Home » Top News » Minister Jenderal OFMCap Kunjungi Universitas Widya Dharma Pontianak

Minister Jenderal OFMCap Kunjungi Universitas Widya Dharma Pontianak

dito 27 Nov 2022 227

NasionalPos.com,Pontianak– Sebuah kabar gembira karena untuk pertama kalinya Minister Jendral OFMCap Dr. Roberto Genuin OFMCap, mengunjungi Universitas Widya Dharma Pontianak Sabtu 26/11/2022 kemaren.

Di hadapan Pengurus Yayasan, dosen, dan mahasiswa-mahasiswi Universitas Widya Dharma Pontianak alias UWDP yang berlokasi di Jl. Cokroaminoto Pontianak, Minister Jendral menjelaskan bahwa salah satu tugas utama seorang Minister Jenderal OFMCap adalah mengunjungi dan melihat di mana para Kapusin hidup dan bekerja demi kepentingan kemanusiaan.

“Sekarang saya sendiri melihat bagaimana hidup dan kerja para Kapusin di daerah ini. Mereka sungguh bekerja untuk meningkatkan kehidupan manusia di daerah ini antara lain lewat dunia pendidikan. Tentu, karya pastoral dalam dunia pendidikan ini memerlukan tenaga dan ketrampilan khusus untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat,” kata Minister Jenderal OFMCap.

Pertemuan dan kunjungan itu sekaligus momentum untuk Minister Jenderal OFMCap mendengarkan sejarah kelahiran dan perjalanan UWDP yang memasuki usia 39 tahun. Universitas Widya Dharma Pontianak itu diceritakan dan dipaparkan dengan bermulanya usaha beberapa awam Katolik di Pontianak dalam menanggapi seruan profetis dalam Temu Pastores II Keuskupan Agung Pontianak tahun 1983.

Baca Juga :  Polres Tegal Kota Bersinergi Dengan Tokoh Ulama Dan Santri Untuk Menciptakan Keamanan

Peristiwa itu menitikberatkan tentang pentingnya sebuah Sekolah Tinggi yang bisa menolong tamatan SMA untuk meneruskan pendidikan mereka lewat perguruan tinggi yang bermutu dan sesuai dengan tuntutan zaman.

Tak heran, dalam keadaan serba kekurangan, para perintis berusaha untuk menggerakkan roda pendidikan Perguruan Tinggi Widya Dharma Pontianak dengan melibatkan semua pihak yang peduli dalam dunia pendidikan formal.
Pada permulaan dirintisnya sekolah tinggi itu, tidak sedikit tantangan yang harus dihadapi baik dalam bidang personel atau fasilitas. Namun, seiring dengan perjalanan waktu, Perguruan Tinggi Widya bisa menghadapi dan mengatasi keadaan dengan baik.

Jumlah mahasiswa terus meningkat karena perguruan ini mampu menanggapi dan memenuhi tuntutan kepentingan masyarakat. Menurut pengakuan masyarakat dalam kurun waktu lima tahun terakhir, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi itu kian terasa.

Mahasiswa dengan latar belakang berbeda datang dari pelbagai daerah di Kalimantan Barat mencari UWDP dengan menyajikan bekal hidup untuk masa depan berupa ilmu pengetahuan dan ketrampilan praktis.

Bekal seperti itulah yang menjadi modal dasar atas kepercayaan sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa yang didik didalam perguruan tinggi sanggup terjun dalam dunia kerja, tidak sedikit pula yang berhasil dalam dunia usaha maupun bidang pekerjaan profesional lainnya.

Baca Juga :  Pengobatan Massal di Pos Yabanda Dikunjungi Yahya Sauri Anggota Komisi C DPRD Kab. Keerom

Yang menarik adalah UWDP dengan staf pengajar profesional berusaha membaca dan menanggapi tanda-tanda zaman lewat dunia pendidikan formal.

