Home / Headline / daerah / Infrastruktur

Selasa, 8 November 2022 - 11:16 WIB

Kepala BNPB Tinjau Langsung Kondisi Banjir di Aceh Tamiang

NasionalPos.com, Aceh Tamiang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto didampingi oleh Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan, Kakordalops BNPB Brigjen TNI Lukmansyah serta jajaran tiba di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara pada Senin malam 7/11/2022 dan melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Aceh Tamiang pagi ini Selasa, 8/11/2022, Kunjungan ini dimaksudkan untuk meninjau langsung kondisi wilayah yang terdampak banjir di Aceh Tamiang sekaligus berkoordinasi terkait penanganan banjir dengan pemerintah daerah setempat.

“Kami hadir untuk memastikan penanganan darurat bencana berjalan dengan efektif,” ujar Suharyanto, Selasa, 8/11/2022.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Minggu 6/11/2022 pukul 15.00 WIB, banjir yang merendam dua belas kecamatan di Aceh Tamiang setelah diguyur hujan lebat pada Senin (31/10) dan merendam 7.700 rumah warga dengan tinggi muka air mencapai 1,2 meter.

Baca Juga  Penghargaan dari KemenPANRB Diraih Dinas PMPTSP

Adapun kecamatan yang terdampak meliputi Tamiang Hulu, Bandar Pusaka, Sekerak, Karang Batu, Manyak Payed, Banda Mulia, Kemudian Seruway, Kejuruan Muda, Bendahara, Rantau, Tenggulun dan Kota Kuala Simpang.

Tim Reaksi Cepat BNPB mencatat per Senin 7/11/2022 pukul 20.00 WIB, sebanyak 157.117 jiwa mengungsi pada 342 titik pengungsian.  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang melakukan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, mengaktifkan posko serta pembersihan area terdampak bersama tim gabungan dan pendataan lanjutan di lapangan.

Baca Juga  Jumlah Korban Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 686 Orang

BPBD Kabupaten Aceh Tamiang melaporkan per Selasa (8/11) sebanyak 132 kampung terendam dan 43 kampung terisolir, Selain rumah warga, banjir turut merendam 122 fasilitas pendidikan, 94 fasilitas kesehatan, 14 sarana prasarana gedung pemerintah dan 86 sarana ibadah, sebanyak 4.836 hektar lahan pertanian dan 2.129 area budidaya perikanan terdampak peristiwa ini.

Berdasarkan hasil pemantauan visual di lapangan, saat ini hujan ringan masih melanda beberapa area terdampak sehingga cukup menghambat proses pembersihan dan menyebabkan peningkatan tinggi muka air.(*red)

Share :

Baca Juga

Kemenlu

Headline

Indonesia Raya Diparodikan, KBRI Lapor ke Polisi Malaysia
Laskar GL Pro 08

Headline

Laskar GL Pro 08 Bekuk Begal, Warga Diimbau Lebih Waspada
bambang bithor suryadi dan mafia tanah

Hukum

Berantas Mafia Tanah Bukan Dengan Bentuk Satgas, Tapi Dengan Teknologi Geospasial
Anies Rasyid Baswedan

Headline

Ini Upaya Anies Tekan Angka Kematian Covid-19 di Ibukota
CORONA

Headline

Pekerja Indonesia Dilarang Masuk Taiwan Selama Dua Pekan Akibat Covid-19
JK marah

Headline

JK Minta Aparat Usut Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi
Moeldoko

Headline

Demokrat Kubu Moeldoko Gugat Yasonna
Jokowi papua

Headline

Jokowi Perintahkan Tindak Tegas Perusuh di Papua