Home » Politik » Kunker, Mahyudin Disambut “Salam Satu Jiwa, Arema Salam Satu Jiwa, Indonesia!”

Kunker, Mahyudin Disambut “Salam Satu Jiwa, Arema Salam Satu Jiwa, Indonesia!”

Dame.T 14 Jul 2022 89

NasionalPos.com,Malang Salam khas Malang seperti judul diatas serentak dipekikkan oleh para hadirin saat Wakil Ketua II DPD RI, DR. H. Mahyudin, S.T., M.M. diterima Pemkot Malang yang diwakili Wakil Walikota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko dalam acara Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota DPD RI ke Pemkot Malang, yang berlangsung pada Kamis (14/7/2022).

Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengucapkan selamat datang serta ucapan terima kasih atas kunjungan Wakil Ketua DPD RI Mahyudin yang didampingi para anggota DPD RI yaitu Habib Pangeran Syarief Abdurrahman Bahasyim, S.E, M.M. (Kalsel), Dra. Ir. Hj. Eni Sumarni, M.Kes (Jabar), Evi Zainal Abidin (Jatim), serta Adilla Azis, S.E. (Jatim).

Sofyan yang bertindak mewakili tuan rumah Pemkot Malang karena Walikota Malang Sutiaji tengah dalam perjalanan menunaikan ibadah Haji, berharap bahwa dengan kunjungan ini maka sinergitas antara Pemkot Malang akan terjalin lebih erat sehingga mempermudah upaya dan perjuangan Pemkot Malang untuk mencapai berbagai tujuan dan visi misinya kedepan.

Baca Juga :  Di Hari Sumpah Pemuda ke 95, Mari Dukung Pemuda Berintegritas Bermental Baja, untuk Bersama Majukan Bangsa

Malang sendiri adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur merupakan kota pendidikan terdepan di Indonesia selain DI Yogyakarta yang memiliki +/- 60 PTN dan PTS. Selain itu, Malang Raya sendiri merupakan destinasi wisata utama dengan menguasai 24% pangsa pasar wisata domestik maupun internasional di Provinsi Jawa Timur.

Pemkot Malang berharap bahwa mereka dapat menjalin sinergi yang optimal dari hulu hingga hilir dengan semua pihak termasuk DPD RI agar program2 kerja mereka dapat tereksekusi secara holistik dan berkesinambungan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI Mahyudin dalam sambutannya memaparkan tentang fungsi, tugas, wewenang dan kedudukan DPD RI dalam sistem ketatanegaraan. Dimana hakikat berdirinya DPD RI itu adalah untuk kepentingan daerah, agar tidak ada lagi daerah di negara ini yang tertinggal atau merasa ditinggalkan.

Oleh karena itu, sinergitas antara DPD RI dengan Pemerintah di Daerah harus selalu dipupuk dan ditingkatkan demi kemajuan daerah serta berfungsinya lembaga DPD RI secara optimal.

Masalah-masalah yang bersifat mendasar seperti infrastruktur tidak lagi menjadi isu besar karena Malang Raya sendiri sudah memiliki hampir seluruh fasilitas yang dibutuhkan seperti jalanan yang bagus, jalan tol, bahkan bandara. Namun bukan berarti bahwa tidak ada persoalan lain hang harus segera diselesaikan.

Baca Juga :  Eksekusi Mati oleh Junta Militer Myanmar Dikutuk Keras BKSAP

Misalnya kata Mahyudin, adalah soal Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tergolong minim, kepadatan penduduk yang tinggi, serta potensi kemacetan jalan yang tidak sebanding dengan terus meningkatnya jumlah kendaraan.

Acara kemudian dilanjutkan diskusi kecil sembari makan siang bersama dan membicarakan berbagai alternatif solusi dan support yang dapat diberikan DPD RI kepada Pemerintah Kota Malang.

Mahyudin juga memuji kebiasaan harian Pemkot Malang yang setiap hari pada jam 10.00 pagi mengharuskan diputarnya lagu kebangsaan Indonesia Raya dimana semua PNS maupun tamu yang datang wajib mengambil sikap sempurna. “Luar biasa”, kata Mahyudin.

“Semangat seperti ini patut dicontoh oleh daerah lain untuk terus memupuk jiwa persatuan, kecintaan terhadap tanah air, serta kebhinnekaan,” tegas Mahyudin.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x