Home » Ekonomi » Kemenekraf Dan Injourney Kolaborasi Lebaran di candi 2025,Dorong Ekonomi Kreatif Dari Daerah

Kemenekraf Dan Injourney Kolaborasi Lebaran di candi 2025,Dorong Ekonomi Kreatif Dari Daerah

Iyut Ermawati - Karawang 24 Mar 2025 221

Nasionalpos.com ,Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf/Badan Ekraf) terus memperkuat kolaborasi bersama InJourney demi mendukung pengembangan ekonomi kreatif dari daerah. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program #LebarandiCandi sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif pada momen lebaran.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf) Irene Umar hadir langsung ke Candi Prambanan dan Candi Borobudur untuk melihat persiapan program Masa Ramai Lebaran 2025. Kolaborasi bersama InJourney mencakup dukungan terhadap peran UMKM dalam pengembangan ekonomi kreatif dan membuat strategi penyerapan tenaga kerja yang berkualitas.

“Kolaborasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf bersama InJourney merupakan strategi penting untuk penyerapan tenaga kerja sebagai bentuk menumbuhkan ekonomi lokal. Dengan keterlibatan UMKM yang hadir di destinasi wisata seperti candi tentu akan memberi _multiplier effect_ tak hanya sebagai daya tarik wisata, tetapi juga berpengaruh pada perekonomian lokal hingga nasional,” ujar Wamenekraf Irene pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Sebagai tindak lanjut, Wamenekraf Irene juga menyatakan bahwa Kementerian Ekraf/Badan Ekraf sudah mempersiapkan IP lokal hasil kreasi anak bangsa yang dibawa untuk _showcase_. Harapannya IP lokal tersebut bisa memberi pengalaman lebaran dan liburan yang tenang menyenangkan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada InJourney yang dalam hitungan hari bisa mempersiapkan _showcase center_ bagi IP lokal di candi. Ini ibarat sebuah panggung yang akan memperlihatkan karya-karya anak bangsa dan menjadi _creative economy value added_,” ungkap Wamenekraf Irene.

Baca Juga :  Tiga Instrumen yang Mampu Tekan Situasi Tantangan Global Diungkap Sri Mulayani

Beberapa contoh IP lokal yang bisa hadir menemani lebaran ke Candi seperti Tahilalats dan Garuda Indonesia, tiga karakter komik ‘Ga Jelas’, Si Bedil, dan Tuti & Friends bersama Kereta Api Indonesia (KAI), dan kejutan dari karakter film animasi Jumbo yang bakal hadir di Candi Prambanan.

“Sebuah karakter animasi dari film Jumbo akan hadir di Kampung Bocah Pasar Medang, TWC Prambanan. Ini yang menjadi bagian dari kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, InJourney, dan Visinema,” tambah Febrina Intan selaku Direktur Utama _InJourney Destination Management_.

Sementara itu, Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama InJourney mengatakan hal ini sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam rangka memperkuat ekonomi kreatif dan pariwisata Indonesia. “Kita punya peran yang sama dalam kolaborasi ini untuk mengasah pertumbuhan ekonomi kreatif agar tercipta sebuah kesinambungan antara Kementerian Ekraf/Badan Ekraf dan InJourney. Kita bangun ekosistem yang kuat dari daerah agar terjaga sinergi yang terus dipelihara dan berdampak secara luas,” tegas Triawan Munaf.

Senada dengan hal itu, Wamenekraf Irene juga berharap kolaborasi bisa menumbuhkan kreativitas dari daerah. “Kementerian Ekraf/Badan Ekraf berkomitmen bahwa ekonomi kreatif harus dimulai dari Sabang sampai Merauke. Apalagi ekonomi kreatif saat ini disebut sebagai _the new engine of growth_ yang berarti kita tak bisa hanya bergantung terhadap sumber daya alam saja. Indonesia punya kekayaan yang luar biasa _which is_ dari kreativitas anak bangsa,” ucap Wamenekraf Irene yang didampingi Direktur Kuliner Andy Ruswar.

Baca Juga :  Ekspansi Sour Sally Bukti Sukses Gastrodiplomasi , Menekaf Yakini Kuliner Indonesia Bisa Mengglobal

Tema “Lebaran di Candi Kembali Fitri Sepenuh Hati” akan menghiasi program yang dijalankan di Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Keterlibatan 2.500 UMKM lokal dan 150 seniman bakal mengisi rangkaian aktivitas selama Masa Ramai Lebaran 2025. Adapun beberapa kegiatan itu, seperti belajar singkat aksara Jawa, liburan sambil mencoba permainan tradisional, dan hiburan musik dari seniman lokal setempat.

Selain itu, untuk Candi Borobudur dan Candi Ratu Boko akan menghadirkan panggung rakyat seperti kampung dolanan dan pertunjukan seni tradisional lokal seperti tari soreng, dayakan, dan jathilan. Pengunjung juga dapat beraktivitas membuat kerajinan gerabah dan anyaman di Kampung Seni Borobudur sebagai pusat kegiatan UMKM.

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di bawah kepemimpinan Menekraf/Kabekraf Teuku Riefky Harsya dalam 5 tahun menargetkan pencapaian 27 juta lapangan kerja khususnya generasi muda, dalam tujuan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.

Dibantu Irene Umar sebagai Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Menekraf Riefky mendorong 17 subsektor ekraf untuk mewujudkan visi misi Prabowo-Gibran, khususnya Asta Cita nomor 3, yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif.

Melalui penguatan ekosistem secara _hexahelix_, Kementerian Ekraf/Badan Ekraf diyakini akan mampu menjadi _the new engine of growth_ atau mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.

*Kiagoos Irvan Faisal*

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x