- TNI-POLRIPuskopkar Siliwangi Raih Dua Penghargaan Bergengsi
- daerahDinas Perpustakaan Kota Bandung Gelar Gala Final Pemilihan Duta Baca 2026
- daerahAktifitas Lapangan Padel Dianggap Mengganggu, Jalan Sutami Mengadu Ke Komisi I
- HeadlineNegara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)
- HeadlineLomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

PP PMKRI Sikapi Tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Puteri Sakinah di perairan Labuan Bajo, NTT
NasionalPos.com, Jakarta-
Tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Puteri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, yang merenggut nyawa pelatih sepak bola Valencia B Putri bersama sejumlah kru dan penumpang, diperkirakan akan menarik perhatian internasional.
Insiden ini dinilai bukan sekadar kecelakaan tunggal, melainkan cermin rapuhnya sistem pengawasan keselamatan transportasi laut di kawasan pariwisata unggulan Indonesia.
Terkait dengan masalah tersebut, Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) melalui Ketua Lembaga Isu Kemaritiman, Valentinus Jimy Laka kepada wartawan, Selasa 30/12/2025, menyatakan bahwa pihaknya mengecam keras lemahnya pengawasan yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Perhubungan.
Ia menilai kedua institusi tersebut gagal menegakkan kebijakan nasional maupun standar keselamatan internasional secara konsisten, sehingga evaluasi menyeluruh dianggap mendesak untuk dilakukan.
“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas perairan sekitar 5,9 juta kilometer persegi, Indonesia seharusnya menjadi contoh dalam tata kelola keselamatan maritim, ” ucap nya
Terlebih, lanjut Valentinus Jimmy Laka, Indonesia sebagai anggota International Maritime Organization (IMO), tragedi di Labuan Bajo justru membuka kembali persoalan lama yang terus berulang.
Menurut Valentinus Jimmy Laka, pihaknya mencatat bahwa sepanjang tahun 2024 hingga akhir Desember 2025, tercatat sekitar 15 kecelakaan kapal terjadi di wilayah perairan tersebut.
Lonjakan pariwisata yang tidak diimbangi pengawasan ketat disebut sebagai salah satu pemicu utama. Labuan Bajo sebagai gerbang menuju Taman Nasional Komodo mengalami peningkatan kunjungan wisatawan hingga 200 persen dalam dua tahun terakhir, berdasarkan data BPS 2024.
“Di satu sisi, kondisi ini menggerakkan ekonomi lokal, tetapi di sisi lain memicu praktik operasional berisiko. Sejumlah operator kapal wisata dinilai masih mengoperasikan kapal tua dan tidak layak laut,” tukas Valentinus Jimmy Laka
Bahkan, imbuhnya, tanpa sertifikasi keselamatan internasional seperti SOLAS, kebijakan promosi destinasi unggulan nasional turut dinilai memperparah situasi. Dorongan menjadikan Labuan Bajo sebagai ikon pariwisata global belum sepenuhnya diiringi mitigasi risiko overcrowding di jalur laut yang rawan cuaca ekstrem.
Akibatnya, sambung Jimmy Laka, kepadatan kapal terjadi di area berbahaya tanpa sistem manajemen keselamatan yang memadai.
Di sisi lain, fungsi pengawasan pelayaran juga dipersoalkan. Implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 71 Tahun 2013 tentang Keselamatan Pelayaran dinilai belum optimal.
Ia juga mengungkapkan bahwa Data Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tahun 2025 menunjukkan, di NTT hanya sekitar 40 persen kapal wisata yang lolos inspeksi tahunan. Banyak kapal belum dilengkapi sistem pelacak AIS real-time, sementara kompetensi awak kapal masih jauh dari standar internasional.
“Kondisi ini mengingatkan publik pada tragedi serupa, seperti tenggelamnya KM Sinar Bangun pada 2018 dan KM Bahtera Indah pada tahun 2024 silam” tandas Valentinus Jimmy Laka.
Valentinus Jimmy Laka juga mengingatkan bahwa ancaman keselamatan semakin kompleks dengan meningkatnya risiko cuaca ekstrem. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat peningkatan gelombang tinggi dan badai di wilayah Selat Komodo hingga 30 persen sepanjang 2025 akibat perubahan iklim. Lemahnya pengawasan laut bukan hanya berdampak pada keselamatan wisatawan, tetapi juga membuka celah bagi penyelundupan dan eksploitasi sumber daya laut secara ilegal.
” Untuk itu PMKRI menegaskan, pariwisata yang berkembang tanpa kendali keselamatan berpotensi mengorbankan nyawa manusia demi keuntungan ekonomi. Negara dinilai harus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, bukan semata mengejar target kunjungan wisata.” Tegas nya.
Atas tragedi ini, tambah Valentinus Jimmy Laka, bahwa PMKRI mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh di tubuh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan, menggelar audit independen terhadap seluruh armada wisata laut, memperketat penerapan wajib AIS dan pengawasan berbasis drone di kawasan wisata bahari Labuan Bajo, serta membentuk satuan tugas keselamatan maritim lintas kementerian.
PMKRI juga menyerukan keterlibatan publik, aktivis lingkungan, dan media untuk terus mengawal isu keselamatan maritim.
“Indonesia sebagai negara maritim tidak boleh lagi membiarkan lautnya menjadi kuburan bagi warganya sendiri, apalagi wisatawan asing,” pungkas Valentinus Jimmy Laka.
Dhio Justice Law
29 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …
dito
29 Apr 2026
NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya” Serta …
dito
29 Apr 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …
Dhio Justice Law
28 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …
Dhio Justice Law
26 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI) NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …
Dhio Justice Law
22 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …
21 Nov 2024 1.760 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.435 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.314 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.253 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.241 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.201 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.106 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.