Home » Headline » MUI Provinsi DKI Jakarta Sampaikan Tausyiah Sambut & Syiarkan Bulan Suci Ramadhan & Idul Fitri 1444 H

MUI Provinsi DKI Jakarta Sampaikan Tausyiah Sambut & Syiarkan Bulan Suci Ramadhan & Idul Fitri 1444 H

dito 22 Mar 2023 101

NasionalPos.com, Jakarta- Ramadan menjadi momen di mana umat Islam meningkatkan pengetahuan mereka terkait agama, Bulan ini adalah bulan yang penuh kebaikan dan berkah, bulan pemberian dan kasih sayang, bulan yang diturunkan kepadanya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan sebagai bukti mengenai bimbingan serta sebagai pembeda antara yang salah dan yang benar.

Juga bulan yang diliputi rahmat, ampunan, dan keselamatan dari siksa neraka, agar bisa melaksanakan ibadah Puasa di Bulan Ramadhan 1444H , berlangsung dalam kekhusyuan, aman dan kondusif,  maka Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan Tauziah, demikian disampaikan KH Yusuf Aman, Sekretaris Umum MUI DKI Jakarta kepada awak media, Rabu, 22/3/2023

“Adapun Taushiyah ini sebagai upaya untuk mensyiarkan Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H agar umat muslim di wilayah Provinsi DKI Jakarta, dapat menjalankan ibadah Puasa serta sekaligus merayakan Idul Fitri 1444 H dengan kekhusyuan, aman dan suasana damai.”ungkap KH Yusuf Aman.

Menurut KH Yusuf Aman, berkaitan dengan Bulan Suci Ramadhan  sampai dengan  Idul Fitri 1444H, MUI Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan TAUSHIYAH MAJELIS ULAMA INDONESIA PROVINSI DKI JAKARTA Nomor: T-001/DP-P XI/III/2023 Tentang MENYAMBUT DAN MENSYIARKAN BULAN SUCI RAMADHAN DAN DUL FITRI 1444 H, yang ditandatangani oleh Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar, isinya sebagai berikut :

  1. Agar Umat Islam di wilayah Provinsi DKI Jakarta mengisi bulan Ramadhan 1444 H dengan berbagai aktivitas ibadah, amal shaleh, dan menjadikannya sebagai ladang amal dengan tetap menjalankan puasa Ramadhan satu bulan penuh dan berusaha menjalankan ibadah-ibadah sunnah lainnya;
  2. Umat Islam di wilayah Provinsi DKI Jakarta agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir, shalawat, sedekah dan doa tolak bala (addu’a lidaf’i al-bala’) sebagai bagian ikhtiyar agar diberikan perlindungan/keselamatan dari musibah dan marabahaya;
  3. Meminta KPI DKI Jakarta agar mengawasi dan mengimbau pengelola media massa, khususnya TV dan radio, untuk mempersiapkan dan mengemas acara Ramadhan yang sejalan dengan nilai-nilai al-akhlaq al-karimah dan semangat solidaritas sosial kepada sesama, sehingga di bulan Ramadhan Tahun 1444 H. tercipta nuansa religius dan kebersamaan;
  4. Agar Umat Islam di wilayah Provinsi DKI Jakarta tetap melakukan ikhtiar untuk menjaga kesehatan selama bulan Ramadhan 1444 H. Meskipun pandemi covid-19 sudah terkendali;
  5. Para mubaligh/penceramah agama diharapkan berperan memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, akhlaqul karimah, kemaslahatan umat dan nilai-nilai kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Al-Sunnah;
  6. Umat Islam di wilayah Provinsi DKI Jakarta agar membayar zakat mal kepada petugas amil zakat seperti Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta dan lembaga zakat lainnya yang ditunjuk Pemerintah, atau kepada Panitia Zakat di masjid-mushola, setelah nishabnya terpenuhi meskipun belum masuk waktu wajibnya (hawalan al-haul), serta menta’jil (menyegerakan) pembayaran zakat fitrah di awal bulan Ramadhan, untuk didistribusikan kepada para penerima (mustahiq al-zakat).
  7. Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 H/2023 M dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan tetap menjaga ketertiban umum.
Baca Juga :  Dari Rekaman CCTV, Komnas HAM Temukan Fakta Baru, Terlihat Brigadir J Masih Hidup Saat Tiba di Duren Tiga

“Selain mengeluarkan Taushiyah, MUI Provinsi DKI Jakarta, terkait gagasan posko Ramadhan saya setuju, bila itu untuk menambah ke kekhusyuan ummat Islam beribadah, terasa kenyamanan dan keamanan semua fihak, kami sangat berharap keberadaan Posko Ramadhan itu merupakan bentuk kolaborasi TNI/Polri dengan komponen masyarakat, agar mencegah perilaku yang mengganggu kekhusyuan umat Islam menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan 1444 H”pungkas KH Yusuf Aman. (*dit)

Baca Juga :  Perlunya Rekonsiliasi Budaya, Lestarikan Tradisi Nganter Bandeng Di Perayaan Imlek Nyang Hampir Punah

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x