Home » Headline » Pengamat: Pemilu Bisa Jadi Instrumen Diplomasi Internasional

Pengamat: Pemilu Bisa Jadi Instrumen Diplomasi Internasional

dito 11 Feb 2024 212

NasionalPos.com, Jakarta- Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan bahwa penyelenggaraan pemilu di luar negeri bisa menjadi instrumen diplomasi Indonesia di mata dunia.

“Pemilu itu bisa menjadi instrumen diplomasi internasional kita Indonesia di mata dunia, minimal Indonesia di tempat di mana pemilu itu diselenggarakan,” kata Titi usai mengikuti misi pemantauan pemilu di Kuala Lumpur, Malaysia bersama Migrant Care dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Minggu, 11/2/2024

Menurut Titi, pemungutan suara di luar negeri dapat dikatakan sebagai perhelatan pesta demokrasi yang kolosal. Hal itu, kata dia, bisa menjadi momentum untuk menunjukkan ke mata dunia bagaimana Indonesia mempraktikkan demokrasi.

“Ini adalah perhelatan yang bisa dikatakan cukup kolosal, terkait dengan bagaimana kita menghadirkan praktik demokrasi Indonesia di mata dunia atau di negara tempat kita memiliki perwakilan dan memberikan ilustrasi betapa Indonesia berusaha melayani pemilihnya di luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga :  1.187 Sertifikat Tanah Dibagikan di Kecamatan Makasar

Praktik pelayanan hak pilih warga negara Indonesia di luar negeri, sambung dia, menjadi promosi dan diplomasi yang sangat positif. Sebab itu, dia berharap pelaksanaan pemilu di luar negeri tidak disimpangi dengan hal-hal yang berkaitan dengan kecurangan.

“Bagi saya ini luar biasa, ya, orang mengenal Indonesia sebagai negara demokrasi melalui pelayanan terhadap pemilih yang ada di luar negeri. Dan itu adalah komitmen negara, bagian dari melaksanakan perintah konstitusi. Tidak semua negara itu melaksanakan seperti yang dilakukan Indonesia,” tutur Titi.

Titi bersama Migrant Care melakukan pemantauan jalannya pelaksanaan pemungutan suara di World Trade Center (WTC), Kuala Lumpur, Minggu, 11/2/2024. Dari hasil pemantauan, Titi menyampaikan beberapa catatan.

Di antaranya, Titi menyoroti perlunya pusat bantuan informasi yang lebih masif di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) yang tersentralisasi seperti di WTC Kuala Lumpur. Menurutnya, banyak WNI yang kebingungan karena tidak mendapatkan informasi yang holistik.

Baca Juga :  Pastikan Tampil Di Singapore Air Show, JAT Bertolak dari Yogyakarta Menuju Batam

“Pemilih itu kan tingkat literasi kepemiluannya beragam. Nah, dengan menyediakan pusat bantuan, mereka kemudian bisa mendapatkan jawaban dan tidak patah arang,” ujar pakar kepemiluan dari Universitas Indonesia (UI) itu.

Ia mengaku banyak menemukan WNI yang tidak terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT), sehingga masuk ke dalam kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK). “Nah, banyak sekali yang kebingungan. ‘Kalau saya belum terdaftar, saya harus apa? Ke mana saya harus menunggu?’, ujar Titi.

Menurut dia, pelayanan bagi pemilih harus dimulai sejak para pemilih datang ke TPS agar bisa membantu mereka memahami prosedur pemungutan suara. Disebutkannya, pemungutan suara di WTC Kuala Lumpur melayani pemilih skala besar, yakni terdapat 223 TPS dengan ratusan ribu DPT.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

x
x