Home » Politik » Dihadapan Jokowi, Pemuda Muhammadiyah Tolak Presiden Tiga Periode

Dihadapan Jokowi, Pemuda Muhammadiyah Tolak Presiden Tiga Periode

Dhio Justice Law 05 Mar 2022 250

NasionalPos.com, Jambi – Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah menyatakan menolak wacana masa jabatan Presiden tiga periode. Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto (Cak Nanto) dalam sambutannya di acara pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah di Gedung RCC, Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (4/3/2022).

“Kami Muhammadiyah umumnya, tidak tertarik proposal jabatan Presiden tiga periode, untuk bapak Jokowi cukup dua periode saja, cukup menjadi bapak bangsa,” kata Cak Nanto.

Baca Juga :  Pilkada Aceh Tamiang Diduga Ingin Dijegal Segelintir Orang

Cak Nanto pun berharap pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah agar memberikan ruang kepada orang-orang yang berkualitas, bukan kepada karena faktor golongan, keturunan dan kelompok tertentu.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk bersama-sama membangun pondasi Indonesia masa depan.

Baca Juga :  Jelang Pensiun Jadi Gubernur, Anies Baswedan Terima Pimpinan ORMAS Se-DKI Jakarta

“Dengan semangat amar ma’ruf nahi mungkar, mari bersama-sama kita membangun pondasi Indonesia masa depan,” katanya.

Jokowi pun meminta Pemuda Muhammadiyah menyiapkan kader yang mampu beradaptasi dengan segala tantangan. Jokowi pun memints Pemuda Muhammadiyah menjadi garda terdepan dalam perubahan. (*)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Nasabah klaim dirugikan dalam kredit BPR Arto moro,ketua KANNI semarang soroti dugaan ketidakberesan,nasabah ns berjuang mencari keadilan

Indri Kalteng

05 Okt 2026

    SEMARANG, JAWA TENGAH — http://Nasionalpos.com// Persoalan kredit antara seorang nasabah berinisial NS, perempuan berusia 62 tahun, dengan BPR Arto Moro Semarang mendapat sorotan dari Ketua Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kota Semarang, Johanes Krisnantoro (JK). NS, warga Perumahan Wanamukti, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mengaku mengalami persoalan berkepanjangan terkait fasilitas kredit yang diperolehnya …

TB.Massa Djafar: Ada Resiko Konflik Dibalik Jalan Soft Prabowo

Dhio Justice Law

04 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet dengan pendekatan politik lunak (soft approach). Langkah penataan ulang konfigurasi kekuasaan itu merupakan upaya menghindari konfrontasi terbuka menghadapi dinamika politik yang melibatkan figur-figur yang diasosiasikan dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan sebutan “Geng Solo”. Pengamat politik yang juga Ketua Program Studi …

40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

x
x