Universitas ini telah dan sedang mempersiapkan tenaga-tenaga profesional sesuai dengan keahlian yang diperlukan sehingga setamat UWDP alumni dan alumnae UWDP siap terjun ke lapangan dan memenuhi tuntutan kepentingan dunia usaha dan perbankan.

Kunjungan Minister Jenderal OFMCap yang berlangsung sekitar satu setengah jam mendorong UWDP untuk terus berkembang dalam dunia pendidikan lewat penelitian-penelitian ilmiah yang dibutuhkan.

Suasana persaudaraan di kalangan kampus dihangatkan. Mutu kerja sama terus ditingkatkan. Setelah menyampaikan pesannya, Minister Jenderal OFMCap mengunjungi kampus baru UWDP yang dirancang sesuai dengan kenutuhan dan tuntutan dunia akademik dewasa ini.

Setelah pertemuan pada Lantai ke-10 rombongan Minister Jenderal, Definitor Jenderal, Provinsial, staf Yayasan dan dosen menuju ruang-ruang pertemuan dan kuliah UWDP. Lagu-lagu daerah yang dikemas dengan alat musik sape membuat hadirin dalam kunjungan itu tampak sangat terkesan.(*Red/By. Samuel- Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi Empat Satker Dukung Asta Cita dan Stabilitas Nasional

Admin Redaksi

02 Jun 2026

Nasionalpos.com/Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bidang Hukum (Bidkum), Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas), dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 di Hotel Salatin Palembang, Selasa (2/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam …

Batasi Kekuasaan, Selamatkan Demokrasi Saatnya Masa Jabatan Legislator Indonesia Dibatasi Dua Periode

dito

30 Mei 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh: Andi Nugroho Saputro , staf ahli Poros Rawamangun   Demokrasi modern berdiri di atas satu prinsip utama: kekuasaan harus dibatasi agar tidak berubah menjadi dominasi permanen. Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, prinsip itu telah diterapkan secara tegas terhadap cabang kekuasaan eksekutif.   Presiden dibatasi hanya dua periode sebagaimana diatur dalam …

Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

Di duga Sampah sebagai Bancakan Anggaran: Poros Rawamangun Kritik Keras Arah Kebijakan Pemprov DKI

dito

29 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Kritik keras terhadap arah kebijakan pengelolaan sampah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mencuat. Ketua Umum organisasi masyarakat Poros Rawamangun, Rudy Darmawanto, SH kepada wartawan, yang menghubungi nya, ia menilai kebijakan pemilahan sampah yang saat ini digencarkan Pemprov DKI Jakarta belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan pengelolaan sampah di ibu kota. “Kebijakan tersebut berpotensi hanya …

Harapan orang tua Agar Mulyana 40 tahun yang Hilang Cepat Kembali

Admin Redaksi

29 Mei 2026

Garut, JejakKasus45.Com Sebuah keluarga kecil yang sederhana dengan jumlah keluarga lima orang di kampung Galumpit RT 02, RW 25, Kelurahan Marga Wati, Kecamatan Garut kota, Kabupaten Garut, Keluarga Bendi(65) dan Iwok(55). diliputi kesedihan yang mendalm, pasalnya Anak Sulung nya Mulyana (40) yang merupakan tulang punggung keluarga, meniggalkan rumah sejak hari Minggu 10 Mai 2026, hingga …

Tulang Punggung Keluarga Mulyana 40 Tahun Pergi Untuk Mencari Rumput Hingga Kini sudah 19 hari masih Belum Kembali.

Admin Redaksi

29 Mei 2026

Sebuah Keluarga Kecil yang sederhana, keluarga Bendi (65) dan Iwok (55) di Kampung Galumpit RT/RW 02/25, Kelurahan  Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selalu berharap Anak sulungnya Mulyana (40), yang merupakan tulang punggung keluarga bisa kembali secepatnya kerumah. Dihari Minggu 10 Mai 2026 Mulyana, seperti biasanya melakukan pekerjaan sehari hari Mencari Rumput, serta membawa alat-alat …

x
x