Home » Nasional » Gunung Tumpang Pitu Gundul, Ratusan Warga Pesanggaran Protes Zalimi Tambang BSI.

Gunung Tumpang Pitu Gundul, Ratusan Warga Pesanggaran Protes Zalimi Tambang BSI.

- Banyuwangi 22 Des 2025 124

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM –

Kembali lagi, suasana di kawasan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, terasa tegang. Ratusan warga menggelar demonstrasi, menyuarakan kecewa dan permintaan tegas agar tambang emas milik PT Bumi Suksesindo (BSI) di Gunung Tumpang Pitu segera ditutup. Alasan utama, kerusakan lingkungan dan alam yang mereka rasakan semakin parah. Senin (22/12/2025).

“Kita merasa di zolimi. Gunung Tumpang Pitu yang dulunya hijau dan subur, sekarang di geruk sampek gundul hanya demi keuntungan pribadi perusahaan dan oknum pejabat,” ujar Tritresno Sukowono, salah satu warga Pesanggaran yang ikut serta dalam demonstrasi, kepada tim penulis.

Menurut Tritresno, keberadaan tambang telah membawa banyak dampak buruk bagi kehidupan masyarakat sekitar. Mulai dari kerusakan lahan, pencemaran air, hingga hilangnya habitat satwa liar. “Kita tak bisa lagi mendapatkan air bersih seperti dulu. Tanah yang tadinya subur juga menjadi kering dan tidak produktif,” tuturnya.

Baca Juga :  KPK Janji Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi di Kementan

Demonstrasi yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari serangkaian aksi yang telah dilakukan warga untuk menuntut hak-hak mereka. Mereka berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan dibandingkan keuntungan ekonomi yang diperoleh perusahaan.

Sebelumnya, telah ada beberapa kasus demonstrasi yang berakhir ricuh di kawasan tambang tersebut. Seperti pada 25 November 2024, ratusan warga menyerang dan membakar gudang beserta infrastruktur milik pengelola tambang, yang menyebabkan dua warga tertembak peluru karet dan sejumlah personel polisi terluka.

Baca Juga :  Kapolda NTB Tinjau Kesiapan Pospam Operasi Lilin Rinjani 2024 GMS Lombok Barat

Di sisi lain, PT BSI menyatakan bahwa mereka berkomitmen terhadap pertambangan berkelanjutan dengan melindungi, meminimalkan, dan memulihkan dampak lingkungan dari operasi tambang. Perusahaan juga melakukan konservasi air, sistem daur ulang air tertutup, serta reklamasi progresif dan reboisasi lahan kompensasi di dalam dan luar area tambang. Selain itu, BSI juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di wilayah lingkar tambang melalui penyerapan tenaga kerja, kesempatan usaha bagi pengusaha setempat, serta program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Sampai saat ini, situasi di kawasan tambang masih dalam pengawasan ketat aparat kepolisian. Pemerintah juga telah melakukan upaya negosiasi dan pendekatan dengan berbagai pihak untuk menemukan solusi yang memuaskan bagi semua pihak.

(Tim).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

Anak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

dito

25 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta.       Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan.   Kenapa harus dilindungi …

Kongres PMKRI Di Ruteng, Ricuh, Ketua PMKRI Jakpus Di keroyok Hingga Alami Luka Berdarah

dito

25 Jul 2026

NasionalPos.com, Ruteng- Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat mengecam keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi di arena Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota /MPA PMKRI yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya telah terjadi Aksi tidak terpuji yang telah menimpa Ketua PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Sdr. Yohanes …

“Dewi Uma: The Mirror Of Life Wariga Harmonisasi manusia dengan Alam Disambut Baik Warga Ukraina, Layak di kabarkan kepada Dunia”

dito

24 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Acara bincang-bincang tentang Wariga di The Wine Center, Bendungan Hilir, Central Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026 antara Dewi Uma, Pengabar Wariga yang mempopulerkan Wariga Mirror (The Mirror of Life) dengan Mr Igor Tereshchenko First Secretary for Economic Affair Embassy Of Ukraine in Republic of Indonesia.   Pada kesempatan tersebut, Mr Igor Tereshchenko, mengatakan …

Kongres & MPA PMKRI: Momentum Reflektif Dalam Persimpangan Jalan Sebagai Kekuatan Moral

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan delegasi dari 72 Cabang di seluruh Indonesia menghadiri Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Kegiatan akbar tersebut diselenggarakan di Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 19–25 Juli 2026. Menanggapi penyelenggaraan forum tertinggi organisasi tersebut, Dr Paulus Januar drg, MSi, CMC yang mantan Ketua Presidium …

x
x