Home » Headline » Perhelatan World Dance Day di Kota Tua Diapresiasi Uus Kuswanto Walkot Adm Jakarta Barat

Perhelatan World Dance Day di Kota Tua Diapresiasi Uus Kuswanto Walkot Adm Jakarta Barat

dito 06 Mei 2023 77

NasionalPos.com-Jakarta- Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mengapresiasi kegiatan World Dance Day (WDD) yang diselenggarakan Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) di pelataran Museum Fatahilah kawasan Kota Tua, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu 6/5/2023.

“Saya mengapresiasi kegiatan WDD ini. Sebab, kegiatan ini skalanya bukan hanya nasional tapi internasional dan Pemprov DKI Jakarta dapat turut andil melestarikan bukan saja budaya yang ada di Indonesia tapi juga budaya-budaya lain yang ada di dunia,” ujarnya.

Ditambahkan Uus, kegiatan ini bukan hanya membawa nama baik Jakarta. Tapi juga nama baik Indonesia secara keseluruhan sesuai slogan Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, yaitu sukses Jakarta untuk Indonesia. Perihal dipilihnya Kota Tua untuk kegiatan tersebut, Uus juga mengapresiasi.

Baca Juga :  Butuh Regulasi Perlindungan Tempat Usaha dari Ancaman Kebakaran

Sebab, sebagai salah satu destinasi wisata di Jakarta Barat yang penuh nilai sejarah, saat ini sedang dikembangkan dan ditata sehingga diharapkan ke depan Kota Tua akan lebih baik lagi.

“Dengan kegiatan ini juga akan berdampak pada semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Kota Tua,” kata Uus.

Ketua Panitia World Dance Day, Eni Sulistyowati menuturkan, kegiatan WDD di pelataran Museum Fatahilah, Kota Tua dilaksanakan oleh KSBN selama satu hari. Kegiatan WDD skala internasional di Indonesia ini merupakan kegiatan kali pertama yang diadakan oleh KSBN.

Baca Juga :  FPPJ Dorong Gubernur DKI Benahi BUMD untuk Gerakkan Ekonomi

“Kegiatan WDD dilakukan dalam rangka membangun persabatan lewat budaya,” ucapnya.

Sekadar diketahui, kegiatan ini diikuti sebanyak 90 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia seperti Aceh, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Jawa Timur dan lainnya. Kemudian juga peserta dari luar negeri seperti Cina, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Singapura dan India.

“Melalui budaya maka persahabatan antar pelaku seni yang ada di Indonesia dan Dunia akan semakin kokoh,” tandasnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

x
x