dapat terwujud. (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Menkumham Di desak Andi Darwin R Rangreng SH MH, Segera Tutup Celah Hukum Pembentukan Organisasi Advokat Lewat Jalur ORMAS

dito

22 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan semakin menjamurnya organisasi advokat baru yang terbentuk di duga adanya celah hukum selama ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk membentuk organisasi advokat melalui jalur pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) berbasis perkumpulan. Maka kepada wartawan, Sabtu, 22/8/2026 di Jakarta, Praktisi hukum Andi Darwin R Rangreng SH MH, ia mengatakan bahwa dirinya …

Mukerda III MUI Provinsi Jakarta Sudah Sukses di Laksanakan, MUI Siap Siaga Menyongsong Lima Abad Jakarta

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pada tanggal, 18-19 Agustus 2026 bertempat di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta Barat, telah terselenggara Musyawarah Kerja Daerah ke 3 ( Mukerda III) MUI Provinsi DKI Jakarta dengan Mengusung tema “Khidmah Keumatan Menyongsong Lima Abad Jakarta”, acara ini menjadi agenda strategis untuk merumuskan program kerja dan memperkuat sinergi keumatan yang berada …

Dana USD 26 Juta Adalah Amanah Kemanusiaan Secara Hukum Terpisah dari Kasus Febrie Adrianyah,Harus di Kembalikan

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Terkait dengan keberadaan dana sebesar USD 26.000.000 yang saat ini ikut menjadi barang bukti dalam penyidikan, kepada wartawan, Jumat , 21 Agustus 2026 di Masjid Almusyawaoroh Klapa Gading Jakarta Utara, Andi Darwin R. Ranreng, S.H. selaku kuasa hukum Agustino Boer, menjelaskan bahwa dana tersebut adalah dana amanah kemanusiaan murni yang secara hukum …

Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

x
x