Home » Nasional » PJU Jalan Utama Sago – Painan Banyak Yang Mati, Kadishub: Karena Keterbatasan Anggaran

PJU Jalan Utama Sago – Painan Banyak Yang Mati, Kadishub: Karena Keterbatasan Anggaran

Wulandari 30 Okt 2024 173

Painan, NASIONALPOS.com — Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dikawasan Sago Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sudah tidak hidup lagi, jal tersebut dikeluhkan oleh warga pengguna yang melintasi jalan tersebut diwaktu malam hari.

Kekuatiran warga pengguna jalan tersebut cukup beralasan sebab kejahatan akan mudah terjadi disepanjang jalan sago Painan itu.

Salah seorang pengendara Beni, yang merupakan salah seorang pengendara sepeda motor yang setiap malam menjeput ananya yang bekerja disalah satu Rumah Makan sangat kuatir dengan keselamatan anaknya saat pulang bekerja.

” Ya, terpaksa dijemput kalau sudah pulang, pulangnya juga sudah agak malam, dia merasa takut kalau tidak dijemput sebab dari Painan ke Sago, lampu jalannya banyak yang mati, sehingga tanpak gelap,” katanya kepada Sinarpos.com (Grup Nasionalpos.com)

Pantauan wartawan media ini dilapangan memang terdapat banyak lampu jalan yang mati, lampu lampu tersebut audah lama mati dan dibiarkan tanpa ada sentuhan dari pihak dinas perhubungan setempat.

Baca Juga :  Di Duga Dokter Richard Pengusaha Galian Pasir Di Bitung Tidak Memiliki Izin

Kegelapan menyelimuti jalan – jalan utama di Painan lampu jalan yang sebelumnya menyinari malam kini sebagian lampu jalan banyak mati total membuat resah dan khawatir akan keamanan dan kenyamanan warga pengguna jalan tersebut.

Kemudian Riyal salah seorang pengendara juga mengkuatirkan jal seperti ini,” Kondisi ini dulu jalanan sepanjang sago Painan sangat terang sekarang sebagian jalan sudah gelap banyak lampu penerangan yang tidak nyala kami takut terjadi tindakan kejahatan,” Ujarnya.

Iya mempertanyakan kemana anggaran yang telah di alokasikan untuk pemeliharaan lampu jalan anggaran begitu besar tapi hasilnya nihil.

” Kami juga menyumbang untuk pemeliharan PJU ini, setiap kami bayar tagihan listrik itu pasti dipotong, jadi kemana uang nya pergi, ini lampu jalan malah banyak yang mati,” keluhnya.

Baca Juga :  Dukungan Terkuat Untuk Ketua Relawan Prabowo-Gibran (RPG) Datang Dari Jay Ali Mansyur Ketua PPDI Banyuwangi

Warga berharap agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, sebab kegelapan yang menyelimuti sepanjang jalan sago Painan tidak hanya menganggu aktivitas masarakat dan mengancam keselamatan pengendara tetapi juga merusak keindahan kota yang selama ini di kenal sebagai salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat.

Tahun sebelumnya, kabupaten Pesisir Selatan sangat ramai dikunjungi yang terkenal dengan kota yang dulunya begitu indah pada malam hari sekarang sudah gelap gulita bagaikan kota mati.

Wartawan Sinarpos.com mencoba menghubungi Kepala Dinas perhubungan Kabupaten Pesisir Selatan, Syafrijoni mengatakan bahwa perbaikan lampu jalan akan dilakukan tahun depan (2025-red).

” Untuk Lampu penerangan jalan umum akan diperbaiki tahun depan sebab membutuhkan biaya banyak karena sekarang kita lagi keterbatasan anggaran,” katanya.

(Tateng)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito

25 Agu 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.     Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Menkumham Di desak Andi Darwin R Rangreng SH MH, Segera Tutup Celah Hukum Pembentukan Organisasi Advokat Lewat Jalur ORMAS

dito

22 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan semakin menjamurnya organisasi advokat baru yang terbentuk di duga adanya celah hukum selama ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk membentuk organisasi advokat melalui jalur pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) berbasis perkumpulan. Maka kepada wartawan, Sabtu, 22/8/2026 di Jakarta, Praktisi hukum Andi Darwin R Rangreng SH MH, ia mengatakan bahwa dirinya …

x
x