Home » Headline » Pengamat : Mundurnya Mauara Sirait Dari PDI-P, Manuver dari Kepanikan Lawan Politik

Pengamat : Mundurnya Mauara Sirait Dari PDI-P, Manuver dari Kepanikan Lawan Politik

dito 16 Jan 2024 105

NasionalPos.com, Jakarta- Mundurnya Mauara Sirait dari PDI-Perjuangan, bukanlah hal mengejutkan bagi para kader PDI-Perjuangan dan bahkan hal itu dianggap suatu pengulangan peristiwa tindakan maupun sikap pembangkangan dari sosok alm Sabam Sirait ayahnda Maura Sirait terhadap kebijakan DPP PDI-Perjauangan, pada pilpres 2014 silam, demikian disampaikan Agus Yohanes Pemerhati Sosial Politik kepada awak media, Selasa, 16/1/2024

“Saat itu, semua kader PDI-Perjuangan patuh dan taat kepada Kebijakan Partai yang mengusung Jokowi-Jusuf Kalla sebagai capres-cawapres di Pilpres 2014, akan tetapi alm Pak Sabam Sirait bersikap membangkang, menolak dan bahkan memilih mundur dari PDI-Perjuangan.”ungkap Agus Yohanes.

Rupanya, lanjut Agus Yohanes, sikap pembangkangan dari alm Sabam Sirait sebagai politisi senior tersebut, nampaknya kini di ikuti oleh Mauara Sirait, bedanya, kalau alm Sabam Sirait  berani dengan tegas menolak kebijakan Partai, dengan terang-terangan, dan di saat proses pemilihan presiden belum di mulai, kemudian beliau mundur lalu mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI,

Serta hasilnya beliau terpilih sebagai Anggota DPD RI dapil DKI Jakarta periode 2014-2019, dalam diri Sabam Sirait tidak ada dendam atau sakit hati baik dengan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI-Perjuangan beserta jajarannya maupun dengan kader-kader lainnya.

Baca Juga :  ​Dilantik MA, Hendra Resmi Jabat Wakil Ketua BPK

“Sedangkan Mauara Sirait mengundurkan diri dari PDI-Perjuangan dengan sikap yang tidak elegan, bahkan nampak adanya sikap lebih mengikuti Jokowi daripada taat dan patuh terhadap kebijakan DPP PDI-Perjuangan, serta di saat seluruh mesin PDI-Perjuangan bekerja keras berjuang untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud MD”tukas Agus Yohanes.

Lebih lanjut Agus Yohanes mengatakan bahwa pengunduran diri Ara tersebut, dirinya menduga adanya manuver politik dari pihak tertentu untuk mendorong Ara keluar dari PDI-Perjuangan dengan tujuan agar memperlemah mesin politik PDI-Perjuangan dan merusak konsentrasi para kader PDI-Perjuangan yang sedang berjuang meraih kemenangan Ganjar-Mahfud MD di pilpres 2024 maupun meraih kemenangan di Pemilu legislative 2024.

“Sinyalemen itu nampak adanya indikasi framing opini yang dibentuk seakan-akan ada persoalan dirinya dengan Megawati SP, yang membuat dia teraniaya atau semacam playing victim, padahal itu semua itu manipulatif untuk membungkus manuver politik, menjatuhkan citra PDI-Perjuangan dan sekaligus menjatuhkan citra pasangan Ganjar-Mahfud MD.”tandas Agus Yohanes.

Menurut Agus, bukan rahasia lagi, bahwa Ara sangat dekat dengan Jokowi dan mendukung 3 periode jabatan Presiden, dimana PDI-Perjuangan juga tidak setuju dengan usulan tersebut, dari kedekatan itu sudah jelas, bahwa sesungguhnya Jokowi telah menanamkan orang semacam Ara untuk merusak atau menggerogoti PDI-Perjuangan dari dalam, melalui taktik mundurnya Ara kemudian di blow-up besar-besaran sehingga di harapkan akan mempengaruhi basis PDI-Perjuangan agar kemudian basis massa itu beramai-ramai meninggalkan PDI-Perjuangan dan tentunya diharapkan oleh mereka basis dukungan ke Ganjar-Mahfud MD melemah kemudian kalah di pilpres 2024.

Baca Juga :  Kemenparekraf Kolaborasi dengan Stakeholders Pariwisata Perkuat Rantai Pasok di Danau Toba

Kondisi tersebut, imbuh Agus,  menunjukkan adanya kepanikan di kubu lawan politik, karena ternyata di ujung akhir pelaksanaan pilpres, nampaknya rakyat sudah meninggalkan mereka, oleh sebab itu, mereka diduga melakukan taktik memanfaatkan Ara sebagai peluru untuk memporak-porandakan basis PDI-Perjuangan, tapi mereka lupa, PDI-Perjuangan itu partai Ideologis dan sudah memiliki infrakstruktur ideologis sampai akar rumput.

“Percayalah, PDIP itu ahlinya perang darat. Mereka sudah buktikan itu bertahun-tahun. Apalagi Pilpres ini adalah pilpres bergengsi buat PDIP. Mereka akan buktikan bahwa partai lebih besar dari kader, sehingga bisa dikatakan Mundurnya Mauara Sirait Dari PDI-Perjuangan Manuver Politik dari Kepanikan Lawan Politik, dan ini harus di waspadai”pungkas Agus Yohanes.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito

25 Agu 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.     Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

x
x