Home » Ekonomi » Buka Lapangan kerja Generasi Muda, Kemenekraf -BPS Sepakati Penguatan Data

Buka Lapangan kerja Generasi Muda, Kemenekraf -BPS Sepakati Penguatan Data

Iyut Ermawati - Karawang 14 Mar 2025 142

nasionalpos.com -Jakarta, 13 Maret 2025 – Kolaborasi antar lembaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto menjadi kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dalam rangka perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan berbasis data di Gedung BPS Jakarta pada Kamis, 13 Maret 2025.

Menekraf Riefky mengapresiasi Badan Pusat Statistik (BPS) atas perannya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Kemenekraf berkomitmen untuk meningkatkan lapangan kerja berkualitas bagi generasi muda melalui pengembangan ekonomi kreatif, sesuai dengan Asta Cita Presiden poin ketiga.

“Apresiasi saya sampaikan kepada BPS, saat ini kami fokus pada pengembangan industri kreatif untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas untuk generasi muda sebagai bentuk dukungan terhadap visi presiden,” ujar Menekraf Riefky.

Menekraf Riefky menyebut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif telah mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, yang mayoritas merupakan kontribusi dari generasi muda yang bersemangat dan kreatif. Khususnya data mengenai kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB, serapan tenaga kerja ekonomi kreatif, dan nilai investasi ekonomi kreatif. Dalam rangka meningkatkan pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, beberapa strategi diperlukan, yaitu:
– Penyelarasan KBLI Ekraf
– Kelengkapan Data Makro IKU Ekraf
– Optimalisasi Data BPS
– Pembentukan Unit Kerja Khusus

Baca Juga :  Guna Kejar Laba Tumbuh 20,5 persen, HUMI siapkan capex Rp802,5 milliar

Dengan implementasi strategi tersebut, diharapkan kolaborasi antara Kemenekraf dan BPS dalam rangka pemutakhiran data ekonomi kreatif untuk meningkatkan pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia sebagai solusi bagi generasi muda mendapatkan lapangan kerja yang berkualitas untuk mendorong kontribusi pada pertumbuhan PDB ekonomi kreatif secara signifikan.

“Ekonomi kreatif mencatat pertumbuhan signifikan, terutama dari generasi muda. Strategi seperti Penyelarasan KBLI Ekraf, Kelengkapan Data Makro IKU Ekraf, Optimalisasi Data BPS, dan Pembentukan Unit Kerja Khusus dapat meningkatkan kualitas data dan informasi ekonomi kreatif,” tegas, Menekraf Riefky.

Dengan nota kesepahaman bersama (MoU) ini harapannya menjadi titik balik memajukan sektor ekonomi kreatif tanah air.

“Kolaborasi antara Kemenekraf dan BPS merupakan titik awal yang sangat baik untuk pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, dengan Nota Kesepahaman yang mencakup penyediaan data, pengembangan metodologi, pengembangan sumber daya manusia, dan dukungan pelaksanaan kegiatan sensus dan survei,” tambah Menekraf Riefky.

Baca Juga :  Nidji Tutup Tahun 2024 dengan Single “Lampu Hati” dan “Zayang-Zayang” Prelude untuk Album “Manifestasi Hati”

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui penguatan data. BPS berkomitmen untuk bekerja sama dengan Kemenekraf untuk menyediakan data yang akurat dan terkini terkait PDB ekonomi kreatif, tenaga kerja ekonomi kreatif, dan ekspor ekonomi kreatif. Dalam kerjasama ini, BPS juga akan memanfaatkan data administrasi dan registrasi dari Kemenekraf untuk memperkuat data statistik dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif. Tujuan spesifik dari kerjasama ini adalah meningkatkan kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap penerimaan negara dan mendukung visi Indonesia Emas 2045. Harapannya, hal ini dapat mendukung pembukaan lapangan kerja bagi generasi muda dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Tujuan kami adalah meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap penerimaan negara dan mendukung visi Indonesia Emas 2045,” tutup, Kepala BPS, Amalia Adininggar

Dalam pertemuan ini, Menekraf/Kabekraf Teuku Riefky Harsya didampingi Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama, Dessy Ruhati dan Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi.

*Kiagoos Irvan Faisal*
*Plt. Kepala Biro Komunikasi*
*Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif*

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

Industri Tekstil Indonesia dan India Siap Kerjasama Menghadapi Kenaikan Biaya Energi Dunia dan Disrupsi Rantai Pasok Tekstil Garmen

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …

27 Warga Jakarta Utara Gagal berangkat Umroh, Jemaah gruduk rumah sekaligus kantor travel PT. Travel Arrasyid Amanah

dito

12 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel  yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …

Polres Karawang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan, Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

Iyut Ermawati - Karawang

24 Feb 2026

nasionalpos .com -Karawang – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Karawang bersama pemerintah daerah menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Program ini akan berlangsung di Lapangan Karang Pawitan, Kabupaten Karawang, pada Selasa (24/02/2026) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Komitmen Bersama Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Jawa …

x
x