Home » Headline » Faisal Saleh: Pemilu Bersih Akan Menghasilkan Penyelenggara Negara Yang Bersih Pula

Faisal Saleh: Pemilu Bersih Akan Menghasilkan Penyelenggara Negara Yang Bersih Pula

dito 26 Jan 2023 106

NasionalPos.com, Jakarta– Pemilihan umum (Pemilu) merupakan perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis, Penyelenggara negara yang demokratis akan menghasilkan terpilihnya kepemimpinan sebuah negara melalui kedaulatan rakyat, begitu pula jika penyelenggaraan Pemilu itu bersih dan berintegritas maka akan menghasilkan penyelenggara negara yang berkualitas, demikian disampaikan Faisal Saleh pengamat politik yang juga anggota Wantimpus PP PPM kepada wartawan, Kamis, 26/1/2023 di Jakarta.

“ Dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia, sejak pemilu pertama Tahun 1955, kemudian pemilu di era Orde Baru, dan selanjutnya masuk di era Reformasi, masyarakat selalu berharap adanya peningkatan kualitatif dalam penyelenggaraan Pemilu, serta terbentuknya pemilu berintegritas & Bermartabat serta menghasilkan penyelenggara negara yang berintergritas pula”ucap Faisal Saleh.

Menurut Faisal, harapan itu bisa terwujud, tergantung dari keberadaan penyelenggara pemilu yang berpengaruh besar terhadap proses pemilu berintegritas, akan tetapi pada realitasnya, dari pemilu ke pemilu masih ditemukan penyelenggara pemilu yang terjerat kasus korupsi maupun pelanggaran kode etik, sehingga kondisi tersebut, menjadi tantangan besar terhadap langkah mewujudkan pemilu 2024 yang bersih, karena itu diperlukan langkah untuk memperkuat integritas penyelenggara pemilu  yakni KPU dan Bawaslu melalui ketegasan dan integritas aparat hukum, kepolisian maupun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang juga dapat berperan memberikan sanksi tegas kepada mereka,

Dengan demikian mereka akan tetap memegang teguh prinsip moral dan etika dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam menyelengarakan pemilu, sehingga muara dari integritas penyelenggara pemilu kemudian melahirkan wibawa kelembagaan penyelenggara pemilu yang akuntabel sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang mengaturnya

Baca Juga :  Sebelum Jalin Komunikasi dengan Para Ketua Umum Partai, Puan Lebih Dahulu Serap Aspirasi Suara Akar Rumput

“Integritas itu adalah satu hal yang sangat penting untuk dijadikan dasar perilaku setiap penyelenggara pemilu, ini suatu menjadi keharusan, bagaimana bisa membentuk pemilu yang bersih, kalau penyelenggara pemilu yang juga berperan sebagai wasit tidak bersih, untuk itulah wajib hukumnya mereka harus bener-bener bersih”tukas  Faisal

Sementara itu, Faisal juga mengingatkan ketika berbicara Pemilu 2024 mendatang tentunya juga akan diikuti oleh generasi muda, yang menurut Hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan, pemilih muda akan mendominasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Dalam hal ini, pemilih muda didefinisakan sebagai warga berusia 17-39 tahun, adapun hasil survey juga menyebutkan proporsi pemilih muda pada Pemilu 2024 diprediksi mendekati 60 persen atau sekitar 190 juta warga, sedangkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memprediksi pemilih muda pada Pemilu 2024 mendatang bisa menembus 60 persen. Dengan kata lain, Pemilu 2024 akan menjadi era para mahasiswa dan pemilih pemula untuk memberikan suara, hal ini tentunya mereka menjadi sasaran strategis bagi kontestan pemilu untuk menjadi lumbung perolehan suara, karena itu para kontestan pemilu akan melakukan berbagai cara untuk menarik simpati mendulang suara dari kalangan kelompok muda.

Baca Juga :  Jas Merah, Jangan Sekali-Sekali Melupakan Sejarah

karena itu diharapkan lembaga lembaga yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan Pemilu dan juga tokoh-tokoh masyarakat harus mensosialisasikan kepada kelompok muda ini agar jangan terpengaruh oleh bujuk rayu Konstestan Pemilu, hingga terseret dan terjebak ke dalam politik transaksional, maupun perilaku kecurangan lainnya yang mengotori dan bahkan mengacaukan berlangsungnya penyelenggaraan Pemilu, akan tetapi sebaiknya para kontestan pemilu tersebut, agar bisa meraih simpati dari kalangan generasi muda, maka dapat melakukan  aktivitas edukatif, sosialisasi, dialogis maupun aktivitas positif bagi pengembangan diri dari kalangan generasi muda, serta mengajaknya untuk turut serta menyukseskan pemilu melalui aktivitas pemantauan dan juga sekaligus pencegahan pelanggaran pemilu.

“Sudah waktu nya kita menyelenggarakan Pemilu yang bermartabat demi kemajuan negeri yang kita cintai ini. Jika proses awal perekrutan pemimpin dilakukan dengan baik semoga juga berefek positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Bagaimana melakukan nya?.Patuhi dan ikuti dengan sungguh-sungguh, ikuti aturan yang sudah dibuat oleh para kontestan dan para pemilik suara(voters), dengan harapan Pemilu dapat berlangsung bersih yang akan menghasilkan Penyelenggara Negara Bersih pula, integritas tidak hanya harus dimiliki oleh penyelenggara, melainkan peserta dan masyarakat pemilih juga harus memiliki integritas, sehingga hal itu menjadi kunci sukses pelaksanaan pemilu.”pungkas Faisal Saleh

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ratusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026.   Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …

Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakernas JKPI XII di Ternate

Andi Ledi Lubuk Linggau

28 Agu 2026

NASIONALPOS.COM – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026). Rakernas yang mengusung tema “Penyusunan Kebijakan dan Memperkuat Kolaborasi Dalam Pelestarian Kota Pusaka Secara Berkelanjutan” tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Baca Juga :  …

Blokir Nomor rekening Bank Tidak Bisa Sewenang-wenang, Ada Aturannya, Jika di langgar, Rentan Di gugat

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Blokir rekening adalah tindakan pembatasan sementara terhadap akses rekening bank, sehingga kamu tidak bisa melakukan transaksi keluar seperti penarikan, transfer, maupun pembayaran.  Namun, saldo di dalam rekening tetap tercatat dan tidak serta-merta diambil alih oleh pihak berwenang.   Tujuan utama pemblokiran biasanya untuk mencegah aliran dana yang diduga terkait tindak pidana, sengketa perdata, …

Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

Sekda Lubuk Linggau Hadiri Simposium Internasional Rakernas JKPI XII

Andi Ledi Lubuk Linggau

27 Agu 2026

Nasionalpos.com-Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa, menghadiri Simposium Internasional bertema “Pulau-Pulau Penghasil Rempah”, Kamis (27/8/2026), di Gamalama Ballroom Bela Hotel, Kota Ternate. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakerna) JKPI XII yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026. Baca Juga :  Wakil Ketua MPR Sebut Terjadinya Penurunan Tren UrbanisasiSimposium diikuti kepala …

x
x