Home » Top News » OFM Provinsi St. Mikael Malaikat Agung Indonesia Gelar Dialog Orang Muda Lintas Iman, Sikapi Krisis Lingkungan Hidup & Krisis Kemanusiaan

OFM Provinsi St. Mikael Malaikat Agung Indonesia Gelar Dialog Orang Muda Lintas Iman, Sikapi Krisis Lingkungan Hidup & Krisis Kemanusiaan

dito 24 Mei 2025 158

NasionalPos.com, Jakarta- Dalam rangka merayakan 800 tahun Kidung Segenap Ciptaan dan 10 tahun Laudato Si’, Ordo Fratrum Minorum Provinsi St. Mikael Malaikat Agung Indonesia mengadakan “Dialog Orang Muda Lintas Iman”. Kegiatan ini mengusung tema Orang Muda Lintas Iman Mendengarkan dan Menanggapi Jeritan Bumi serta Jeritan Orang Miskin. Dialog tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 24 Mei 2025 di Ballroom Vincentius Putra terletak di Kawasan Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat.

Acara yang di hadiri sekitar 500 orang yang memadati ruangan Ball Room Vincentius Putra tersebut, menghadirkan enam narasumber dari perwakilan anak muda berbeda iman maupun kepercayaannya, dengan di pandu oleh Lian dan Firda, ke enam narasumber yakni Renaldo dari Khonghucu yang menyampaikan pandangannya tentang permasalahan krisis Lingkungan hidup dan krisis kemanusiaan sebagai orang muda Khonghucu, kemudian secara berurutan penyampaian pandangan  mengenai krisis lingkungan hidup dan krisis kemanusiaan disampaikan oleh Juvinto dari Budha, Wisnu Satrio dari Hindu, Agustinus Neno dari Katolik, Adi Saputra dari Kristen Protestan dan terakhir adalah Agus Setiawan dari Islam.

Usai masing-masing dari enam perwakilan anak muda berbeda iman tersebut, dengan narasi yang disampaikan secara kritis, obyektif, ilmiah dan inspiratif, maka acara yang berlangsung sangat semarak dengan penuh rasa persaudaraan ini di tutup dengan mendeklarasikan pernyataan sikap bersama yang di sampaikan oleh masing-masing perwakilan dari enam agama yang berkembang di Indonesia ini.

Baca Juga :  Lemahnya Edukasi & Pengawasan, Picu Bencana Kebakaran, Jakarta Darurat Kebakaran

Renaldo, mewakili pemuda dari agama Khonghucu, menyampaikan pandangannya, bahwa terjadinya kerusakan itu di karenakan adanya sikap keserakahan modern yang di lakukan manusia, Bumi mampu menghidupi manusia yang berkembang berlipat-lipat, tapi tidak mampu memenuhi kehidupan orang-orang yang serakah, oleh karena itu sebagai Langkah solusi, dirinya mengajak orang muda lintas iman untuk menjaga lingkungan hidup dan membela manusia sebagai wujud keharmonisan hidup sesuai kehendak Tian.

“Krisis lingkungan hidup dan krisis kemanusiaan merupakan persoalan global, di mana untuk mengurai persoalan tersebut, kami berkomitmen untuk bergandengan tangan dan bersama-sama secara berkelanjutan memastikan lingkungan hidup yang lestari serta terejawantahnya penghormatan terhadap martabat manusia. “ucap Renaldo.

Berikutnya Shevina dari perwakilan kaum muda Buddha menyampaikan mengenai pentingnya membentuk kesadaran publik dan kebijaksanaan lebih mendalam  terhadap masalah krisis lingkungan maupun krisis kemanusiaan, melalui berbagai media.

“ Mempromosikan secara terus menerus di tengah kehidupan masyarakat dan juga melalui media sosial mengenai pentingnya merawat lingkungan hidup serta menjunjung tinggi martabat manusia” tegas Shevina.

Selanjutnya Jeni Indriani, perwakilan dari pemuda Hindu, dirinya mengajak anak muda lintas iman agar lebih melakukan aksi nyata dalam menyikapi issue lingkungan hidup maupun issue tentang kemanusiaan.

“ Marilah, kaum muda lintas iman agar Terlibat aktif dan berkontribusi dalam berbagai macam kegiatan yang terkait dengan isu-isu krisis lingkungan hidup dan krisis kemanusiaan” tandas Jeni Indriani.

Baca Juga :  Puan Maharani : Pertemuan dengan Muhaimin dan Airlangga Tak Hanya Cari Cawapres.

Sementara itu, senada dengan Jeni Indriani, Mario Mere perwakilan dari anak muda Katolik lebih menekankan keterlibatan generasi muda agar lebih aktif dalam dunia akademik.

“ Kami mengajak rekan-rekan generasi muda Membuat kajian akademik dan mempublikasikannya mengenai fenomena krisis lingkungan hidup dan krisis kemanusiaan” ucap Mario Mere.

Sedangkan Dari komunitas Kristen Protestan, Adi Saputra dalam pernyataannya. Menyampaikan betapa pentingnya kontrol terhadap kebijakan public, agar kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah senantiasa melindungi hak-hak rakyat serta menjaga kelestarian lingkungan hidup

“ Generasi muda harus berani Memberikan masukan dan evaluasi terhadap pembuat kebijakan publik (pemerintah) apabila kebijakan yang disampaikan serta dikerjakan berdampak negatif terhadap lingkungan hidup dan martabat manusia” ucap Adi Saputra.

Pernyataan bersama anak muda lintas iman ini, di akhiri dengan pernyataan yang di sampaikan Agus Setiawan perwakilan dari anak muda Islam, yang mengingatkan perlunya keteladanan sikap maupun perilaku dalam menyikapi permasalahan lingkungan hidup maupun permasalahan kemanusiaan.

“ Marilah anak muda menjadi garam dan terang di lingkungan keluarga, kampus, agama, dan masyarakat dengan memberikan teladan berupa cara hidup yang mencintai lingkungan hidup dan martabat manusia.”pungkas Agus Setiawan yang juga aktivis HMI Cabang Jakarta Selatan.

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Predikat AA Istimewa, Pesisir Selatan Raih Nilai 98,80 pada Indeks Reformasi Hukum 2026

Primadoni,SH

09 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ,kembali mencatat capaian positif dalam pelaksanaan reformasi hukum. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat, Pesisir Selatan memperoleh nilai 98,80 dengan predikat AA (Istimewa). Hasil penilaian tersebut menjadi gambaran atas pelaksanaan reformasi hukum yang berlangsung …

Sambut HUT ke-81 RI, Robi Binur Imbau Warga Kibarkan Merah Putih

Primadoni,SH

09 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, Robi Binur, mengimbau masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) umumnya, khususnya Kecamatan Koto XI Tarusan untuk memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Imbauan tersebut …

UPERTIS Resmi Buka Dies Natalis ke-6, Usung Tema “Green Campus, Green Integrity”

Primadoni,SH

05 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com – Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) resmi membuka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-6 pada Senin, 3 Agustus 2026, di Kampus I UPERTIS, Jalan Batipuh Panjang, Simpang Kalumpang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Perayaan tahun ini mengusung tema “Green Campus, Green Integrity” sebagai wujud komitmen kampus dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, pelestarian alam, serta penguatan …

x
x