Home » Nasional » daerah » Hasil PON XXI Tidak Memuaskan, ISCW Usul Ke DPRD DKI Jakarta Segera Bentuk Pansus

Hasil PON XXI Tidak Memuaskan, ISCW Usul Ke DPRD DKI Jakarta Segera Bentuk Pansus

dito 02 Okt 2024 106

NasionalPos.com, Jakarta- Kegagalan kontingen Jakarta menjadi Juara umum PON Ke-XXI Aceh-Sumut, rupanya mendapatkan sorotan dari berbagai kalangan masyarakat Jakarta, di antaranya dari Rudy Darmawanto, SH Direktur Eksekutif Indonesia Sport Corruption Watch (ISCW), kepada wartawan, ia mengatakan bahwa kegagalan tersebut harus dipertanggungjawabkan oleh pengurus KONI DKI Jakarta,  dengan cara semua pengurus KONI DKI Jakarta mengundurkan diri. Sebab dengan cara itu jiwa sportifitas pengurus masih terjaga.

“Ya, sebagai konsekuensi atas kegagalan tidak tercapainya target sebagai Juara Umum di PON XXI, mereka yang menjabat sebagai Pengurus KONI DKI Jakarta, ya, harus mengundurkan diri, Kalau memang tidak mampu ya mundur, Kalau tidak bisa ya menyerah saja, Memang begitu harusnya dalam dunia olahraga yang senantiasa menjunjung tinggi sportivitas,” tegas Rudy.

Rudy juga mengatakan dirinya mencermati adanya indikasi terjadi kesalahan dalam pengelolaan Anggaran Pembinaan yang nilainya cukup besar. Seharusnya KONI DKI Jakarta bisa mencontoh Jabar yang tetap mempersiapkan Atlet lapis Kedua dan Ketiga, Anggaran Hibah dari APBD DKI Jakarta untuk  KONI lumayan besar dan Anggaran besar juga percuma karena tidak Equilibrium (Seimbang) dengan Prestasi, itu berarti adanya ketidakseriusan Pengurus KONI DKI Jakarta menerapkan Strategi pemenangan untuk meraih prestasi sesuai harapan warga Jakarta

Baca Juga :  TNI AL Gercep Bantu Tanggulangi Kebakaran KM Ciremai

“Lihat Team Jawa Barat ketika sebelum menghadapi perhelatan pemain lapis Kedua dan Tiga dipersiapkan dengan baik sejak awal, Seharusnya bisa dilakukan KONI DKI Jakarta seperti itu, in ikan aneh, Anggaran Besar tapi prestasi yang dicapai tidak sesuai ekspetasi warga Jakarta, yang berharap Kontingen DKI Jakarta bisa meraih Juara Umum.” Tukas Rudy.

Bukan hanya sekedar mengundurkan diri, lanjut Rudy, para pengurus KONI DKI Jakarta juga harus mempertanggungjawabkan dana hibah untuk menghadapi PON 2024 sebesar Rp 286 Milyar yang digunakan untuk meningkatkan Prestasi sebanyak 1.500 lebih Atlet dan Pelatih, nilai itu memang lebih kecil dibanding PON 2021 lalu di Papua yang menghabiskan  anggaran mencapai Rp 411 Milyar untuk sekitar 900 Atlet dan Pelatih.

Sedangkan di  PON 2024 DKI Jakarta menurunkan kekuatan sebanyak 1.046 Atlet, Dengan rincian 489 Atlet bertanding di Provinsi Aceh dan 557 Atlet lainnya di Sumut, dengan mengusung jargon “Jakarta Datang, Jakarta Menang”, serta mencanangkan Target sebagai Juara umum, karena DKI Jakarta terakhir kali meraih Juara pada PON tahun 2012, Tapi nyatanya dengan dana ratusan milyar rupiah, DKI Jakarta untuk kesekian kalinya gagal meraih Juara Umum di PON XXI.

Baca Juga :  Penguatan Kerja Sama dengan Korsel dalam Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik Disambut Baik Ketua DPR RI

“Saya sangat berharap agar Komisi E DPRD DKI Jakarta, agar segera memanggil KONI DKI dan bisa mempertanggung jawabkan Dana Hibah tersebut dengan capaian prestasi di PON, selain itu harus dilakukan audit keuangan maupun audit kinerja pengurus KONI DKI Jakarta, Kalau perlu dibikin Pansus agar bisa menginvestigasi terkait dengan pengelolaan Dana Hibah untuk keikusertaan kontingen DKI Jakarta di PON XXI.”pungkas Rudy Darmawanto, SH.

Sekedar informasi, Pekan Olahraga Nasional Ke-XXI Aceh-Sumut atau PON 2024 sudah berakhir pada Jumat, 20 September 2024. Kontingen Jawa Barat menjadi Juara Umum untuk Ketiga kalinya secara berturut-turut.

Jabar merajai Klasemen perolehan Medali PON 2024 Dengan Total 540 Medali, yang terdiri dari 195 Emas, 163 Perak, dan 182 Perunggu. Sedangkan posisi Kedua, Ditempati Kontingen DKI Jakarta dengan raihan 184 Emas, 150 Perak, dan 145 Perunggu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

x
x