Home » Headline » PP PMKRI Sikapi Tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Puteri Sakinah di perairan Labuan Bajo, NTT

PP PMKRI Sikapi Tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Puteri Sakinah di perairan Labuan Bajo, NTT

dito 30 Des 2025 213

NasionalPos.com, Jakarta-

Tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Puteri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, yang merenggut nyawa pelatih sepak bola Valencia B Putri bersama sejumlah kru dan penumpang, diperkirakan akan menarik perhatian internasional.

Insiden ini dinilai bukan sekadar kecelakaan tunggal, melainkan cermin rapuhnya sistem pengawasan keselamatan transportasi laut di kawasan pariwisata unggulan Indonesia.

Terkait dengan masalah tersebut, Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) melalui Ketua Lembaga Isu Kemaritiman, Valentinus Jimy Laka kepada wartawan, Selasa 30/12/2025, menyatakan bahwa pihaknya mengecam keras lemahnya pengawasan yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Perhubungan.

Ia menilai kedua institusi tersebut gagal menegakkan kebijakan nasional maupun standar keselamatan internasional secara konsisten, sehingga evaluasi menyeluruh dianggap mendesak untuk dilakukan.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas perairan sekitar 5,9 juta kilometer persegi, Indonesia seharusnya menjadi contoh dalam tata kelola keselamatan maritim, ” ucap nya

Terlebih, lanjut Valentinus Jimmy Laka, Indonesia sebagai anggota International Maritime Organization (IMO), tragedi di Labuan Bajo justru membuka kembali persoalan lama yang terus berulang.

Menurut Valentinus Jimmy Laka, pihaknya mencatat bahwa sepanjang tahun 2024 hingga akhir Desember 2025, tercatat sekitar 15 kecelakaan kapal terjadi di wilayah perairan tersebut.

Lonjakan pariwisata yang tidak diimbangi pengawasan ketat disebut sebagai salah satu pemicu utama. Labuan Bajo sebagai gerbang menuju Taman Nasional Komodo mengalami peningkatan kunjungan wisatawan hingga 200 persen dalam dua tahun terakhir, berdasarkan data BPS 2024.

Baca Juga :  Hak Angket Langkah Strategis Selamatkan Demokrasi, Semua Rakyat Harus Mendukungnya

“Di satu sisi, kondisi ini menggerakkan ekonomi lokal, tetapi di sisi lain memicu praktik operasional berisiko. Sejumlah operator kapal wisata dinilai masih mengoperasikan kapal tua dan tidak layak laut,” tukas Valentinus Jimmy Laka

Bahkan, imbuhnya, tanpa sertifikasi keselamatan internasional seperti SOLAS, kebijakan promosi destinasi unggulan nasional turut dinilai memperparah situasi. Dorongan menjadikan Labuan Bajo sebagai ikon pariwisata global belum sepenuhnya diiringi mitigasi risiko overcrowding di jalur laut yang rawan cuaca ekstrem.

Akibatnya, sambung Jimmy Laka, kepadatan kapal terjadi di area berbahaya tanpa sistem manajemen keselamatan yang memadai.

Di sisi lain, fungsi pengawasan pelayaran juga dipersoalkan. Implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 71 Tahun 2013 tentang Keselamatan Pelayaran dinilai belum optimal.

Ia juga mengungkapkan bahwa Data Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tahun 2025 menunjukkan, di NTT hanya sekitar 40 persen kapal wisata yang lolos inspeksi tahunan. Banyak kapal belum dilengkapi sistem pelacak AIS real-time, sementara kompetensi awak kapal masih jauh dari standar internasional.

“Kondisi ini mengingatkan publik pada tragedi serupa, seperti tenggelamnya KM Sinar Bangun pada 2018 dan KM Bahtera Indah pada tahun 2024 silam” tandas Valentinus Jimmy Laka.

Baca Juga :  Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani Hadiri Acara Ritual Adat Masyarakat Di Perbatasan.

Valentinus Jimmy Laka juga  mengingatkan bahwa ancaman keselamatan semakin kompleks dengan meningkatnya risiko cuaca ekstrem. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat peningkatan gelombang tinggi dan badai di wilayah Selat Komodo hingga 30 persen sepanjang 2025 akibat perubahan iklim. Lemahnya pengawasan laut bukan hanya berdampak pada keselamatan wisatawan, tetapi juga membuka celah bagi penyelundupan dan eksploitasi sumber daya laut secara ilegal.

” Untuk itu PMKRI menegaskan, pariwisata yang berkembang tanpa kendali keselamatan berpotensi mengorbankan nyawa manusia demi keuntungan ekonomi. Negara dinilai harus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, bukan semata mengejar target kunjungan wisata.” Tegas nya.

Atas tragedi ini, tambah Valentinus Jimmy Laka, bahwa PMKRI mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh di tubuh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan, menggelar audit independen terhadap seluruh armada wisata laut, memperketat penerapan wajib AIS dan pengawasan berbasis drone di kawasan wisata bahari Labuan Bajo, serta membentuk satuan tugas keselamatan maritim lintas kementerian.

PMKRI juga menyerukan keterlibatan publik, aktivis lingkungan, dan media untuk terus mengawal isu keselamatan maritim.

“Indonesia sebagai negara maritim tidak boleh lagi membiarkan lautnya menjadi kuburan bagi warganya sendiri, apalagi wisatawan asing,” pungkas Valentinus Jimmy Laka.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

x
x