Home » Headline » PEMDA DKI Jakarta kurang responsif atas Protes warga Keberadaan Sejumlah Dapur MBG

PEMDA DKI Jakarta kurang responsif atas Protes warga Keberadaan Sejumlah Dapur MBG

dito 03 Jan 2026 67

NasionalPos.com, Jakarta-

Warga yang berdomisili di komplek perumahan Eramas 2000 RW 015, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, mempersoalkan keberadaan Gudang & Dapur MBG, pasalnya, warga tidak pernah diberi tahu, bahkan tak ada permintaan persetujuan warga, Ketua RT/ RW terkait berdirinya gudang & dapur Badan Gizi Nasional tersebut, menyikapi 4 gudang dan dapur MBG tersebut, warga menandatangani petisi (surat pernyataan) agar ditindaklanjuti oleh pemerintah, minimal Wali Kota Jakarta Timur.

” Dari pengamatan kami, Di komplek ini yang wilayah nya begitu terbatas, telah di temukan ada 4 pendirian gudang & dapur MBG yang menimbulkan masalah bagi warga penghuni komplek perumahan Eramas 2000.”ungkap Rudy Darmawanto SH Ketum Poros Rawamangun kepada wartawan, Sabtu, 3 Januari 2026 di Jakarta.

Menurut Rudy, dari penuturan, salah seorang warga yang menyebutkan bahwa masyarakat tidak mengetahui. masyarakat tidak pernah diminta pandangannya, pendapatnya atau persetujuannya terhadap pendirinya dapur-dapur MBG di komplek ini, bahkan ada beberapa warga yang bereaksi dengan memprotes keberadaan Gudang dan 4 dapur tersebut sama sekali tidak di pedulikan oleh pengelola Dapur MBG tersebut.

Baca Juga :  Kasdim 0825/Banyuwangi Tinjau Progres Program Rutilahu wilayah Koramil Kota Dan Koramil Glagah

Dari kondisi tersebut, lanjut Rudy, pihaknya minta berdirinya empat unit gudang & dapur MBG ini hendaknya menjadi atensi buat pimpinan MBG. “Usaha seperti ini menjadi evaluasi penting karena sudah ada petisi dari warga yang diketahui oleh aparat RT dan RW setempat sampai bahkan ditembuskan kepada lurah, camat dan wali kota, bahwa keberadaan MBG di komplek ini tidak memenuhi ketentuan.

“Kita tahu bahwa komplek ini adalah perumahan,Hunian sekaligus lingkungan pemukiman dan keberadaan MBG itu sebenarnya menyalahi aturan karena tidak diperkenankan berada di komplek yang begitu wilayah cakupannya terbatas, kenapa ada empat MBG yang mobilitas orang luar berada di komplek ini sangat mengganggu. “Tukas Rudy

Tidak hanya itu, sambung Rudy, bahwa mobilitas parkir buat mereka sehari- hari itu sangat berdampak bagi masyarakat karena mengganggu ketertiban, keamanan, mengganggu lingkungan baik itu menyangkut soal keberadaan dapur. Volume sampah yang tadinya bersih, sekarang tidak lagi bersih dan menimbulkan bau tak sedap

Baca Juga :  Hasil Diraih Kontingen Indonesia Bakal Sesuai Target, Tekad FPTI

Yang tadinya lingkungan kita asri menjadi tidak asri karena ada dapur MBG tersebut, puntung rokok dibuang sembarangan, brisik, selain itu, para karyawan nginep juga di situ, dapur di situ sehingga sangat mengganggu kenyamanan warga.

“Dengan kejadian tersebut, maka kami mendesak agar pimpinan BGN dan Pemda DKI Jakarta dapat menerima aspirasi warga dengan menindaklanjuti melakukan evaluasi keberadaan empat Dapur MBG yang ada di Komplek Eramas 2000, RW 015 Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur tersebut, jika tidak segera di lakukan perubahan sesuai aspirasi warga, maka jangan salah kan warga, bakal menempuh jalur hukum sesuai Undang-Undang salah satunya Undang undang tentang Lingkungan Hidup. ” Tandas Rudy.

” Tandas Rudy.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Transparansi Dipertaruhkan, Anggaran Sewa Rumah DPRD Banyuwangi Tuai Kecurigaan.

Indra

16 Jan 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Anggaran sewa rumah dinas bagi anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi kian memanas. Sorotan tajam publik mencuat setelah beredarnya konten TikTok jurnalis muda bersama Pasopati Jatim yang membongkar Dugaan ketidak jelasan dasar anggaran dan mekanisme pencairannya. Konten tersebut menyinggung perbedaan tafsir antara tunjangan perumahan dan biaya sewa rumah dinas, yang hingga kini dinilai belum …

Pemilu Langsung dan Nasib Jenazah Koruptor

Dhio Justice Law

13 Jan 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Belakangan ini, publik disuguhkan wacana bertema mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Pro kontra pun mencuat, bagi pemerintah termasuk partai-partai koalisi pendukungnya, Pilkada melalui DPRD itu adalah solusi untuk memangkas mahalnya ongkos pilkada langsung. Sementara, disisi oposisi dan masyarakat …

Jejak Panjang H. Amran Sidi : Dari Padang Panjang Ke Kota Padang, Perjuangan Cinta Hj Jusma Hingga Yayasan Baiturahmah

Primadoni,SH

11 Jan 2026

Padang, Nasionalpos .com — H. Amran Sidi lahir pada 20 September 1929 di Padang Panjang, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebuah kota kecil yang kelak menjadi saksi awal perjalanan hidupnya. Ia tumbuh dalam kesederhanaan, menjalani masa muda dengan tekad kuat untuk bekerja keras dan bertanggung jawab atas hidup serta keluarganya. Pada tahun 1952, …

Purna Tugas di Bumi Blambangan Kombes Pol Rama Samtama Putra: Banyuwangi Sangat Terkesan.

Indra

10 Jan 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Jajaran Polresta Banyuwangi menggelar tradisi Farewell Parade sebagai bentuk penghormatan atas purna tugas Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., yang resmi menyerahkan kepemimpinan kepada Kapolresta yang baru, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., Sabtu (10/1/2026). Dalam momen emosional tersebut, Rama mengungkapkan satu kata kunci untuk menggambarkan …

Hadiri Perayaan Natal 2025 Bersama Pemprov DKI Jakarta, Kardinal Ign Suharyo Sampaikan Pesan Persatuan & Perdamaian

dito

09 Jan 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wagub DKI Rano Karno menghadiri acara Aktualisasi Nilai-Nilai Natal Tahun 2025 Pemprov DKI di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2026) Pram dan Rano tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka kompak menggunakan batik cokelat. Begitu tiba, mereka mendapat sambutan hangat dari hadirin. Pram mengaku terkejut dengan acara ini. Menurutnya, …

Berkaca Dari Penculikan Nicolas Maduro, Pengamat Intelijen dan Geopolitik Amir Hamzah: Prabowo Harus Waspadai Fenomena “Kudeta Senyap” Di Circle Kekuasaan

dito

09 Jan 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Peristiwa geopolitik yang mengguncang Venezuela menjadi alarm keras bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Kasus penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat, yang diikuti dengan cepatnya pengambilalihan kekuasaan oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez, memunculkan satu isu sensitif namun krusial: pengkhianatan elite dari dalam kekuasaan itu sendiri. Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah …

x
x