Home » Headline » Mangkatnya Ratu Elizabeth II Dapat Respon Ucapan Duka Cita Dari Pemimpin Dunia

Mangkatnya Ratu Elizabeth II Dapat Respon Ucapan Duka Cita Dari Pemimpin Dunia

dito 10 Sep 2022 143

Nasionalpos.com, NewYork- Seperti diberitakan diberbagai media, yang menyebutkan bahwa Ratu Elizabeth meninggal dunia di usia 96 tahun. Kepala monarki Inggris terlama sepanjang sejarah itu simbol Kerajaan Inggris selama tujuh dekade. Sejumlah pemimpin dunia segera memberikan ucapan duka cita setelah Buckingham Palace mengumumkan kematiannya, salah satu diantaranya, ucapan belasungkawa juga disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres

“Sebagai Kepala Negara Inggris yang paling lama hidup dan berkuasa, Ratu Elizabeth II banyak dikagumi atas keanggunan, martabat, dan dedikasinya di seluruh dunia. Ia hadir dengan menyakinkan sepanjang perubahan selama beberapa dekade, termasuk dekolonisasi Afrika dan Asia dan evolusi Persemakmuran,” kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Jumat 9/9/2022 waktu setempat.

Baca Juga :  Pembentukan Pansus Aset Disahkan Di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Guterres mengatakan Ratu Elizabeth II merupakan teman baik PBB. Ia dua kali mengunjungi kantor pusat PBB di New York, Amerika Serikat (AS) dalam lima puluh tahun. Ia sangat berkomitmen pada kegiatan amal dan lingkungan.

“Dunia akan lama mengingat pengabdian dan kepemimpinannya,” kata Guterres.

Sementara itu, Presiden Joe Biden dan Ibu Negara AS Jill Biden juga mengucapkan belasungkawa. Dalam pernyataan bersama keduanya mengatakan di tengah perubahan, kehadiran Ratu Elizabeth bertahan dan menjadi sumber kenyamanan dan kebanggaan banyak generasi Inggris termasuk mereka yang tidak mengenal Inggris tanpanya.

Baca Juga :  Kodam XII/Tpr Gelar Sholat Idul Fitri 1444 Hijriah

“Warisannya akan mengisi banyak lembar sejarah Inggris, dan sejarah dunia kami,” katanya.

Sedangkan Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan ucapan belasungkawa ke Pangeran Charles yang sekarang menjadi raja. Ia mengatakan Ratu berhak menerima cinta dan rasa hormat serta otoritas di panggung dunia.

“Saya berharap Anda berani dan kuat bertahan dalam menghadapi kehilangan tak tergantikan yang sulit ini, Saya sampaikan ucapan belasungkawa dengan tulus dan dukungan pada anggota keluarga kerajaan dan seluruh rakyat Inggris Raya,” ucap Putin.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x