Home » Headline » Jumat Berkah Prajurit Korem 132/Tdl di Bulan Sya’ban

Jumat Berkah Prajurit Korem 132/Tdl di Bulan Sya’ban

dito 16 Feb 2024 64

NasionalPos.com, Palu- Shalat Jumat merupakan Shalat Fardhu yang wajib ditunaikan bagi seluruh umat muslim yang sudah memenuhi syarat dan dilaksanakan secara berjamaah merupakan perintah Allah SWT.

Prajurit harus senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Korem 132/Tdl bersama anggota dan masyarakat sekitar melaksanakan Shalat Jumat berjamaah bertempat di Masjid Al Aqsa, Makorem 132/Tdl, Jum’at (16/2/2024).

Mengawali khutbahnya Ustad Muhammad Risky Fauzan, S.Pd selaku Khatib mengajak “Untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan semua kewajiban dan menjauhkan diri dari segala yang dilarang dan diharamkan”.

Baca Juga :  Petinggi Nomor Satu Tanjungpura Datangi Gubernur Kalbar

Sholat Jumat berjamaah ini mengusung tema “Keutamaan, Amaliah dan Peristiwa Penting Bulan Sya’ban”, Bulan Rajab telah pergi meninggalkan kita semua, dalam hitungan tahun Hijriah telah membawa kita memasuki bulan Sya’ban 1445 H.

Para ulama salaf juga memberikan keteladanan kepada kita bahwa jika bulan Sya’ban telah tiba, mereka banyak membaca Al-quran serta menunaikan zakat mal untuk membantu orang-orang mempersiapkan bekal memasuki bulan ramadhan. Mereka juga meninggalkan berbagai kesibukan duniawi dan beralih untuk bersiap-siap menyambut bulan suci ramadhan.

“Di bulan Sya’ban, mereka memperbanyak puasa, dzikir, dan shalat malam. Mereka menamakan Sya’ban sebagai Syahrul Qurra’ (Bulan para pembaca Al-quran), di bulan Sya’ban ini terdapat satu malam yang berlimpah barokah dan bergelimang kebaikan, yakni malam Nisfu Sya’ban atau malam 15 Sya’ban. diantaranya sabda Nabi Muhammad SAW,”

Baca Juga :  Korban Proyek Pengadaan Tower BTS Mengadu Ke Komisi I DPR RI

“Jika tiba malam Nisfu Sya’ban, maka shalatlah (sunnah) pada malam harinya (malam lima belas) dan berpuasalah (sunnah) pada siang harinya (hari kelima belas)” (HR. Ibnu Majah)”.

Selesai Sholat Jumat secara berjamaah para prajurit dan masyarakat makan bersama-sama di sekitaran halaman Masjid Al-Aqsa.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x