Home » Politik » Pakar: Masyarakat Harus Aktif Cermati Pelanggaran Dalam Pemilu

Pakar: Masyarakat Harus Aktif Cermati Pelanggaran Dalam Pemilu

dito 13 Jan 2024 90

NasionalPos.com, Jakarta- Direktur Eksekutif Netgrit, Hadar Nafis Gumay, mengatakan, masyarakat harus aktif untuk mencermati dan melapor bila menemukan adanya dugaan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Saya sangat setuju bahwa kita perlu mendorong partisipsi publik agar mereka semua ikut memilih. Tapi nanti jangan lupa memesankan untuk mencermati, mengawasi perjalanan menuju hari H pemilihan dan pascanya,” kata dia, dalam webinar bertajuk Awasi Kecurangan Pemilu yang diikuti secara daring di Jakarta, Sabtu, 13/1/2024

Ia menuturkan masyarakat mempunyai hak untuk menyampaikan ketidaknyamananya atas suatu hal yang dilakukan para peserta Pemilu kepada pemerintah. Salah satu hal yang bisa dilaporkan yakni terkait dengan baliho-baliho yang dirasa mengganggu tata tertib jalan dan membahayakan pelintas jalan.

“Kalau kita lihat di lingkungan kita, alat peraga itu sudah berantakan dan penempatannya di tempat yang sebetulnya sudah dilarang. Di fasilitas publik, tiang listrik dan penanda jalan, itu tidak boleh apalagi di jalan protokol,” ucapnya.

Baca Juga :  Kebangkitan Nasional Diwujudkan Dengan Pemberdayaan Wanita

Hal lain yang dapat masyarakat laporkan juga bisa terkait tahapan kampanye. Ia mencontohkan ketika ada petugas penghitungan suara atau penyelenggara Pemilu yang mengganti hasil untuk memenangkan paslon lain, masyarakat diharapkan dapat berani menyuarakan pelanggaran tersebut agar keadilan Pemilu dapat berjalan dengan semestinya.

Menurut dia, masyarakat juga dapat melakukan protes sebagai bentuk teguran pada penyelenggara Pemilu bila tidak menjalankan tugas sebagaimana semestinya, termasuk pada peserta Pemilu yang sedang mencalonkan diri.

“Apalagi kalau sudah dekat-dekat hari pemungutan suara, yang kedua di hari penghitungan suara dan pascanya. Saya kira itu yang menurut saya jadi masa paling rentan, kategori paling rentan,” ucap anggota KPU periode 2012-2017 itu.

Baca Juga :  Di Xinjiang China Kembali Muncul Kasus Omicron

Dengan demikian, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif guna meminimalisir kecurangan dalam Pemilu. Masyarakat dapat bergabung dengan komunitas-komunitas yang memang aktif mengamati perkembangan Pemilu untuk ikut mengawasi serta menyuarakan pendapatnya apabila tidak berani bersuara sendirian.

Sebab partisipasi aktif dari masyarakat, katanya, juga dapat meminimalisir adanya tindak kekerasan atau konflik antar kelompok serta menjaga kualitas Pemilu di Indonesia tetap baik dan aman.

“Jadi sekalipun jika perkembangannya Pemilu kelihatan biasa saja, sebetulnya partisipasi juga dibutuhkan bukan hanya hadir tapi juga mengikuti dan mengawasi menyampaikan jika ada indikasi atau kecurangan yang sangat nyata untuk itu bisa diselesaikan,” katanya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito

29 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,   Sedangkan manfaat utama Muktamar …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

Kongres PMKRI Di Ruteng, Ricuh, Ketua PMKRI Jakpus Di keroyok Hingga Alami Luka Berdarah

dito

25 Jul 2026

NasionalPos.com, Ruteng- Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat mengecam keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi di arena Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota /MPA PMKRI yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya telah terjadi Aksi tidak terpuji yang telah menimpa Ketua PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Sdr. Yohanes …

x
x