Home / Hukum

Senin, 10 Januari 2022 - 21:39 WIB

Dua Anak Jokowi Dilaporkan ke KPK

Gibran dan Kaesang

Gibran dan Kaesang

NasionalPos.com, Jakarta – Aktivis ‘98’ Ubedilah Badrun, melaporkan dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal dugaan korupsi dan pencucian uang.

“Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan,” ungkap Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini di KPK, Jakarta, Senin (10/1/2022).

Menurutnya, kasus yang dilaporkannya itu terkai bisnis antara kedua putra Jokowi dengan perusahaan yang diduga terlibat pembakaran hutan.

Baca Juga  End The Summer with Serenity at Calabash Cove Resort And Spa

Ubedillah menjelaskan, pada 2015 manajemen PT BMH menjadi tersangka pembakaran hutan. PT BMH merupakan milik grup bisnis PT SM. Namun, lanjutnya, penanganan kasus pidana tidak jalan sehingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggugat melalui jalur perdata dengan menuntut ganti kerugian Rp7,9 triliun.

Dalam perkembangannya, kata Ubedillah, Mahkamah Agung (MA) hanya mengabulkan ganti kerugian sebesar Rp78,5 miliar.

“Itu terjadi pada Februari 2019 setelah anak Presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM,” ungkap Ubedilah.

Dugaan KKN, lanjutnya, yang melibatkan dua putra Jokowi dan anak petinggi PT SM berinisial AP sangat jelas karena ada suntikan modal puluhan miliar Rupiah dari perusahaan yang terafiliasi dengan PT SM.

Baca Juga  Ini Daftar Koruptor Yang Disunat Hukumannya

“Dua kali diberikan kucuran dana. Angkanya kurang lebih Rp99,3 miliar dalam waktu yang dekat. Dan setelah itu kemudian anak Presiden membeli saham di sebuah perusahaan yang angkanya juga cukup fantastis Rp92 miliar,” ucap Ubedilah.

“karena itu, patut diduga telah terjadi KKN antara Grup SM dengan anak-anak Presiden yang dampaknya secara langsung telah merugikan keuangan negara dan secara tidak langsung di saat yang sama telah memperkaya anak-anak Presiden,” pungkasnya. (*)

 

 

Share :

Baca Juga

Laskar FPI tewas ditembak

Headline

Dua Polisi Didakwa Pembunuh Terkait Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI
Asabri

Headline

Salah Satu Tersangka Kasus Asabri Meninggal Dunia
KH. Miftachul Akhyar

Hukum

MUI Tolak Pengunduran Diri KH. Miftachul Akhyar Sebagai Ketum
Lili Pintauli Siregar

Headline

Komisioner KPK, Lili Pinatuli Siregar Dilaporkan ke Polisi
Nurdin Abdullah

Headline

Nurdin Abdullah dan Dua Lainnya Tersangka Suap Proyek Pemprov Sul-Sel
korupsi

Headline

Ini Daftar Koruptor Yang Disunat Hukumannya
pistol

Headline

Seorang Polisi Tertembak Dalam Sebuah Serangan di Poso
reklamasi

Hukum

Pengembang Reklamasi Jakut Polisikan Konsumen