Home » Headline » PEMDA DKI Jakarta kurang responsif atas Protes warga Keberadaan Sejumlah Dapur MBG

PEMDA DKI Jakarta kurang responsif atas Protes warga Keberadaan Sejumlah Dapur MBG

dito 03 Jan 2026 159

NasionalPos.com, Jakarta-

Warga yang berdomisili di komplek perumahan Eramas 2000 RW 015, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, mempersoalkan keberadaan Gudang & Dapur MBG, pasalnya, warga tidak pernah diberi tahu, bahkan tak ada permintaan persetujuan warga, Ketua RT/ RW terkait berdirinya gudang & dapur Badan Gizi Nasional tersebut, menyikapi 4 gudang dan dapur MBG tersebut, warga menandatangani petisi (surat pernyataan) agar ditindaklanjuti oleh pemerintah, minimal Wali Kota Jakarta Timur.

” Dari pengamatan kami, Di komplek ini yang wilayah nya begitu terbatas, telah di temukan ada 4 pendirian gudang & dapur MBG yang menimbulkan masalah bagi warga penghuni komplek perumahan Eramas 2000.”ungkap Rudy Darmawanto SH Ketum Poros Rawamangun kepada wartawan, Sabtu, 3 Januari 2026 di Jakarta.

Menurut Rudy, dari penuturan, salah seorang warga yang menyebutkan bahwa masyarakat tidak mengetahui. masyarakat tidak pernah diminta pandangannya, pendapatnya atau persetujuannya terhadap pendirinya dapur-dapur MBG di komplek ini, bahkan ada beberapa warga yang bereaksi dengan memprotes keberadaan Gudang dan 4 dapur tersebut sama sekali tidak di pedulikan oleh pengelola Dapur MBG tersebut.

Baca Juga :  Persiapan Akhir Jelang Ardex 2023

Dari kondisi tersebut, lanjut Rudy, pihaknya minta berdirinya empat unit gudang & dapur MBG ini hendaknya menjadi atensi buat pimpinan MBG. “Usaha seperti ini menjadi evaluasi penting karena sudah ada petisi dari warga yang diketahui oleh aparat RT dan RW setempat sampai bahkan ditembuskan kepada lurah, camat dan wali kota, bahwa keberadaan MBG di komplek ini tidak memenuhi ketentuan.

“Kita tahu bahwa komplek ini adalah perumahan,Hunian sekaligus lingkungan pemukiman dan keberadaan MBG itu sebenarnya menyalahi aturan karena tidak diperkenankan berada di komplek yang begitu wilayah cakupannya terbatas, kenapa ada empat MBG yang mobilitas orang luar berada di komplek ini sangat mengganggu. “Tukas Rudy

Tidak hanya itu, sambung Rudy, bahwa mobilitas parkir buat mereka sehari- hari itu sangat berdampak bagi masyarakat karena mengganggu ketertiban, keamanan, mengganggu lingkungan baik itu menyangkut soal keberadaan dapur. Volume sampah yang tadinya bersih, sekarang tidak lagi bersih dan menimbulkan bau tak sedap

Baca Juga :  PPM Cetak Sejarah Baru, Patriani Paramita Mulia Di Lantik Sebagai Ketum Wanita Pertama PP Pemuda Panca Marga

Yang tadinya lingkungan kita asri menjadi tidak asri karena ada dapur MBG tersebut, puntung rokok dibuang sembarangan, brisik, selain itu, para karyawan nginep juga di situ, dapur di situ sehingga sangat mengganggu kenyamanan warga.

“Dengan kejadian tersebut, maka kami mendesak agar pimpinan BGN dan Pemda DKI Jakarta dapat menerima aspirasi warga dengan menindaklanjuti melakukan evaluasi keberadaan empat Dapur MBG yang ada di Komplek Eramas 2000, RW 015 Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur tersebut, jika tidak segera di lakukan perubahan sesuai aspirasi warga, maka jangan salah kan warga, bakal menempuh jalur hukum sesuai Undang-Undang salah satunya Undang undang tentang Lingkungan Hidup. ” Tandas Rudy.

” Tandas Rudy.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Indonesia, Masuk Tiga Besar Nilai Tertinggi Festival Musik Internasional

- Banyuwangi

31 Mei 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupetan Banyuwangi di kancah internasional. Dua bersaudara, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Bumi Blambangan bahkan Indonesia dalam ajang Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang berlangsung di Johor, Malaysia. Tidak sekadar meraih gelar juara di kategori masing-masing, keduanya juga …

x
x